

Peninjauan Kembali Biaya Wisuda dan Timbal Balik dari Universitas Bunda Mulia


Peninjauan Kembali Biaya Wisuda dan Timbal Balik dari Universitas Bunda Mulia
The Issue
Kami selaku mahasiswa/i Universitas Bunda Mulia, membuat petisi ini untuk peninjauan kembali biaya wisuda yang tidak sesuai dengan fasilitas/timbal balik yang diberikan.
Kebijakan Universitas Bunda Mulia adalah dengan mengenakan biaya wisuda sebesar Rp 1.700.000 kepada Mahasiswa dengan maksimum 2 pendamping. Lalu Universitas Bunda Mulia menawarkan "cash back" bagi mahasiswa yang akan wisuda dengan 1 pendamping. Pilihan 1 atau 2 pendampingpun harus dipilih saat melakukan pembayaran dan tidak dapat dirubah.
Adapun petisi ini telah dibuat sebelumnya dan diresponi Universitas Bunda Mulia untuk menutup petisi ini dan mendengarkan permintaan kami. Namun dari permintaan/diskusi kami tersebut, belum ada solusi yang diberikan oleh pihak Universitas Bunda Mulia mengingat tanggal batas pembayaran yang semakin dekat yaitu 10 November 2016.
Dengan memberikan biaya wisuda sebesar Rp 1.700.000 kepada pihak penyelenggara wisuda (Universitas Bunda Mulia), timbal balik yang diberikan adalah:
- 1 (satu) set pakaian toga lengkap
- 3 (tiga) lembar foto prosesi wisuda + Video standard acara wisuda
- Undangan
- Snack (untuk mahasiswa)
- Pembekalan
yang kemudian diperbaharui (update) setelah adanya diskusi menjadi:
a. 1 (satu)set pakaian toga lengkap
b. Tabung
c. 3 (tiga) lembar foto prosesi wisuda
d. Video standard acara wisuda
e. Undangan
f. Snack (untuk mahasiswa)
g. Pembekalan
h. Map Ijazah
i. Ijazah
j. Transkrip
k. Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
l. Legalisir (Ijazah, Transkrip, SKPI @ 3 lembar)
m. Goodie Bag & buku Wisuda
n. Souvenir Dolpin
Mahasiswa/i ingin mengetahui mengapa biaya yang dikenakan kepada mahasiswa/i sangat besar mengingat bahwa:
- Ruangan yang digunakan adalah ruangan yang berada di kampus/gedung milik Universitas Bunda Mulia (UBM) sendiri, sehingga sangat kecil kemungkinannya biaya tersebut dikenakan biaya sewa.
- Kedua (atau satu) pendamping tidak mendapatkan apapun (tidak mendapatkan konsumsi) hanya mendapat tempat duduk untuk menyaksikan proses wisuda
- Hanya mahasiswa yang bersangkutan mendapatkan snack (Makanan Ringan)
Perbedaan harga dan timbal balik yang diberikan dari Universitas lain sangat berbeda, misalnya:
- Universitas P***** *a*****: dengan biaya Rp 1.100.000 (menggunakan gedung sendiri, undangan untuk 2 pendamping, makan siang untuk mahasiswa dan pendamping, dll)
- B*** N******** : dengan biaya Rp 1.100.000 (menggunakan gedung JCC, undangan 2 pendamping, foto dan video wisuda, dll)
- Universitas T***** *e****: dengan biaya Rp 1.400.000 (menggunakan gedung JCC, undangan 2 pendamping, foto dan video wisuda, souvenir berupa tas laptop, dll)
- Universitas A*** J***: dengan biaya Rp 1.300.000 (menggunakan gedung JCC, undangan 2 pendamping, foto dan video wisuda, tersedia snack bar dll)
- S**** *e**** University: dengan biaya 1.650.000 (1 set toga, undangan untuk 3 orang termasuk makan siang berupa buffet,dll)
- K***** Institute: dengan biaya Rp 1.500.000 (sudah termasuk biaya operasional wisuda, iuran alumni, dan sumbangan buku)
- Universitas M**** B****: dengan biaya Rp 1.750.000 (menggunakan gedung ICE BSD City, set toga, dll)
Melihat perbandingan tersebut, kami sebagai Mahasiswa/i Universitas Bunda Mulia menyatakan keberatan dengan biaya dan timbal balik tersebut. Sebagai mahasiswa/i, kami merasa bingung bagaimana bisa biaya kami yang menggunakan gedung sendiri bisa lebih mahal dibandingkan kampus lain yang menggunakan atau menyewa gedung lain padahal timbal balik seperti toga, foto, video, ijazah,dll juga didapatkan.
Adapun alasan lain yang membuat kami semakin keberatan:
- Waktu yang diberikan untuk mahasiswa membayar kurang dari sebulan
- Biaya yang naik lebih dari 40% (Rp 500.000) dibanding tahun lalu yaitu Rp 1.200.000 yang dibandingkan tahun lalunya hanya naik 20%(Rp 200.000) yaitu Rp 1.000.000
- Lama pengeluaran ijazah yang memakan kurang lebih 6 bulan (pengalaman dari alumni) setelah pelaksanaan proses wisuda.
Sehingga, melalui petisi ini, kami mengharapkan pihak Universitas untuk meninjau kembali biaya wisuda dan timbal balik yang dibebankan kepada Mahasiswa/i maupun orang tua/pendamping dari Mahasiswa/i.

