8 May 2016
Terima kasih, berkat dukungan kawan-kawan surat terbuka ini terdengar dan mendapat respon berbagai pihak terkait. Hari ini, Senin 9 Mei pk. 11.00 WITA diadakan panen raya sorghum di lahan sekitar 40 Ha di Dusun Likotuden, Desa Kawalelo, Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur, NTT. Panen raya ini dihadiri antara lain oleh Uskup Larantuka Mgr. Frans Kopong Kung Pr., perwakilan Kemenko Perekonomian RI, Kementan RI, BULOG, dan Yayasan Kehati. Sebagai bentuk dukungan terhadap petani Flores Timur hadir pula perwakilan penggerak komunitas untuk kemandirian pangan, antara lain Ahmad Bahruddin dari Jamaah Produksi Serikat Paguyuban Qaryah Thayibbah (Jawa Tengah) dan Rusdi Tagaroa (Banten). Panen raya sorghum juga akan dilaksanakan besok, Selasa 10 Mei di Lembata. Panen raya di dua kabupaten di NTT ini menunjukkan keragaman pangan lokal yang kaya. Namun demikian, ini bukan hanya soal ladang sorghum. Ini adalah perjuangan kita mengembalikan martabat tanaman lokal di seantero negeri. Cita-cita kami adalah perlindungan dan pengembangan keragaman tanaman pangan lokal berdasarkan praktek pertanian ekologis dan kearifan lokal, sebagai perwujudan nyata ketahanan pangan yang diusung dalam Nawacita.
Copy link
WhatsApp
Facebook
Nextdoor
Email
X