Desak transparansi dan kepastian demokrasi mahasiswa UM Sumbar


Desak transparansi dan kepastian demokrasi mahasiswa UM Sumbar
Masalahnya
Kami, mahasiswa di universitas ini, ingin menyatakan keprihatinan kami terhadap kondisi organisasi mahasiswa yang saat ini menunjukkan adanya ketidakjelasan dalam aspek demokrasi, transparansi, dan akuntabilitas. Sebagai generasi penerus bangsa, kami berhak mendapatkan lingkungan akademik yang menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut.
Salah satu persoalan utama yang kami hadapi adalah belum terlaksananya Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira) yang merupakan hak dasar dalam sistem demokrasi kampus. Pemira sejatinya adalah wadah bagi kami sebagai mahasiswa untuk mengekspresikan hak suara kami dalam memilih perwakilan yang akan membela kepentingan kami. Ketidakterlaksanaan Pemira ini mencederai semangat demokrasi kampus dan merugikan hak-hak mahasiswa.
Selain itu, kami juga menghadapi ketidakjelasan status dan legitimasi Presiden Mahasiswa yang saat ini menjabat. Ini menambah kebingungan di kalangan mahasiswa mengenai struktur organisasi kemahasiswaan yang seharusnya bisa menjadi jembatan bagi komunikasi efektif antara mahasiswa dan pihak kampus.
Kami menuntut pihak kampus untuk mengambil tindakan konkret. Pertama, segera jadwalkan Pemira dan pastikan pelaksanaannya berjalan dengan transparan dan adil. Kedua, perjelas status dan legalitas Presiden Mahasiswa yang saat ini menjabat agar tidak menimbulkan keraguan di kalangan mahasiswa.
Ketiga, kami meminta pembenahan sistem organisasi mahasiswa agar lebih transparan dan akuntabel sehingga semua aktivitas yang berhubungan dengan organisasi mahasiswa dapat berjalan dengan baik sesuai aturan. Dengan langkah-langkah ini, kami yakin demokrasi kampus dapat terwujud dan mahasiswa dapat merasa dilibatkan dalam pengambilan keputusan penting yang menyangkut kepentingan mereka.
Kami mengajak seluruh mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam menuntut perubahan ini demi masa depan demokrasi kampus yang lebih baik. Mohon tanda tangani petisi ini untuk mendukung perjuangan kita bersama.

14
Masalahnya
Kami, mahasiswa di universitas ini, ingin menyatakan keprihatinan kami terhadap kondisi organisasi mahasiswa yang saat ini menunjukkan adanya ketidakjelasan dalam aspek demokrasi, transparansi, dan akuntabilitas. Sebagai generasi penerus bangsa, kami berhak mendapatkan lingkungan akademik yang menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut.
Salah satu persoalan utama yang kami hadapi adalah belum terlaksananya Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira) yang merupakan hak dasar dalam sistem demokrasi kampus. Pemira sejatinya adalah wadah bagi kami sebagai mahasiswa untuk mengekspresikan hak suara kami dalam memilih perwakilan yang akan membela kepentingan kami. Ketidakterlaksanaan Pemira ini mencederai semangat demokrasi kampus dan merugikan hak-hak mahasiswa.
Selain itu, kami juga menghadapi ketidakjelasan status dan legitimasi Presiden Mahasiswa yang saat ini menjabat. Ini menambah kebingungan di kalangan mahasiswa mengenai struktur organisasi kemahasiswaan yang seharusnya bisa menjadi jembatan bagi komunikasi efektif antara mahasiswa dan pihak kampus.
Kami menuntut pihak kampus untuk mengambil tindakan konkret. Pertama, segera jadwalkan Pemira dan pastikan pelaksanaannya berjalan dengan transparan dan adil. Kedua, perjelas status dan legalitas Presiden Mahasiswa yang saat ini menjabat agar tidak menimbulkan keraguan di kalangan mahasiswa.
Ketiga, kami meminta pembenahan sistem organisasi mahasiswa agar lebih transparan dan akuntabel sehingga semua aktivitas yang berhubungan dengan organisasi mahasiswa dapat berjalan dengan baik sesuai aturan. Dengan langkah-langkah ini, kami yakin demokrasi kampus dapat terwujud dan mahasiswa dapat merasa dilibatkan dalam pengambilan keputusan penting yang menyangkut kepentingan mereka.
Kami mengajak seluruh mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam menuntut perubahan ini demi masa depan demokrasi kampus yang lebih baik. Mohon tanda tangani petisi ini untuk mendukung perjuangan kita bersama.

14
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 27 April 2026