The Issue
Kami selaku mahasiswa/i Universitas Bunda Mulia, membuat petisi ini untuk peninjauan kembali biaya wisuda yang tidak sesuai dengan fasilitas/timbal balik yang diberikan.
Kebijakan Universitas Bunda Mulia adalah dengan mengenakan biaya wisuda sebesar Rp 1.700.000 kepada Mahasiswa dengan maksimum 2 pendamping. Lalu Universitas Bunda Mulia menawarkan "cash back" bagi mahasiswa yang akan wisuda dengan 1 pendamping. Pilihan 1 atau 2 pendampingpun harus dipilih saat melakukan pembayaran dan tidak dapat dirubah.
Adapun petisi ini telah dibuat sebelumnya dan diresponi Universitas Bunda Mulia untuk menutup petisi ini dan mendengarkan permintaan kami. Namun dari permintaan/diskusi kami tersebut, belum ada solusi yang diberikan oleh pihak Universitas Bunda Mulia mengingat tanggal batas pembayaran yang semakin dekat yaitu 10 November 2016.
Dengan memberikan biaya wisuda sebesar Rp 1.700.000 kepada pihak penyelenggara wisuda (Universitas Bunda Mulia), timbal balik yang diberikan adalah:
- 1 (satu) set pakaian toga lengkap
- 3 (tiga) lembar foto prosesi wisuda + Video standard acara wisuda
- Undangan
- Snack (untuk mahasiswa)
- Pembekalan
yang kemudian diperbaharui (update) setelah adanya diskusi menjadi:
a. 1 (satu)set pakaian toga lengkap
b. Tabung
c. 3 (tiga) lembar foto prosesi wisuda
d. Video standard acara wisuda
e. Undangan
f. Snack (untuk mahasiswa)
g. Pembekalan
h. Map Ijazah
i. Ijazah
j. Transkrip
k. Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)
l. Legalisir (Ijazah, Transkrip, SKPI @ 3 lembar)
m. Goodie Bag & buku Wisuda
n. Souvenir Dolpin
Mahasiswa/i ingin mengetahui mengapa biaya yang dikenakan kepada mahasiswa/i sangat besar mengingat bahwa:
- Ruangan yang digunakan adalah ruangan yang berada di kampus/gedung milik Universitas Bunda Mulia (UBM) sendiri, sehingga sangat kecil kemungkinannya biaya tersebut dikenakan biaya sewa.
- Kedua (atau satu) pendamping tidak mendapatkan apapun (tidak mendapatkan konsumsi) hanya mendapat tempat duduk untuk menyaksikan proses wisuda
- Hanya mahasiswa yang bersangkutan mendapatkan snack (Makanan Ringan)
Perbedaan harga dan timbal balik yang diberikan dari Universitas lain sangat berbeda, misalnya:
- Universitas P***** *a*****: dengan biaya Rp 1.100.000 (menggunakan gedung sendiri, undangan untuk 2 pendamping, makan siang untuk mahasiswa dan pendamping, dll)
- B*** N******** : dengan biaya Rp 1.100.000 (menggunakan gedung JCC, undangan 2 pendamping, foto dan video wisuda, dll)
- Universitas T***** *e****: dengan biaya Rp 1.400.000 (menggunakan gedung JCC, undangan 2 pendamping, foto dan video wisuda, souvenir berupa tas laptop, dll)
- Universitas A*** J***: dengan biaya Rp 1.300.000 (menggunakan gedung JCC, undangan 2 pendamping, foto dan video wisuda, tersedia snack bar dll)
- S**** *e**** University: dengan biaya 1.650.000 (1 set toga, undangan untuk 3 orang termasuk makan siang berupa buffet,dll)
- K***** Institute: dengan biaya Rp 1.500.000 (sudah termasuk biaya operasional wisuda, iuran alumni, dan sumbangan buku)
- Universitas M**** B****: dengan biaya Rp 1.750.000 (menggunakan gedung ICE BSD City, set toga, dll)
Melihat perbandingan tersebut, kami sebagai Mahasiswa/i Universitas Bunda Mulia menyatakan keberatan dengan biaya dan timbal balik tersebut. Sebagai mahasiswa/i, kami merasa bingung bagaimana bisa biaya kami yang menggunakan gedung sendiri bisa lebih mahal dibandingkan kampus lain yang menggunakan atau menyewa gedung lain padahal timbal balik seperti toga, foto, video, ijazah,dll juga didapatkan.
Adapun alasan lain yang membuat kami semakin keberatan:
- Waktu yang diberikan untuk mahasiswa membayar kurang dari sebulan
- Biaya yang naik lebih dari 40% (Rp 500.000) dibanding tahun lalu yaitu Rp 1.200.000 yang dibandingkan tahun lalunya hanya naik 20%(Rp 200.000) yaitu Rp 1.000.000
- Lama pengeluaran ijazah yang memakan kurang lebih 6 bulan (pengalaman dari alumni) setelah pelaksanaan proses wisuda.
Sehingga, melalui petisi ini, kami mengharapkan pihak Universitas untuk meninjau kembali biaya wisuda dan timbal balik yang dibebankan kepada Mahasiswa/i maupun orang tua/pendamping dari Mahasiswa/i.

Petition Closed
Share this petition
The Decision Makers
Petition Updates
Share this petition
Petition created on 25 October 2016