Negara, lekas sediakan alat deteksi Tsunami!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.000.000.


"Indonesia tidak memiliki Deep-Ocean Tsunami Detection Buoy sejak 2012 padahal semula memiliki 21 buoy yang dihibahkan Jerman, Amerika Serikat, dan Malaysia." https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-45702989

Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan juga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tak lekas menyebut air bah yang datang menghantam kawasan Anyer hingga Lampung pada Sabtu (22/12/18) malam sebagai tsunami. Bahkan malam itu di akun twitter kedua lembaga itu terus memberikan klarifikasi bahwa bencana itu gelombang tinggi. Hingga akhirnya, pada Minggu (23/12) dini hari, BMKG menggelar jumpa pers dan memastikan bahwa bencana air bah yang terjadi di kawasan Selat Sunda adalah tsunami. https://kumparan.com/@kumparannews/alasan-bmkg-tak-lekas-sebut-bencana-di-anyer-sebagai-tsunami-1545518890288615475

Terlambatnya konfirmasi BMKG akan bencana Tsunami yang terjadi di Selat Sunda pada Sabtu malam, 22/12/2018, adalah bukti payahnya sistem deteksi bencana (terutama Tsunami) di Indonesia saat ini.

"Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, semua buoy yang dimiliki Indonesia sudah tidak ada yang beroperasi. Tidak adanya biaya pemeliharaan dan operasi menyebabkan buoy tidak berfungsi sejak 2012. Tidak hanya rusak namun juga hilang. BMKG mencatat, pada 2011 lalu, tujuh unit buoy di perairan Banyuwangi tidak sengaja rusak oleh nelayan, Sementara di Papua, dari 18 alat sensor gempa dan tsunami termasuk buoy, hanya menyisakan 8 unit yang masih berfungsi. Menurut Sutopo Purwo Nugroho, kerusakan buoy sudah tentu memengaruhi akurasi dan kecepatan peringatan dini tsunami." https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-45702989

BMKG saat ini hanya bisa mendeteksi tsunami dengan sistem pemodelan yang tidak sepenuhnya presisi. Apabila penyebabnya gempa vulkanik seperti yang terjadi di Anak gunung Krakatau 22/12/18, tidak muncul peringatan dini Tsunami.

Melihat pentingnya alat deteksi Tsunami di berbagai wilayah Indonesia yang memiliki potensi bencana Tsunami, dengan penyebab yang tidak hanya diakibatkan oleh gempa tektonik, namun juga gempa vulkanik, longsor bawah laut, dan sebagainya, kami mengharapkan Negara dapat menyediakan alat deteksi tsunami sesegera mungkin agar dapat mengurangi jumlah korban akibat bencana yang bisa terdeteksi ini.

Petisi ini diarahkan ke BMKG, BNPB, Kementrian2 terkait, sampai ke Presiden.

Kami meminta segenap warga negara Indonesia yang peduli akan deteksi bencana dini untuk mendukung dan memperkuat petisi ini.