Actualización de la peticiónKembalikan HAK PNS Difabel Alde MaulanaHampir Setahun Berjuang, Hak PNS Alde Belum Dikembalikan
LBH Padang
31 mar 2021

Teman- teman,

Udah hampir setahun saya perjuangkan hak saya sebagai PNS di BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Barat. Ini perkembangannya.

Saya penyandang disabilitas dengan mata kiri buta 50%, lumpuh kayu (kaku tangan dan kaki kiri). Tapi saya masih bisa melakukan aktivitas fisik sehari- hari. Dan kondisi ini tidak mengganggu pekerjaan saya sebagai PNS. Buktinya saya lulus ujian lewat formasi disabilitas.

Tapi pas Diklat, saya kejang- kejang karena kelelahan. Aktivitas fisik pas diklat saat itu memang sangat melelahkan dan gak ramah disabilitas. Setelah diklat pun, saya masih sempat bekerja seperti biasa.

Tapi, gak lama setelah itu saya diberhentikan. Dibantu LBH Padang, kami udah coba berbagai upaya. Ke Komnas HAM HAM sampai Ombudsman RI. Bahkan Deputi V Kantor Staf Presiden juga sempat turun tangan memediasi.

Awalnya BPK RI membuka kesempatan kedua, agara kami menghadirkan bukti baru terkait kondisi kesehatan saya. Saya pun jalani medical check up dengan biaya sendiri di RSUP M. Djamil Kota Padang dan hasilnya saya sehat jasmani dan Rohani.

Bukti konkrit ini sudah dikirimkan ke BPK RI. Tapi entah BPK tetap berkelit tak mau mereview surat pemberhentian dengan hormat saya. Hingga saat ini BPK RI tidak mau mengembalikan hak saya sebagai PNS. Upaya-upaya membangun komunikasi ke pihak BPK sudah dilakukan, tetapi lagi dan lagi berujung pada penolakan.

Sementara, sebagai tulang punggung keluarga, saya harus menafkahi keluarga saya. Tanpa pekerjaan dan biaya-biaya yang kami keluarkan untuk kasus ini sangatlah berat. Tabungan kami habis, gak bisa lagi bayar kontrakan, terpaksa harus ngutang ke sana- sini. Bahkan cincin pun terpaksa kami gadaikan.

Tetapi, saya gak mau nyerah. Saya dan LBH Padang akan terus perjuangkan hak yang dirampas. Udah 38 ribu lebih yang tanda tangan petisi ini , tapi BPK masih belum menggubris.

Karena itulah, bantu saya ya. Sebarkan petisi ini ke media sosialmu dan tag akun @bpkri.  dengan tagar #hakpnsdifabel.

Siapapun penyandang disabilitas berhak meraih impian, menjadi seorang PNS sekalipun.


Salam,
Alde Maulana

Copiar enlace
WhatsApp
Facebook
Nextdoor
Email
X