Selamatkan Batang Toru dan Orangutan Terlangka di Dunia

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.500.000.


URGEN—Desak Bank of China stop danai waduk Batang Toru!

Nama saya Dana Tarigan, dan dua tahun terakhir ini saya berusaha hentikan pembangunan PLTA Batang Toru di kampung halaman saya, Sumatera Utara. Di tahun 2017, para ilmuwan nemuin spesies orangutan besar terbaru dan terlangka di dunia – Orangutan Tapanuli.

Populasinya sekarang tinggal 800 ekor. Mereka tinggal di daerah yang sangat kecil. Bila PLTA ini dibangun, spesies Orangutan ini akan punah. Lebih parah lagi, waduk ini akan membanjiri daerah hilir selama 6 jam sehari, dan akan membahayakan nyawa ratusan warga yang hidup di dekat sungai.

Tapi - kita bisa menghentikan waduk ini. Caranya adalah dengan memotong pendanaan yang memungkinkan berjalannya proyek ini.

Sebagai pemberi dana utama pembangunan PLTA Batang Toru, Bank of China bisa menghentikan pembangunan waduk ini. Kita sekarang sedang berlomba dengan waktu. Saat ini hutan sedang dibabat untuk waduk, dan ilmuwan merekam banyak Orangutan kabur dari hutan untuk menyelamatkan diri.

Waktu bergulir cepat - maukah kamu bantu saya untuk minta Bank of China berhenti mendanai PLTA Batang Toru?

Kita perlu semua pihak, termasuk dunia internasional, untuk mengecam peran Bank of China dalam menghancurkan sumber kehidupan ratusan warga, dan berpotensi menyebabkan kepunahan spesies orangutan Tapanuli.

Batang Toru adalah salah satu hutan terakhir di Sumatra, dan hanya dukunganmu yang bisa menyelamatkannya. Selain orangutan Tapanuli, Batang Toru adalah rumah bagi harimau Sumatera, orangutan Sumatera, trenggiling, anggrek langka dan tanaman yang hanya ditemui di hutan Batang Toru. Di sana adalah salah satu tempat paling indah di dunia – di pagi hari, kabut perlahan menghiasi gunung yang hijau, dan bila kamu berjalan menyusuri bukit-bukit, kamu mungkin mendengar deburan air terjun rahasia yang belum terlihat. Para aktivis mengusulkan Batang Toru untuk dinominasikan sebagai situs Warisan Dunia karena keindahan alamnya.

Terlepas dari keindahan alamnya, pemerintah Indonesia telah mengizinkan kelanjutan proyek PLTA, terlepas dari adanya banyak kejanggalan dalam menilai dampak lingkungan dan sosial. Di dalam AMDAL, dokumen utama yang menganalisis dampak kumulatif terhadap biodiversitas dan masyarakat lokal, banyak banget kejanggalan, informasi yang tidak akurat, dan bahkan tanda tangan yang dipalsukan.  

Nggak mungkin kan kita dukung proyek yang nggak bener? Dan gimana bisa Bank of China terus mendukung proyek yang merusak dan salah kelola ini?

Sebagai orang Indonesia, saya bisa bilang tidak ada bukti kalau PLTA itu akan menguntungkan warga lokal. Listrik yang diproduksi waduk akan digunakan oleh tambang emas sekitar dan kepentingan perusahaan, bukan kita, dunia ini, atau pun banyak spesies terancam yang tinggal di Batang Toru..

Kami minta dukunganmu - dukung surat kami untuk minta Bank of China membatalkan pendanaan mereka terhadap waduk ini! Ini akan sangat membahayakan ekosistem Batang Toru yang sudah rapuh dan berpotensi memberikan dampak buruk yang tidak dapat dibatalkan. Ini mungkin kesempatan terakhir kita untuk menyelamatkan orangutan Tapanuli dan ratusan warga yang tinggal di sana.

Tanda tangan sekarang dan hentikan pembangunan waduk Batang Toru!

English Version