

Kepada:
Presiden Republik Indonesia,
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi,
Menteri Kesehatan,
Menteri Sosial,
Badan Gizi Nasional
---
📢 Mengapa Petisi Ini Penting
Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang semula dimaksudkan untuk memperbaiki gizi anak, kini terbukti membawa ancaman besar bagi kesehatan anak-anak Indonesia.
Menurut JPPI, hingga 19 Oktober 2025, korban keracunan MBG mencapai 13.168 anak secara nasional.
Dalam periode 13–19 Oktober saja, JPPI mencatat tambahan sekitar 1.602 anak korban keracunan.
Indikasi manipulasi anggaran: di Makassar, dapur MBG Panakkukang diperkirakan memotong alokasi per porsi menjadi sekitar Rp 6.500, jauh dari standar semula (misalnya Rp 10.000) — ini menimbulkan pertanyaan serius terhadap mutu bahan, porsinya, dan keamanan makanan.
Potongan anggaran tersebut membuka potensi korupsi atau pengurangan mutu dasar melalui sistem yang tidak transparan dan tanpa pengawasan memadai.
---
⚠️ Masalah Utama yang Kami Soroti
1. Penurunan Anggaran Per Porsi
Pemangkasan dana (contoh: hingga Rp 6.500 per porsi) menunjukkan bahwa kualitas bahan, sanitasi dapur, dan porsi anak bisa dikorbankan tanpa kontrol.
2. Potensi Korupsi & Penyelewengan
Pengurangan dana memperlebar ruang manipulasi—bahan murah, porsi dikurangi, atau dana dialihkan—terutama di program dengan pengawasan lemah.
3. Risiko Kesehatan & Eskalasi Kasus
Lonjakan jumlah korban—13.168 anak—menunjukkan bahwa ancaman bukan sekadar insiden kecil, tapi sudah berada pada level krisis nasional.
4. Ketiadaan Pertanggungjawaban
Belum ada mekanisme jelas bagi keluarga korban untuk mendapatkan keadilan atau ganti rugi. Audit dan laporan publik masih sangat terbatas.
---
✊ Tuntutan Kami
Berdasarkan fakta terbaru, kami mendesak pemerintah dan lembaga terkait untuk:
1. Segera menghentikan seluruh program MBG di seluruh Indonesia agar tidak ada korban tambahan.
2. Mengalihkan seluruh anggaran MBG menjadi bantuan tunai langsung kepada orang tua siswa, sehingga mereka bisa memilih makanan bergizi dan aman sesuai kebutuhan anak-anak mereka.
3. Menerapkan sistem audit & pengawasan transparan dan independen: setiap dapur MBG (SPPG) wajib diaudit oleh lembaga independen, dan laporan terbuka ke publik.
4. Menetapkan sanksi hukum dan administratif terhadap pihak yang terbukti memangkas dana, menyalahgunakan anggaran, atau lalai dalam penyediaan makanan aman.
5. Menyelidiki praktik pemangkasan dana per porsi seperti di Makassar dan daerah lain yang menunjukkan indikasi pengurangan alokasi tak wajar.
---
👨👩👧👦 Kenapa Anda Harus Mendukung
Anak-anak kita bukan eksperimen kebijakan.
Setiap suara dan tanda tangan adalah langkah memperjuangkan hak mereka atas makanan yang aman, sehat, dan layak.
Mari kita tuntut transparansi, keadilan, dan perlindungan nyata bagi generasi penerus bangsa.
✍️ Tandatangani dan sebarkan petisi ini sekarang!
Hashtag: #StopMBG #SelamatkanAnakIndonesia #SaveOurChildren #LawanKorupsi