“Dari Pelindung Jadi Pelaku: Tuntut Hukuman Tegas Oknum Polisi Tabrak Lari Mematikan”


“Dari Pelindung Jadi Pelaku: Tuntut Hukuman Tegas Oknum Polisi Tabrak Lari Mematikan”
Masalahnya
#justice4jacgland
Seorang warga sipil kehilangan nyawanya bernama Jacgland Nicolaas dalam sebuah kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang terjadi di jalan Boulevard 2, Manado, Sulawesi Utara. Lebih menyakitkan lagi, pelaku (Muhammad Yusril Dirga Manoppo) diduga adalah oknum aparat kepolisian—orang yang seharusnya melindungi, bukan justru merenggut nyawa.
Tidak berhenti di situ, pelaku juga dilaporkan sempat melarikan diri dari lokasi kejadian. Kemudian dengan adanya informasi yang digali akhirnya pelaku dijemput oleh keluarga korban di tempat kos-kosan. Sekali lagi keluarga korban yang menjemput pelaku bukan pihak yang berwenang.
Ini bukan sekadar kecelakaan. Ini soal tanggung jawab, integritas, dan keadilan yang dipertaruhkan.
Jika hukum bisa dilanggar oleh mereka yang seharusnya menegakkannya, lalu kepada siapa masyarakat harus berharap?
Kami menuntut:
- Proses hukum yang transparan dan tanpa intervensi
- Penetapan tersangka secara tegas dan terbuka
- Hukuman pidana dan etik seberat-beratnya tanpa perlakuan khusus
- Perlindungan dan keadilan penuh untuk keluarga korban
- Keterbukaan informasi agar publik dapat mengawal kasus ini
- Kami menolak segala bentuk upaya menutup-nutupi kasus ini.
- Keadilan tidak boleh pilih kasih. Tidak ada yang kebal hukum.
Tanda tangani petisi ini untuk menuntut keadilan bagi korban dan memastikan kasus ini diusut tuntas tanpa pandang bulu.
Satu suara mungkin kecil. Tapi bersama, kita bisa memaksa keadilan ditegakkan.

666
Masalahnya
#justice4jacgland
Seorang warga sipil kehilangan nyawanya bernama Jacgland Nicolaas dalam sebuah kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang terjadi di jalan Boulevard 2, Manado, Sulawesi Utara. Lebih menyakitkan lagi, pelaku (Muhammad Yusril Dirga Manoppo) diduga adalah oknum aparat kepolisian—orang yang seharusnya melindungi, bukan justru merenggut nyawa.
Tidak berhenti di situ, pelaku juga dilaporkan sempat melarikan diri dari lokasi kejadian. Kemudian dengan adanya informasi yang digali akhirnya pelaku dijemput oleh keluarga korban di tempat kos-kosan. Sekali lagi keluarga korban yang menjemput pelaku bukan pihak yang berwenang.
Ini bukan sekadar kecelakaan. Ini soal tanggung jawab, integritas, dan keadilan yang dipertaruhkan.
Jika hukum bisa dilanggar oleh mereka yang seharusnya menegakkannya, lalu kepada siapa masyarakat harus berharap?
Kami menuntut:
- Proses hukum yang transparan dan tanpa intervensi
- Penetapan tersangka secara tegas dan terbuka
- Hukuman pidana dan etik seberat-beratnya tanpa perlakuan khusus
- Perlindungan dan keadilan penuh untuk keluarga korban
- Keterbukaan informasi agar publik dapat mengawal kasus ini
- Kami menolak segala bentuk upaya menutup-nutupi kasus ini.
- Keadilan tidak boleh pilih kasih. Tidak ada yang kebal hukum.
Tanda tangani petisi ini untuk menuntut keadilan bagi korban dan memastikan kasus ini diusut tuntas tanpa pandang bulu.
Satu suara mungkin kecil. Tapi bersama, kita bisa memaksa keadilan ditegakkan.

666
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 22 April 2026