FORUM PEMILA UI TRANSPARAN 2025 : AUDIT UI CONNECT SEGERA


FORUM PEMILA UI TRANSPARAN 2025 : AUDIT UI CONNECT SEGERA
Masalahnya
Proses Pemilihan Langsung (PEMILA) Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) periode 2025-2028 sedang menuju titik puncaknya. Yang menjadi persoalan utama adalah, metode pemungutan suara daring menggunakan e-vote di aplikasi UI Connect (UIC), yang banyak menuai kontroversi terkait proses registrasi pengguna dan verifikasi untuk bisa menjadi voter. Masih banyak kesulitan lain dihadapi pengguna UIC atas tidak efisiennya aplikasi, ditambah persoalan UIC yang tidak pernah diaudit sejak awal digunakan, sehingga tidak diketahui akurasinya dan segala kemungkinan kesalahan penghitungan. Selain itu, tidak ada pihak independen yang melakukan post audit untuk hasil penghitungannya, sehingga proses yang berlangsung sangat diragukan transparansinya.
Atas dasar keprihatinan dan lambannya respon Panitia PEMILA ILUNI UI 2022 dalam menanggapi aspirasi alumni terkait transparansi UIC, maka tahun 2025 ini Forum Pemila UI Transparan kembali melakukan inisiatif yang proaktif dan solutif kepada Panitia PEMILA Ketua Umum ILUNI UI 2025, bahwa e-vote daring yang masih bermasalah ini harus segera dilakukan audit baik sistem keamanannya, kestabilan software, khususnya sistem rekapitulasi suara.
Berikut adalah poin-poin penting yang kami sampaikan:
- Mencermati, situasi dan kondisi Pemilihan Langsung Ketua Umum ILUNI Ul Pusat 2025,
- Menimbang, asas JUJUR, ADIL, BERSIH, dan TRANSPARAN,
- Memutuskan, kami Alumni UI yang peduli transparansi lintas fakultas dari seluruh angkatan di 14 Fakultas di Universitas Indonesia, yang tergabung dalam Forum PEMILA UI Transparan, dan tidak terafiliasi dengan tim sukses semua kandidat, tergerak dan menyatakan sikap sebagai berikut:
1. Proses Pemilihan Ketua Umum ILUNI Ul Pusat 2025 bisa dilakukan dengan cara e-voting melalui mekanisme daring dan/atau manual di tempat pemungutan suara.
2. Harus dilakukan uji kelayakan aplikasi UI Connect sebagai e-vote secara teknis (proses penghitungan suara, software, database, kapasitas bandwith dan keamanan) oleh auditor IT independen selambat-lambatnya H-14, dan dilakukan testing/ujicoba bersama semua perwakilan kandidat. Auditor independen memiliki akses penuh selama proses voting hingga berakhir seluruh rangkaian proses pemilihan sebagai saksi independen.
3. Rekomendasi hasil uji coba kelayakan e-vote UIC, harus mengedepankan asas kemudahan penggunaan, memberikan fitur transparansi pada rekapitulasi data pemilih secara real time yang bisa diunduh dan diverifikasi oleh segenap alumni UI yang sudah terdaftar di aplikasi UIC.
4. Apabila proses perbaikan rekomendasi dari hasil audit tidak cukup waktu untuk diselesaikan, panitia harus menunda Pemila ILUNI UI 2025 sampai perbaikan aplikasi dan fitur e-vote dinyatakan layak digunakan dari segi transparansi, keamanan data dan sistem, atau mencari aplikasi e-vote alternatif yang netral dan disepakati oleh panitia dan semua kandidat. Dan setiap progres, harus dilaporkan/diberitakan di website ILUNI UI agar semua alumni bisa mengetahui perkembangannya.
5. Menunda waktu pelaksanaan Munas ILUNI UI yang telah ditetapkan bersamaan dengan hari voting dan penetapan pemenang, selambat-lambatnya 7 hari setelah rekapitulasi akhir suara, untuk memberikan waktu penyelesaian jika terjadi laporan adanya indikasi kecurangan, waktu untuk memberikan sanggahan/keberatan/tidaksetuju/investigasi/penyelesaian.
