Auntie Anne’s: Tolak kandang baterai!

O problema

Focus Brands, perusahaan induk pemilik merk dagang Auntie Anne’s, belum memiliki komitmen atas kebijakan bebas kandang baterai, sehingga turut membiarkan jutaan ayam petelur menjalani hidup yang menyiksa, terjebak dalam kerangkeng-kerangkeng kecil yang kotor. 


Kerangkeng-kerangkeng tersebut sangatlah sempit dan ayam-ayam di dalamnya tidak dapat bergerak maupun merentangkan sayapnya. Seringkali, tubuh mereka tersangkut di jeruji kerangkeng, menyebabkan tulang retak atau bahkan patah, kecacatan, dan kerontokan bulu yang parah. Beberapa ayam, yang kelelahan atau tak dapat bergerak, mati terinjak-injak oleh ayam-ayam lainnya. Mereka yang tidak mati menghabiskan sisa hidupnya yang sengsara terjebak di antara bangkai-bangkai ayam di bawahnya.


Ribuan perusahaan di seluruh dunia telah meninggalkan kandang baterai. Komitmen global untuk mendukung kebijakan bebas kandang baterai telah diambil oleh beberapa perusahaan besar di dunia, termasuk diantaranya Inspire Brands, Yum! Brands, RBI, Burger King, Tim Hortons, Pret a Manger, Panera Bread,  Krispy Kreme, Unilever, Nestle, Aldi, InterContinental Hotels, Sodexo, Marriott, Wyndham, Compass Group, Shake Shack, Famous Brands, Costa Coffee, dan Barilla. Bahkan perusahaan cepat saji kelas bawah serta perusahaan makanan hewan telah meninggalkan praktik mengerikan ini.


Focus Brands mengklaim bahwa mereka “berkomitmen atas kesejahteraan dan perlakuan manusiawi terhadap semua hewan”. Akan tetapi, perusahaan tersebut belum mencegah telur-telur mereka bersumber dari kandang baterai yang luar biasa kejam, kotor, dan ketinggalan jaman. Tanda tangani petisi ini untuk menuntut Focus Brands agar mengeluarkan kebijakan global bebas kandang baterai.

avatar of the starter
Act For Farmed AnimalsCriador do abaixo-assinado
Vitória
Este abaixo-assinado foi vitorioso com 78.040 apoiadores!

O problema

Focus Brands, perusahaan induk pemilik merk dagang Auntie Anne’s, belum memiliki komitmen atas kebijakan bebas kandang baterai, sehingga turut membiarkan jutaan ayam petelur menjalani hidup yang menyiksa, terjebak dalam kerangkeng-kerangkeng kecil yang kotor. 


Kerangkeng-kerangkeng tersebut sangatlah sempit dan ayam-ayam di dalamnya tidak dapat bergerak maupun merentangkan sayapnya. Seringkali, tubuh mereka tersangkut di jeruji kerangkeng, menyebabkan tulang retak atau bahkan patah, kecacatan, dan kerontokan bulu yang parah. Beberapa ayam, yang kelelahan atau tak dapat bergerak, mati terinjak-injak oleh ayam-ayam lainnya. Mereka yang tidak mati menghabiskan sisa hidupnya yang sengsara terjebak di antara bangkai-bangkai ayam di bawahnya.


Ribuan perusahaan di seluruh dunia telah meninggalkan kandang baterai. Komitmen global untuk mendukung kebijakan bebas kandang baterai telah diambil oleh beberapa perusahaan besar di dunia, termasuk diantaranya Inspire Brands, Yum! Brands, RBI, Burger King, Tim Hortons, Pret a Manger, Panera Bread,  Krispy Kreme, Unilever, Nestle, Aldi, InterContinental Hotels, Sodexo, Marriott, Wyndham, Compass Group, Shake Shack, Famous Brands, Costa Coffee, dan Barilla. Bahkan perusahaan cepat saji kelas bawah serta perusahaan makanan hewan telah meninggalkan praktik mengerikan ini.


Focus Brands mengklaim bahwa mereka “berkomitmen atas kesejahteraan dan perlakuan manusiawi terhadap semua hewan”. Akan tetapi, perusahaan tersebut belum mencegah telur-telur mereka bersumber dari kandang baterai yang luar biasa kejam, kotor, dan ketinggalan jaman. Tanda tangani petisi ini untuk menuntut Focus Brands agar mengeluarkan kebijakan global bebas kandang baterai.

avatar of the starter
Act For Farmed AnimalsCriador do abaixo-assinado

Os tomadores de decisão

Jim Holthouser
Jim Holthouser
Chief Executive Officer
Alisa Gmelich
Alisa Gmelich
Auntie Ann Chief Brand Officer
Anissa Mandell
Anissa Mandell
SVP, Supply Chain
Lusia Redompta
Lusia Redompta
International Director of Operations, Focus Brand International
Kuanhua Huang
Kuanhua Huang
China Commercial Director at FOCUS Brands

Atualizações do abaixo-assinado

Compartilhar este abaixo-assinado

Abaixo-assinado criado em 15 de novembro de 2021