Tolak Reklamasi Manado Utara


Tolak Reklamasi Manado Utara
Masalahnya
Ruang hidup kami terancam. Kehadiran reklamasi di Manado Utara telah merampas ruang kami dan menyebabkan pelanggaran hak asasi manusia. Lokasi yang selama ini menjadi tempat tinggal dan sumber penghasilan kami sebagai nelayan, kini telah berubah menjadi lahan proyek.
Menurut data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, sekitar 20,1 juta orang di Indonesia bergantung pada sektor perikanan dan kelautan, dan banyak dari mereka adalah warga pesisir seperti kami (Catatan Kementerian Kelautan dan Perikanan). Jika lahan ini terus dirampas, hampir seperempat populasi warga pesisir Manado Utara akan kehilangan mata pencahariannya.
Atas dasar ini, kami menuntut pemerintah dan pihak berwenang untuk menghentikan perampasan ruang hidup warga pesisir. Itu bukan hanya tentang pengambilan tanah, tetapi juga tentang penghancuran mata pencaharian dan pelanggaran hak asasi manusia.
Kehadiran reklamasi bukan saja merampas ruang hidup kami, para nelayan, namun juga berdampak besar pada pulau-pulau kecil yang menghiasi pemandangan Kota Manado.
Sulawesi Utara, daerah dengan kekayaan laut yang melimpah, saat ini sedang terancam oleh proyek reklamasi. Luas wilayah laut yang dikuasai untuk reklamasi telah mengurangi ruang gerak para nelayan dan merusak ekosistem laut kita, yang berdampak langsung pada kemakmuran dan keberlanjutan mata pencaharian komunitas nelayan kami.
Selain itu, proyek reklamasi yang sama telah mengakibatkan kerusakan lingkungan pada pulau-pulau kecil di depan Kota Manado. Ekosistem pulau ini penting untuk kehidupan laut serta memberikan perlindungan alam terhadap badai dan erosi pantai.
Ekosistem laut di Manado Utara telah mengalami kerusakan serius, menyebabkan kerusakan lingkungan dan gangguan besar pada komunitas pesisir. Peningkatan kasus pelanggaran hak asasi manusia juga dicatat, diperparah oleh perubahan kondisi ekonomi dan sosial yang disebabkan oleh reklamasi. Reklamasi tidak hanya merusak lingkungan, tapi juga merusak ekonomi lokal dan melemahkan hak-hak asasi manusia komunitas setempat.
Menurut laporan dari pengamat lingkungan dan hak asasi manusia lokal, kerusakan ekosistem laut telah berkontribusi pada penurunan stok ikan dan keragaman spesies laut, berdampak langsung pada nelayan setempat dan mata pencaharian mereka. Hak-hak masyarakat juga dipertaruhkan. Mereka telah tergusur dari tanah dan rumah mereka tanpa permintaan maaf dan kompensasi yang memadai.
Kami menyerukan penolakan segala bentuk reklamasi di Manado Utara tanpa syarat apapun. Kehidupan, ekonomi, dan ekologi kita tergantung pada ini. Kami mendesak semua pihak yang terlibat untuk mempertimbangkan dampaknya dan menghentikan praktik ini. Kiranya, tindakan ini akan menjadi titik awal perubahan positif bagi Manado Utara.
Untuk itulah, kami mendesak pemerintah untuk menghentikan proyek reklamasi di Manado Utara. Ini adalah rumah kami, dan kami meminta pemimpin kami untuk bertindak sekarang juga untuk melindungi masa depan kami, agar nelayan dapat terus mencari nafkah dan pulau-pulau kecil kita tetap lestari. Mari kita bersama-sama mengambil langkah untuk melindungi Manado.
854
Masalahnya
Ruang hidup kami terancam. Kehadiran reklamasi di Manado Utara telah merampas ruang kami dan menyebabkan pelanggaran hak asasi manusia. Lokasi yang selama ini menjadi tempat tinggal dan sumber penghasilan kami sebagai nelayan, kini telah berubah menjadi lahan proyek.
Menurut data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, sekitar 20,1 juta orang di Indonesia bergantung pada sektor perikanan dan kelautan, dan banyak dari mereka adalah warga pesisir seperti kami (Catatan Kementerian Kelautan dan Perikanan). Jika lahan ini terus dirampas, hampir seperempat populasi warga pesisir Manado Utara akan kehilangan mata pencahariannya.
Atas dasar ini, kami menuntut pemerintah dan pihak berwenang untuk menghentikan perampasan ruang hidup warga pesisir. Itu bukan hanya tentang pengambilan tanah, tetapi juga tentang penghancuran mata pencaharian dan pelanggaran hak asasi manusia.
Kehadiran reklamasi bukan saja merampas ruang hidup kami, para nelayan, namun juga berdampak besar pada pulau-pulau kecil yang menghiasi pemandangan Kota Manado.
Sulawesi Utara, daerah dengan kekayaan laut yang melimpah, saat ini sedang terancam oleh proyek reklamasi. Luas wilayah laut yang dikuasai untuk reklamasi telah mengurangi ruang gerak para nelayan dan merusak ekosistem laut kita, yang berdampak langsung pada kemakmuran dan keberlanjutan mata pencaharian komunitas nelayan kami.
Selain itu, proyek reklamasi yang sama telah mengakibatkan kerusakan lingkungan pada pulau-pulau kecil di depan Kota Manado. Ekosistem pulau ini penting untuk kehidupan laut serta memberikan perlindungan alam terhadap badai dan erosi pantai.
Ekosistem laut di Manado Utara telah mengalami kerusakan serius, menyebabkan kerusakan lingkungan dan gangguan besar pada komunitas pesisir. Peningkatan kasus pelanggaran hak asasi manusia juga dicatat, diperparah oleh perubahan kondisi ekonomi dan sosial yang disebabkan oleh reklamasi. Reklamasi tidak hanya merusak lingkungan, tapi juga merusak ekonomi lokal dan melemahkan hak-hak asasi manusia komunitas setempat.
Menurut laporan dari pengamat lingkungan dan hak asasi manusia lokal, kerusakan ekosistem laut telah berkontribusi pada penurunan stok ikan dan keragaman spesies laut, berdampak langsung pada nelayan setempat dan mata pencaharian mereka. Hak-hak masyarakat juga dipertaruhkan. Mereka telah tergusur dari tanah dan rumah mereka tanpa permintaan maaf dan kompensasi yang memadai.
Kami menyerukan penolakan segala bentuk reklamasi di Manado Utara tanpa syarat apapun. Kehidupan, ekonomi, dan ekologi kita tergantung pada ini. Kami mendesak semua pihak yang terlibat untuk mempertimbangkan dampaknya dan menghentikan praktik ini. Kiranya, tindakan ini akan menjadi titik awal perubahan positif bagi Manado Utara.
Untuk itulah, kami mendesak pemerintah untuk menghentikan proyek reklamasi di Manado Utara. Ini adalah rumah kami, dan kami meminta pemimpin kami untuk bertindak sekarang juga untuk melindungi masa depan kami, agar nelayan dapat terus mencari nafkah dan pulau-pulau kecil kita tetap lestari. Mari kita bersama-sama mengambil langkah untuk melindungi Manado.
854
Petisi dibuat pada 29 Juni 2024