“Tolak Rekonstruksi Jalan yang Tidak Berpihak pada Desa Kulati”


“Tolak Rekonstruksi Jalan yang Tidak Berpihak pada Desa Kulati”
Masalahnya
Desa Kulati menghadapi persoalan serius terkait rencana rekonstruksi jalan yang tidak melalui arah desa dan dinilai tidak sejalan dengan kepentingan masyarakat. Pada dasarnya, masyarakat tidak menolak pembangunan, namun menolak pembangunan yang tidak berpihak dan berpotensi merugikan masa depan desa.
Sebagai desa wisata yang telah berprestasi di tingkat nasional, Desa Kulati memiliki arah pembangunan yang jelas berbasis pariwisata berkelanjutan, ekonomi masyarakat, serta pelestarian lingkungan dan budaya. Rencana pembangunan jalan yang tidak terintegrasi dengan desa berpotensi mengalihkan arus ekonomi ke wilayah lain, melemahkan UMKM lokal, serta mengurangi manfaat yang seharusnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Selain itu, pembangunan tersebut juga berisiko menimbulkan kerusakan lingkungan, mengganggu keseimbangan ekosistem, serta memicu konflik sosial akibat kurangnya pelibatan masyarakat dalam proses perencanaan. Jika dipaksakan, masyarakat dapat kehilangan kontrol terhadap wilayah dan potensi desa yang selama ini telah dibangun bersama.
Oleh karena itu, masyarakat meminta agar rencana rekonstruksi jalan ini dievaluasi kembali secara terbuka dan melibatkan masyarakat, sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar memperkuat Desa Kulati, bukan justru merugikannya.

71
Masalahnya
Desa Kulati menghadapi persoalan serius terkait rencana rekonstruksi jalan yang tidak melalui arah desa dan dinilai tidak sejalan dengan kepentingan masyarakat. Pada dasarnya, masyarakat tidak menolak pembangunan, namun menolak pembangunan yang tidak berpihak dan berpotensi merugikan masa depan desa.
Sebagai desa wisata yang telah berprestasi di tingkat nasional, Desa Kulati memiliki arah pembangunan yang jelas berbasis pariwisata berkelanjutan, ekonomi masyarakat, serta pelestarian lingkungan dan budaya. Rencana pembangunan jalan yang tidak terintegrasi dengan desa berpotensi mengalihkan arus ekonomi ke wilayah lain, melemahkan UMKM lokal, serta mengurangi manfaat yang seharusnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Selain itu, pembangunan tersebut juga berisiko menimbulkan kerusakan lingkungan, mengganggu keseimbangan ekosistem, serta memicu konflik sosial akibat kurangnya pelibatan masyarakat dalam proses perencanaan. Jika dipaksakan, masyarakat dapat kehilangan kontrol terhadap wilayah dan potensi desa yang selama ini telah dibangun bersama.
Oleh karena itu, masyarakat meminta agar rencana rekonstruksi jalan ini dievaluasi kembali secara terbuka dan melibatkan masyarakat, sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar memperkuat Desa Kulati, bukan justru merugikannya.

71
Perkembangan terakhir petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 19 April 2026