Bebaskan 4 Lumba-lumba liar di kolam resor yang kecil ini

Masalahnya

Sebagai pecinta laut dan peselancar, saya cukup sering berinteraksi dengan lumba-lumba di habitat alami mereka.

Karenanya, saya sangat terkejut ketika mendapati beberapa lumba-lumba di kolam renang berukuran 10x20 m di sebuah resor kecil yang berdekatan dengan pantai di daerah Keramas, Bali. Empat lumba-lumba terpenjara dalam air yang mengandung klorin, hanya untuk dipertontonkan kepada turis.

Sebuah fasilitas lumba-lumba yang sama ditutup 2 tahun yang lalu oleh mantan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, dengan janji untuk menutup situs-situs atraksi lumba-lumba lainnya.

Setelah protes awal ketika Wake Bali dibuka Juli lalu, resor masih tetap terbuka dan lumba-lumba tetap terjebak di kolam klorin yang sangat kecil.

Ini adalah permintaan kepada Wake Bali Dolphins untuk membebaskan lumba-lumba dan mengembalikan mereka ke alam liar, tempat di mana mereka seharusnya berada.

http://www.wakebalidolphins.com/

avatar of the starter
Craig BrokenshaPembuka Petisi
Petisi ini mencapai 449.040 pendukung

Masalahnya

Sebagai pecinta laut dan peselancar, saya cukup sering berinteraksi dengan lumba-lumba di habitat alami mereka.

Karenanya, saya sangat terkejut ketika mendapati beberapa lumba-lumba di kolam renang berukuran 10x20 m di sebuah resor kecil yang berdekatan dengan pantai di daerah Keramas, Bali. Empat lumba-lumba terpenjara dalam air yang mengandung klorin, hanya untuk dipertontonkan kepada turis.

Sebuah fasilitas lumba-lumba yang sama ditutup 2 tahun yang lalu oleh mantan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, dengan janji untuk menutup situs-situs atraksi lumba-lumba lainnya.

Setelah protes awal ketika Wake Bali dibuka Juli lalu, resor masih tetap terbuka dan lumba-lumba tetap terjebak di kolam klorin yang sangat kecil.

Ini adalah permintaan kepada Wake Bali Dolphins untuk membebaskan lumba-lumba dan mengembalikan mereka ke alam liar, tempat di mana mereka seharusnya berada.

http://www.wakebalidolphins.com/

avatar of the starter
Craig BrokenshaPembuka Petisi

Pengambil Keputusan

Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Telah ditanggapi
Teman-teman, Terima kasih atas kepedulian dan suaranya melalui petisi ini. Dukungan dan laporan Anda membantu kami dalam upaya konservasi lingkungan hidup dan perlindungan satwa. Ketahuilah bahwa saya telah memperhatikan petisi ini sejak awal, dan mengikuti update-updatenya. Sejak menerima petisi, saya telah mendiskusikan isu ini dengan tim saya. Beberapa hari lalu, petisi juga langsung disampaikan oleh kawan-kawan dari Jakarta Animal Aid Network. Kami menanggapi laporan ini dengan serius, dan saat ini sedang menginvestigasi situasinya. Kalau memang ternyata ada pelanggaran hukum oleh resor ini baik berupa kekerasan maupun penelantaran Lumba-Lumba, ataupun standar-standar kondisi yang tidak terpenuhi, maka kami akan mengambil tindakan. Diluar itu, hal ini telah membuka kembali wacana mengenai keberadaan tempat-tempat atraksi lumba-lumba. Saya mau kita terbuka dalam mendiskusikan hal ini, dengan para ahli, maupun dengan masyarakat, untuk menentukan jalan ke depan yang terbaik, bagi lingkungan hidup, bagi satwa, dan bagi manusia. Dalam beberapa pekan ini, kami akan mengadakan diskusi publik dengan topik perlindungan Lumba-Lumba, dan kami akan mengundang para ahli dalam pendidikan, psikologi, konservasi, perlindungan satwa, organisasi masyarakat sipil, untuk berdialog terbuka, dan mencari solusi bersama. Pastinya saya akan sampaikan apa yang menjadi hasil dari diskusi tersebut kepada Anda. Terima kasih atas perhatiannya, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia
Wake Bali Dolphins
Wake Bali Dolphins
DR. IR. SITI NURBAYA BAKAR
DR. IR. SITI NURBAYA BAKAR
Ministry of Environment and Forestry Indonesia

Perkembangan Terakhir Petisi

Bagikan petisi ini

Petisi dibuat pada 8 Juli 2015