Indonesia Tolak Miss World


Indonesia Tolak Miss World
Masalahnya
Pertama, karena Miss World adalah peradaban dan budaya asing (Barat) yang sekuler dan liberal. Ini jelas tidak sesuai dg budaya lokal dan nilai-nilai Pancasila terutama sila pertama. Peradaban Barat memang bukan menolak agama dan menolak kebaradaan Tuhan, tetapi, tidak memberi peran yang penting kepada Tuhan dan agama dalam sistem berpikir mereka. Itu yang dikatakan Muhammad Asad dalam bukunya “Islam at The Crossroads”: “Western Civilization does not strictly deny God, but has simply no room and no use for Him in its present intellectual system.” (Muhammad Asad, Islam at The Crossroads, (Kuala Lumpur: The Other Press).
Logika berpikir “membuang Tuhan” itulah yang kita jumpai pada logika kontes Miss World. Jangan bicara Tuhan di sini! Jangan bicara moral! Yang ada adalah nilai seni, hiburan, devisa, popularitas, dan keuntungan materi. Ketika “Tuhan” sudah dibuang, maka manusia merasa berhak menentukan mana yang baik dan mana yang buruk. Padahal, ketika itu, manusia pada hakekatnya sedang menjadikan ‘hawa nafsunya’ sebagai Tuhannya. (QS 45:23)
Kedua. Karena tidak sesuai dengan nilai Pancasila sila ke-2, Kemanusiaan yang adil dan beradab. Terlebih masalah adab. sangat tidak baik untuk pendidikan moral anak bangsa. Inikah yang akan diberikan kepada para anak didik, untuk memperbaiki moral yang semakin merosot? atau acara ini adalah pembuktian bahwa bangsa Indonesia telah dengan suka rela dijajah moralnya utk tidak diper'adab'kan, yakni dengan aktivitas pola fikir sekuler-liberal.

Masalahnya
Pertama, karena Miss World adalah peradaban dan budaya asing (Barat) yang sekuler dan liberal. Ini jelas tidak sesuai dg budaya lokal dan nilai-nilai Pancasila terutama sila pertama. Peradaban Barat memang bukan menolak agama dan menolak kebaradaan Tuhan, tetapi, tidak memberi peran yang penting kepada Tuhan dan agama dalam sistem berpikir mereka. Itu yang dikatakan Muhammad Asad dalam bukunya “Islam at The Crossroads”: “Western Civilization does not strictly deny God, but has simply no room and no use for Him in its present intellectual system.” (Muhammad Asad, Islam at The Crossroads, (Kuala Lumpur: The Other Press).
Logika berpikir “membuang Tuhan” itulah yang kita jumpai pada logika kontes Miss World. Jangan bicara Tuhan di sini! Jangan bicara moral! Yang ada adalah nilai seni, hiburan, devisa, popularitas, dan keuntungan materi. Ketika “Tuhan” sudah dibuang, maka manusia merasa berhak menentukan mana yang baik dan mana yang buruk. Padahal, ketika itu, manusia pada hakekatnya sedang menjadikan ‘hawa nafsunya’ sebagai Tuhannya. (QS 45:23)
Kedua. Karena tidak sesuai dengan nilai Pancasila sila ke-2, Kemanusiaan yang adil dan beradab. Terlebih masalah adab. sangat tidak baik untuk pendidikan moral anak bangsa. Inikah yang akan diberikan kepada para anak didik, untuk memperbaiki moral yang semakin merosot? atau acara ini adalah pembuktian bahwa bangsa Indonesia telah dengan suka rela dijajah moralnya utk tidak diper'adab'kan, yakni dengan aktivitas pola fikir sekuler-liberal.

Petisi ditutup
Sebarkan petisi ini
Pengambil Keputusan
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 24 April 2013