Jadikan Papua Barat Bersih dari Sampah Plastik Sekali Pakai

0 telah menandatangani. Mari kita ke 500.


Tanah Papua kaya akan biodiversiti baik di darat maupun di lautan. Kekayaan biodiversitas ini selain menjadi sumber penghidupan langsung bagi rakyat Papua, juga memberi jasa lingkungan salah satunya melalui pariwisata. Pada tahun 2018, Pemerintah Papua Barat telah menandatangani Deklarasi Manokwari yang di antaranya berisi komitmen untuk mewujudkan provinsi berkelanjutan di Papua Barat. Dari 14 komitmen pembangunan berkelanjutan, isu terkait sampah tidak muncul secara tersurat.

Di sisi lain, sampah khususnya sampah plastik telah menjadi ancaman terbesar bagi kehidupan planet ini, termasuk di Tanah Papua. Sampah yang banyak diproduksi oleh berbagai aktivitas di daratan, sebagian besar berakhir di laut dan membahayak kehidupan dilaut. Pada banyak kasus diketahui bahwa kandungan plastikbaik makro maupun mikroplastik banyak ditemui dalam tubuh biota laut bahkan dalam garam.

Pada tahun 2016, Indonesia menduduki peringkat ke 2 oleh sebagai produsen sampah plastik ke laut Pada tahun 2018, KLHK bahkan mengumumkan bahwa Kota Sorong-pintu gerbang Papua- dan Waisai-Ibukota Kabupaten Raja Ampat yang menjadi destinasi wisata bahari utama di Papua Barat- ditetapkan sebagai kota terkotor di Indonesia.