6. Memberikan waktu 2x24 jam untuk panitia dan kandidat, menyatakan komitmen dan melaksanakan rekomendasi dalam petisi ini.
Tanggapan bisa dilakukan secara terbuka dan diposting di UIC, sosial media ILUNI UI atau mengadakan pertemuan dengan perwakilan Forum PEMILA UI Transparan, bersama semua kandidat, selambat-lambatnya pada 25 Juli 2025.
Jakarta, 19 Juli 2025
Narahubung:
1. Heri HEP - 08129931899
2. Ari Wijaya - 081931042647
3. Indra S. - 085174073260
--------------------
Daftar Nama Alumni UI Pendukung Petisi:
1. Ace Afandi - FT 87
2. Afzon Dakka - FIB 97
3. Agung - FISIP 95
4. Andien - FISIP 2003
5. Andrinof A. Chaniago - FISIP 83
6. Ani Adami - FT 08
7. Ari Wijaya - FMIPA 92
8. Arnold Simanjuntak - FK 75
9. Bagus Takwin - FPsi
10. Bambang Intojo - FMIPA 80
11. Banu - FISIP 97
12. Basar Sibarani - FIA
13. Berthold DH Sinaulan - FIB 79
14. Bhakti Simamora - FIB 93
15. Bhastian Wijaya - FISIP 86
16. Bivitri Susanti - FH
17. Bob Randilawe - FISIP
18. Cecep Rukendi - FISIP
19. Dade - FT 83
20. Dandossi Matram - FEB
21. David Tjahya - FEB 73
22. Dhia Prekasa Yoedha - FISIP 74
23. Diana Penyami - FH 89
24. Dini Lastari - FH
25. Djoni Widjonarko - FEB 78
26. Dody Johanjaya - FIB 87
27. Dradjat Suryaman - FH 81
28. Dwika Budhyantara - FEB 93
29. Eep Saefulloh Fatah - FISIP 87
30. Eko Cahyo - FT 89
31. Erri Subakti - FISIP 95
32. Evi Fitriani - FISIP 87
33. Firdaus Baderi - FISIP 98
34. Freddy Hendradjaja - FEB
35. Gatot Nazir Ahmad - FEB
36. Gracello Yeshua - FISIP 18
37. Haretta - FEB 76
38. Helen Theorupun - FH 79
39. Hendra Darmianto - FIB 97
40. Hengki Tampubolon - FIA 00
41. Henny Sri Hardini - FEB 76
42. Heri Eko Prasetiyo - FIB 94
43. Hui Lie - FKG 77
44. Ida K. - FT 76
45. Ikrar Nusa Bakti - FISIP
46. Ima - FISIP 01
47. Indah Mochtar - FIB 86
48. Indra Sugihwo - FT 86
49. Indy Vanny Barel - FH 95
50. Inggrid Tania - FK 96
51. Ira Lestari - FKG 87
52. Irma Ariani - FEB 76
53. Ismed Sitepu - FT 81
54. Ita Budhi - FT
55. Janrivai Silalahi - FT 12
56. Januar A Mochtar - FIA 87
57. Jefri - FIB 92
58. Jim Warasiwa - FEB
59. Jorgy Ibrahim - FISIP 93
60. Joris Tutupoly - FIB 86
61. Julyvan Pertamawan - FPsi 81
62. Karmila Sari - FMIPA 98
63. Kitoek - FT 80
64. Kores Sianipar - FT 89
65. Kun Mukarrom - FT 86
66. Latri Margono - FISIP 97
67. Lourda - FISIP 80
68. M. Benjamin - FMIPA 82
69. Manneke Budiman - FIB 84
70. Marisa Ranti - FEB 81
71. Martani Huseini - FIA
72. Mauren Toruan - FT 87
73. Mayta Sembiring - FT 99
74. Moeng Prahadhi - FIB 86
75. Mohammad Syakur Usman - FIB
76. Myra Diarsi - FPsi 79
77. Myrna Ratna - Fpsi
78. Nico - FH 78
79. Nico D. Radjasa - FISIP 82
80. Nico Kanter - FH 72
81. Nora Ekawani - FIB 84
82. Novianti - FISIP 90
83. Nugroho Dewanto - FISIP 87
84. Pauli Siahaan - FT 83
85. Puri TA - FISIP 80
86. Purnawan Junaidi - FKM
87. Rahmawati Lestari - FT 06
88. Rahmi Hidayati - FISIP 87
89. Rapindo Hutagalung - FT 87
