
TERIMAKASIH untuk dukungannya terhadap kami, pekerja CNN Indonesia yang di PHK sepihak oleh perusahaan akibat dari membangun Serikat Pekerja.
Kami, anggota Solidaritas Pekerja CNN Indonesia (SPCI), menyerukan agar aksi union busting yang dilakukan oleh CNN Indonesia dihentikan. Kami dipecat sepihak oleh perusahaan, sebuah contoh jelas dari Union Busting yang mengejutkan dan tidak adil. Terlebih, pemotongan gaji secara sepihak yang dilakukan sebelumnya terhadap pekerja CNN Indonesia pun menunjukkan pengabaian perusahaan terhadap hukum dan hak pekerja.
Padahal serikat pekerja berfungsi untuk melindungi hak dan kesejahteraan pekerja. Bagi perusahaan seperti CNN Indonesia, melanggar hak-hak ini adalah sebuah kejahatan. Faktanya, menurut data dari Dewan Pekerja Internasional, kasus union busting telah meningkat sebanyak 13% dalam dekade terakhir di Indonesia (Dewan Pekerja Internasional).
Kini, tersisa 8 dari 14 dari kami yang menempuh perselisihan tripartit. Sebagian yang lain telah menerima tawaran perusahaan. Anggota SPCI itu tidak diperbolehkan bekerja dan masuk kantor. Bahkan salah satu anggota SPCI yang hendak masuk kantor malah diusir pada saat akan masuk lobby gedung kantor karena dianggap sudah tidak bekerja di CNN Indonesia lagi. Dengan klaim perusahaan melalui PHK sepihak, para pekerja yang masih berselisih itu terancam tidak mendapatkan hak upah untuk kebutuhan sehari-hari.
Kemudian pada pertemuan tripartit 11 September lalu, perusahaan menolak membahas substansi perselisihan dan malah mempersoalkan tripartit yang dilakukan di Disnaker Provinsi DKI Jakarta. Perusahaan ingin tripartit dilakukan di Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Pemkot Jakarta Selatan dengan dalih prosedural lokasi perusahaan berada di Jakarta Selatan.
Kami meminta kepada pemerintah dan organisasi pekerja untuk mengambil tindakan terhadap praktik union busting ini. Negara harus melindungi hak pekerja untuk berserikat. Kami menyerukan pemerintah untuk menjamin hak pekerja.
Tandatangani petisi ini untuk mendukung kami dalam memerangi Union Busting dan membela hak pekerja di Indonesia.