Mendukung RUU PKS masuk proglenas prioritas 2021 dan Dukung pengesahan RUU PKS

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Ayo baca dan sebarkan petisi ini!

Kami dari kelompok 2 SDG's nomor 16 (Perdamaian, keadilan dan kelembagaan yang Kuat). Kami membuat petisi ini sebagai bentuk dukungan dari tujuan SDG's yang kami ambil dimana mengakhiri pelecehan, eksploitasi, perdagangan dan segala macam bentuk kekerasan dan penyiksaan terhadap anak. Maka dari itu, untuk mengurangi pelecehan dan kekerasan seksual kami turut mendukung pengesahan RUU PKS ini.

Mengapa Harus Mendukung RUU Penghapusan Kekerasan Seksual?

Filosofi mendasar dari konsep kekerasan seksual atau RUU Penghapusan Kekerasan Seksual adalah perlindungan korban. Siapapun yang menjadi korban kekerasan seksual (anak perempuan, anak laki-laki, perempuan dewasa, laki-laki dewasa) adalah korban yang harus dilindungi karena perbuatan pelaku adalah kejahatan terhadap martabat kemanusiaan. Dalam RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, pemenuhan hak korban adalah hal utama yang menjiwai setiap rumusan pasal di dalamnya.

Tujuan RUU PKS : 

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual bertujuan untuk melindungi masyarakat dari kekerasan seksual dan mewujudkan lingkungan bebas kekerasan seksual.

Bagaimana jika RUU PKS ini diterapkan?

Korban perkosaan akan terlindungi karena sekalipun pelaku mengatakan suka sama suka, tidak membuatnya lepas dari jeratan pidana. Sebagai tambahan, perzinaan sudah diatur dalam KUHP, sehingga RUU Penghapusan Kekerasan Seksual tidak mengatur perzinaan.
1. RUU Penghapusan Kekerasan Seksual tidak melindungi kelompok tertentu, tetapi melindungi setiap orang tanpa kecuali (perempuan, laki-laki, orang dengan disabilitas, anak di bawah umur, dan kelompok rentan lainnya) dari kekerasan seksual.
2. Melindungi setiap orang dari pemaksaan prostitusi dan pemaksaan aborsi. Harap diingat bahwa pemidanaan pemaksaan aborsi tidak sama dengan legalisasi aborsi. Pengaturan terkait aborsi sudah diatur dalam KUHP.
3. RUU Penghapusan KS memaknai perkosaan, perbudakan seksual, dan bentuk-bentuk kekerasan seksual lainnya untuk mengisi kekosongan hukum yang selama ini tidak melindungi korban dan melanggengkan impunitas pelaku. Pemaknaan jenis-jenis kekerasan seksual dalam RUU ini didasarkan pada fakta di lapangan dan kasus riil yang terjadi di masyarakat Indonesia.
RUU ini melindungi setiap orang yang mengalami perkosaan di ranah apapun.

Apa yang bisa kita lakukan untuk mendorong pengesahan RUU ini?

1. Tanda-tangani petisi Sahkan UU Penghapusan kekerasan Seksual.
2. Viralkan petisi ini dan informasi mengenai dukungan atas RUU ini.
3. Jangan berhenti di kamu!!