90. Reza Mahendra - FT 99
91. Reza Suud - FEB
92. Rinaldi Napitupulu - FT 82
93. Robertus Robet - FISIP 91
94. Rocky Gerung - FIB
95. Roger Paulus Silalahi - FISIP 90
96. Romawaty Sinaga - FISIP
97. Rudi Nurcahyo - FMIPA 87
98. Saint Chyril - FISIP 98
99. Sesmaro M. Y. - FT 88
100. Shantoy - FISIP 97
101. Sigit Murwito - FEB 92
102. Silvya Pontoh - FISIP 80
103. Soraya Zulaicha Asaari - FISIP 80
104. Suzie Sudarman - FISIP 71
105. Syafuan Rozi - FISIP 90
106. Syahdu O'ok Utoro - FIB 88
107. Tabah Nugroho - FT 86
108. Teguh Arief Budi - FMIPA 92
109. Tika Bisono - FPsi 80
110. Tina S. Noviani - FKM 98
111. Tonny Wenas - FH 80
112. Triatmo Doriyanto - FT 81
113. Trieberson Hesron Sihotang - FT 00
114. Tuti Haryantini - FT 80
115. Uhir Tambunan - FISIP 75
116. Vici Luciana - FIB
117. Wahyu Ibrahim - FMIPA 93
118. Wibowo - FISIP 98
119. Winda Poerwito - FH 86
120. Yogi Bektikara - FMIPA 92
121. Yori Antar - FT 81
122. Yosefine Elsa - FMIPA 11
123. Yuliono Supardi - FT 87
124. Zauzar Alim Manthefani - FMIPA 92

244
Masalahnya
Proses Pemilihan Langsung (PEMILA) Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) periode 2025-2028 sedang menuju titik puncaknya. Yang menjadi persoalan utama adalah, metode pemungutan suara daring menggunakan e-vote di aplikasi UI Connect (UIC), yang banyak menuai kontroversi terkait proses registrasi pengguna dan verifikasi untuk bisa menjadi voter. Masih banyak kesulitan lain dihadapi pengguna UIC atas tidak efisiennya aplikasi, ditambah persoalan UIC yang tidak pernah diaudit sejak awal digunakan, sehingga tidak diketahui akurasinya dan segala kemungkinan kesalahan penghitungan. Selain itu, tidak ada pihak independen yang melakukan post audit untuk hasil penghitungannya, sehingga proses yang berlangsung sangat diragukan transparansinya.
Atas dasar keprihatinan dan lambannya respon Panitia PEMILA ILUNI UI 2022 dalam menanggapi aspirasi alumni terkait transparansi UIC, maka tahun 2025 ini Forum Pemila UI Transparan kembali melakukan inisiatif yang proaktif dan solutif kepada Panitia PEMILA Ketua Umum ILUNI UI 2025, bahwa e-vote daring yang masih bermasalah ini harus segera dilakukan audit baik sistem keamanannya, kestabilan software, khususnya sistem rekapitulasi suara.
Berikut adalah poin-poin penting yang kami sampaikan:
- Mencermati, situasi dan kondisi Pemilihan Langsung Ketua Umum ILUNI Ul Pusat 2025,
- Menimbang, asas JUJUR, ADIL, BERSIH, dan TRANSPARAN,
- Memutuskan, kami Alumni UI yang peduli transparansi lintas fakultas dari seluruh angkatan di 14 Fakultas di Universitas Indonesia, yang tergabung dalam Forum PEMILA UI Transparan, dan tidak terafiliasi dengan tim sukses semua kandidat, tergerak dan menyatakan sikap sebagai berikut:
1. Proses Pemilihan Ketua Umum ILUNI Ul Pusat 2025 bisa dilakukan dengan cara e-voting melalui mekanisme daring dan/atau manual di tempat pemungutan suara.
