BERIKAN HAK KAMI! 6 bulan lebih Awardee PBSB Kemenag - LPDP dipaksa kuliah tanpa uang saku


BERIKAN HAK KAMI! 6 bulan lebih Awardee PBSB Kemenag - LPDP dipaksa kuliah tanpa uang saku
Masalahnya
6 (enam) bulan lebih para awardee beasiswa PBSB-LPDP Angkatan 2023 program sarjana maupun magister, hak nya sebagai penerima beasiswa tidak kunjung cair. Mereka telah memulai studi sejak September 2023 bahkan sebagian dari mereka sudah tinggal di sekitar kampus sejak Agustus 2023. Tetapi dana beasiswa yang menjadi hak mereka hingga saat ini tidak kunjung dicairkan oleh pemberi beasiswa cq Kementerian Agama-Kementerian Keuangan.
Keadaan ini membuat para awardee merasakan keresahan dan kesulitan. Di satu sisi, mereka berkewajiban untuk tetap menjalankan studi. Namun, di sisi lain, mereka juga memiliki hak sebagai penerima beasiswa, yakni dana beasiwa di antaranya: living cost, biaya kedatangan, spp dan uang buku. Tetapi hak tersebut tidak ada satu pun yang turun, bahkan hingga perkuliahan semester kedua ini di mulai.
Awardee membutuhkan biaya hidup selama masa studinya. Sebab banyak di antara mereka yang merantau dari kampung halaman dengan bekal seadanya, bahkan sudah ada yang memilki keluarga. Tentunya kondisi ini akan semakin membuat mereka sulit dalam memenuhi kebutuhan hidup selama masa studi sehingga tak sedikit dari mereka harus berhutang untuk menyambung hidup.
Pada awal bulan Januari 2024 telah dilakukan sosialisasi pencairan oleh pengelola PBSB, akan tetapi hingga saat ini tidak ada kejelasan mengenai perkembangan proses dan waktu pencairannya.
Petisi ini dibuat tidak lain hanya bertujuan agar ada kejelasan terkait proses dan waktu pencairan. Serta kami berharap agar prosesnya dipercepat sesegera mungkin melihat kondisi kami saat ini.
Awardee PBSB LPDP 2023
221
Masalahnya
6 (enam) bulan lebih para awardee beasiswa PBSB-LPDP Angkatan 2023 program sarjana maupun magister, hak nya sebagai penerima beasiswa tidak kunjung cair. Mereka telah memulai studi sejak September 2023 bahkan sebagian dari mereka sudah tinggal di sekitar kampus sejak Agustus 2023. Tetapi dana beasiswa yang menjadi hak mereka hingga saat ini tidak kunjung dicairkan oleh pemberi beasiswa cq Kementerian Agama-Kementerian Keuangan.
Keadaan ini membuat para awardee merasakan keresahan dan kesulitan. Di satu sisi, mereka berkewajiban untuk tetap menjalankan studi. Namun, di sisi lain, mereka juga memiliki hak sebagai penerima beasiswa, yakni dana beasiwa di antaranya: living cost, biaya kedatangan, spp dan uang buku. Tetapi hak tersebut tidak ada satu pun yang turun, bahkan hingga perkuliahan semester kedua ini di mulai.
Awardee membutuhkan biaya hidup selama masa studinya. Sebab banyak di antara mereka yang merantau dari kampung halaman dengan bekal seadanya, bahkan sudah ada yang memilki keluarga. Tentunya kondisi ini akan semakin membuat mereka sulit dalam memenuhi kebutuhan hidup selama masa studi sehingga tak sedikit dari mereka harus berhutang untuk menyambung hidup.
Pada awal bulan Januari 2024 telah dilakukan sosialisasi pencairan oleh pengelola PBSB, akan tetapi hingga saat ini tidak ada kejelasan mengenai perkembangan proses dan waktu pencairannya.
Petisi ini dibuat tidak lain hanya bertujuan agar ada kejelasan terkait proses dan waktu pencairan. Serta kami berharap agar prosesnya dipercepat sesegera mungkin melihat kondisi kami saat ini.
Awardee PBSB LPDP 2023
221
Perkembangan terakhir petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 19 Februari 2024