Boikot Pertamina, Perbanyak Cabang SPBU Swasta untuk BBM Berkualitas di Indonesia!

Masalahnya

Kami, jutaan pengendara di Indonesia, termasuk warga Semarang dan kota-kota lain, merasakan dampak buruk dari kualitas BBM Pertamina yang dipertanyakan. Banyak dari kami mengalami penurunan performa kendaraan, mesin yang cepat rusak, hingga keresahan karena dugaan pengoplosan Pertamax. Masyarakat yang bergantung pada kendaraan untuk bekerja, mengantar anak sekolah, atau menjalankan usaha kecil terpaksa menanggung biaya tambahan akibat BBM yang tidak sesuai standar. Monopoli Pertamina di banyak daerah meninggalkan kami tanpa pilihan lain.   Jika kondisi ini berubah dan SPBU swasta seperti Shell, BP, atau Vivo diperbanyak, kami akan memiliki akses ke BBM berkualitas, harga kompetitif, dan layanan yang lebih baik—memberi kami kebebasan memilih. Namun, jika tetap sama, jutaan kendaraan akan terus dirugikan, biaya perawatan melonjak, dan kepercayaan pada sistem penyediaan BBM semakin hilang. Ketidakadilan ini tidak hanya merugikan dompet kami, tetapi juga produktivitas dan kesejahteraan sehari-hari. Kami tidak ingin terjebak dalam monopoli yang mengorbankan kualitas.

Sekarang adalah saatnya bertindak karena keresahan masyarakat sudah memuncak—dari keluhan di media sosial hingga pengalaman pribadi yang kian nyata. Dugaan pengoplosan BBM bukan isu baru, namun tanpa tekanan nyata, tidak akan ada perubahan. Dengan boikot Pertamina dan dukungan untuk SPBU swasta, kami bisa memaksa pemerintah dan perusahaan mendengar suara rakyat. Setiap hari tanpa alternatif adalah hari tambahan kerugian bagi kami. Tanda tangan Anda adalah langkah pertama untuk BBM yang lebih adil dan berkualitas—sekarang atau tidak sama sekali!

avatar of the starter
Dede FaizPembuka Petisi

1

Masalahnya

Kami, jutaan pengendara di Indonesia, termasuk warga Semarang dan kota-kota lain, merasakan dampak buruk dari kualitas BBM Pertamina yang dipertanyakan. Banyak dari kami mengalami penurunan performa kendaraan, mesin yang cepat rusak, hingga keresahan karena dugaan pengoplosan Pertamax. Masyarakat yang bergantung pada kendaraan untuk bekerja, mengantar anak sekolah, atau menjalankan usaha kecil terpaksa menanggung biaya tambahan akibat BBM yang tidak sesuai standar. Monopoli Pertamina di banyak daerah meninggalkan kami tanpa pilihan lain.   Jika kondisi ini berubah dan SPBU swasta seperti Shell, BP, atau Vivo diperbanyak, kami akan memiliki akses ke BBM berkualitas, harga kompetitif, dan layanan yang lebih baik—memberi kami kebebasan memilih. Namun, jika tetap sama, jutaan kendaraan akan terus dirugikan, biaya perawatan melonjak, dan kepercayaan pada sistem penyediaan BBM semakin hilang. Ketidakadilan ini tidak hanya merugikan dompet kami, tetapi juga produktivitas dan kesejahteraan sehari-hari. Kami tidak ingin terjebak dalam monopoli yang mengorbankan kualitas.

Sekarang adalah saatnya bertindak karena keresahan masyarakat sudah memuncak—dari keluhan di media sosial hingga pengalaman pribadi yang kian nyata. Dugaan pengoplosan BBM bukan isu baru, namun tanpa tekanan nyata, tidak akan ada perubahan. Dengan boikot Pertamina dan dukungan untuk SPBU swasta, kami bisa memaksa pemerintah dan perusahaan mendengar suara rakyat. Setiap hari tanpa alternatif adalah hari tambahan kerugian bagi kami. Tanda tangan Anda adalah langkah pertama untuk BBM yang lebih adil dan berkualitas—sekarang atau tidak sama sekali!

avatar of the starter
Dede FaizPembuka Petisi

Perkembangan Terakhir Petisi