2. Harus dilakukan uji kelayakan aplikasi UI Connect sebagai e-vote secara teknis (proses penghitungan suara, software, database, kapasitas bandwith dan keamanan) oleh auditor IT independen selambat-lambatnya H-14, dan dilakukan testing/ujicoba bersama semua perwakilan kandidat. Auditor independen memiliki akses penuh selama proses voting hingga berakhir seluruh rangkaian proses pemilihan sebagai saksi independen.
3. Rekomendasi hasil uji coba kelayakan e-vote UIC, harus mengedepankan asas kemudahan penggunaan, memberikan fitur transparansi pada rekapitulasi data pemilih secara real time yang bisa diunduh dan diverifikasi oleh segenap alumni UI yang sudah terdaftar di aplikasi UIC.
4. Apabila proses perbaikan rekomendasi dari hasil audit tidak cukup waktu untuk diselesaikan, panitia harus menunda Pemila ILUNI UI 2025 sampai perbaikan aplikasi dan fitur e-vote dinyatakan layak digunakan dari segi transparansi, keamanan data dan sistem, atau mencari aplikasi e-vote alternatif yang netral dan disepakati oleh panitia dan semua kandidat. Dan setiap progres, harus dilaporkan/diberitakan di website ILUNI UI agar semua alumni bisa mengetahui perkembangannya.
5. Menunda waktu pelaksanaan Munas ILUNI UI yang telah ditetapkan bersamaan dengan hari voting dan penetapan pemenang, selambat-lambatnya 7 hari setelah rekapitulasi akhir suara, untuk memberikan waktu penyelesaian jika terjadi laporan adanya indikasi kecurangan, waktu untuk memberikan sanggahan/keberatan/tidaksetuju/investigasi/penyelesaian.
6. Memberikan waktu 2x24 jam untuk panitia dan kandidat, menyatakan komitmen dan melaksanakan rekomendasi dalam petisi ini.
Tanggapan bisa dilakukan secara terbuka dan diposting di UIC, sosial media ILUNI UI atau mengadakan pertemuan dengan perwakilan Forum PEMILA UI Transparan, bersama semua kandidat, selambat-lambatnya pada 25 Juli 2025.
Jakarta, 19 Juli 2025
Narahubung:
1. Heri HEP - 08129931899
2. Ari Wijaya - 081931042647
3. Indra S. - 085174073260
--------------------
Daftar Nama Alumni UI Pendukung Petisi:
1. Ace Afandi - FT 87
2. Afzon Dakka - FIB 97
3. Agung - FISIP 95
4. Andien - FISIP 2003
5. Andrinof A. Chaniago - FISIP 83
6. Ani Adami - FT 08
7. Ari Wijaya - FMIPA 92
8. Arnold Simanjuntak - FK 75
9. Bagus Takwin - FPsi
10. Bambang Intojo - FMIPA 80
11. Banu - FISIP 97
12. Basar Sibarani - FIA
13. Berthold DH Sinaulan - FIB 79
14. Bhakti Simamora - FIB 93
15. Bhastian Wijaya - FISIP 86
16. Bivitri Susanti - FH
17. Bob Randilawe - FISIP
18. Cecep Rukendi - FISIP
19. Dade - FT 83
20. Dandossi Matram - FEB
21. David Tjahya - FEB 73
22. Dhia Prekasa Yoedha - FISIP 74
23. Diana Penyami - FH 89
24. Dini Lastari - FH
25. Djoni Widjonarko - FEB 78
26. Dody Johanjaya - FIB 87
27. Dradjat Suryaman - FH 81
