Kemenangan dikonfirmasi

Tolak Ibu Ribka Tjiptaning menjadi Menteri Kesehatan

Petisi ini membuat perubahan dengan 1.870 pendukung!


Bapak Joko Widodo dan Jusuf Kalla Yang Terhormat,

Pertama saya mengucapkan selamat atas kemenangan Bapak dalam Pemilihan Presiden Indonesia 2014. 

Terkait dengan kemenangan tersebut, saat ini tentunya banyak usulan maupun masukan yang Bapak-Bapak terima untuk susunan Kabinet yang akan membantu Bapak-Bapak dalam menjalankan roda pemerintahan. Diantara berbagai usulan tersebut, terdapat nama Ibu Ribka Tjiptaning yang mencalonkan diri untuk menjabat sebagai Menteri Kesehatan.

Berdasarkan rekam jejak beliau, saya memohon agar Bapak-Bapak tidak menempatkan Ibu Ribka Ciptaning sebagai Menteri kesehatan. 

Adapun alasan mengapa saya mengusulkan Bapak-Bapak menolak pencalonan beliau adalah karena beliau jelas tidak memiliki kompetensi di bidang kesehatan. Sekalipun telah menyelesaikan pendidikan sebagai seorang dokter, beberapa pernyataan beliau menunjukan beliau tidak memiliki pemahaman mengenai dunia kesehatan. Pernyataan-pernyataan tersebut antara lain:

a. Pernyataan beliau terkait diagnosa penyakit:

"Padahal kalau demam saja, cukup dirawat di rumah saja dan minum banyak air putih. Dokter mendapatkan upah 15 persen dari uji lab itu. Begitu juga pemeriksaan lain-lain."

link: http://www.antaranews.com/berita/422701/dokter-jangan-jadi-pedagang. ;

Sebagai orang yang terdidik pun saya memahami bahwa demam hanya merupakan gejala dari penyakit, dan untuk dapat mengetahui penyakit yang menyebabkan demam tersebut tentunya diperlukan pemeriksaan. Sekalipun tujuan dari beliau bisa dibenarkan, contoh yang dikemukakan menunjukan bahwa beliau tidak memiliki kompetensi dalam bidang kesehatan.

b. Pernyataan beliau terkait pencegahan HIV/AIDS:

"Menurut Ribka, jika tujuan pembagian kondom untuk mengurangi HIV/AIDS, Kementerian seharusnya meningkatkan program sosialisasi pencegahan. Penyebaran virus mematikan ini, kata Ribka, tidak hanya tersebar karena seks bebas. “Misalnya melalui tusuk gigi yang ditaruh penderita di rumah makan biar orang ketularan,” kata Ribka."

Link: http://www.tempo.co/read/news/2012/06/21/173412030/Komisi-Kesehatan-Kritik-Kampanye-Kondom-Menkes

"Selain itu, lanjur dr. Ribka, bisa saja pengidap HIV/AIDS agar tak mau menderita sendirian, mereka ingin menularkan kepada  orang yang berada di lingkungannya dengan segala upaya. “Bisa dengan cara lewat tusuk gigi bekasnya yang  ditaruh di rumah makan biar orang ketularan,” tutur dr. Ribka."

Link: http://www.poskotanews.com/2012/06/21/ribka-tjiptaning-kampanye-kondom-salah-sasaran/

Pernyataan ini sangat menunjukan bahwa beliau tidak memililki pemahaman yang baik mengenai prinsip kedokteran maupun ilmu kedokteran itu sendiri. 

Sebagai seorang dokter, Ibu Ribka Tjiptaning seharusnya memahami prinsip dasar kesehatan "Primum Non Nocere" "First do no harm". Bagi ODHA tantangan paling besar adalah stigmatisasi masyarakat atas perilaku mereka. Dan dengan pernyataan ini Ibu Ribka Tjiptaning telah menambahkan stigma baru pada ODHA bahwa mereka dengan sengaja menularkan penyakitnya.

Selain itu, dengan pernyataannya ini, Ibu Ribka menunjukkan bahwa beliau tidak memiliki kompetensi sebagai seorang dokter. Seorang dokter seharusnya memiliki pemahaman bahwa virus HIV tidak dapat hidup diluar cairan tubuh manusia, karenanya tidak mungkin terjadi penularan melalui tusuk gigi. 

Berdasarkan pernyataan-pernyataan tersebut, saya menilai Ibu Ribka Tjiptaning bukan orang yang tepat untuk menjabat sebagai seorang Menteri Kesehatan. 



Hari ini: Shinte mengandalkanmu

Shinte Galeshka membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Bapak Jusuf Kalla: Tolak Ibu Ribka Tjiptaning menjadi Menteri Kesehatan". Bergabunglah dengan Shinte dan 1.869 pendukung lainnya hari ini.