28. Dwika Budhyantara - FEB 93
29. Eep Saefulloh Fatah - FISIP 87
30. Eko Cahyo - FT 89
31. Erri Subakti - FISIP 95
32. Evi Fitriani - FISIP 87
33. Firdaus Baderi - FISIP 98
34. Freddy Hendradjaja - FEB
35. Gatot Nazir Ahmad - FEB
36. Gracello Yeshua - FISIP 18
37. Haretta - FEB 76
38. Helen Theorupun - FH 79
39. Hendra Darmianto - FIB 97
40. Hengki Tampubolon - FIA 00
41. Henny Sri Hardini - FEB 76
42. Heri Eko Prasetiyo - FIB 94
43. Hui Lie - FKG 77
44. Ida K. - FT 76
45. Ikrar Nusa Bakti - FISIP
46. Ima - FISIP 01
47. Indah Mochtar - FIB 86
48. Indra Sugihwo - FT 86
49. Indy Vanny Barel - FH 95
50. Inggrid Tania - FK 96
51. Ira Lestari - FKG 87
52. Irma Ariani - FEB 76
53. Ismed Sitepu - FT 81
54. Ita Budhi - FT
55. Janrivai Silalahi - FT 12
56. Januar A Mochtar - FIA 87
57. Jefri - FIB 92
58. Jim Warasiwa - FEB
59. Jorgy Ibrahim - FISIP 93
60. Joris Tutupoly - FIB 86
61. Julyvan Pertamawan - FPsi 81
62. Karmila Sari - FMIPA 98
63. Kitoek - FT 80
64. Kores Sianipar - FT 89
65. Kun Mukarrom - FT 86
66. Latri Margono - FISIP 97
67. Lourda - FISIP 80
68. M. Benjamin - FMIPA 82
69. Manneke Budiman - FIB 84
70. Marisa Ranti - FEB 81
71. Martani Huseini - FIA
72. Mauren Toruan - FT 87
73. Mayta Sembiring - FT 99
74. Moeng Prahadhi - FIB 86
75. Mohammad Syakur Usman - FIB
76. Myra Diarsi - FPsi 79
77. Myrna Ratna - Fpsi
78. Nico - FH 78
79. Nico D. Radjasa - FISIP 82
80. Nico Kanter - FH 72
81. Nora Ekawani - FIB 84
82. Novianti - FISIP 90
83. Nugroho Dewanto - FISIP 87
84. Pauli Siahaan - FT 83
85. Puri TA - FISIP 80
86. Purnawan Junaidi - FKM
87. Rahmawati Lestari - FT 06
88. Rahmi Hidayati - FISIP 87
89. Rapindo Hutagalung - FT 87
90. Reza Mahendra - FT 99
91. Reza Suud - FEB
92. Rinaldi Napitupulu - FT 82
93. Robertus Robet - FISIP 91
94. Rocky Gerung - FIB
95. Roger Paulus Silalahi - FISIP 90
96. Romawaty Sinaga - FISIP
97. Rudi Nurcahyo - FMIPA 87
98. Saint Chyril - FISIP 98
99. Sesmaro M. Y. - FT 88
100. Shantoy - FISIP 97
101. Sigit Murwito - FEB 92
102. Silvya Pontoh - FISIP 80
103. Soraya Zulaicha Asaari - FISIP 80
104. Suzie Sudarman - FISIP 71
105. Syafuan Rozi - FISIP 90
106. Syahdu O'ok Utoro - FIB 88
107. Tabah Nugroho - FT 86
108. Teguh Arief Budi - FMIPA 92
109. Tika Bisono - FPsi 80
110. Tina S. Noviani - FKM 98
111. Tonny Wenas - FH 80
112. Triatmo Doriyanto - FT 81
113. Trieberson Hesron Sihotang - FT 00
114. Tuti Haryantini - FT 80
115. Uhir Tambunan - FISIP 75
116. Vici Luciana - FIB
117. Wahyu Ibrahim - FMIPA 93
118. Wibowo - FISIP 98
119. Winda Poerwito - FH 86
120. Yogi Bektikara - FMIPA 92
121. Yori Antar - FT 81
122. Yosefine Elsa - FMIPA 11
123. Yuliono Supardi - FT 87
124. Zauzar Alim Manthefani - FMIPA 92

244
Petisi dibuat pada 18 Juli 2025