

Selamatkan koridor orangutan dari alih fungsi lahan sawit ilegal
Masalahnya
Sebagai pendukung aktif gerakan restorasi ekosistem hutan Kalimantan, saya merasakan urgensi untuk menyelamatkan koridor orangutan yang kian terancam oleh alih fungsi lahan menjadi perkebunan sawit ilegal. Usaha kami dalam gerakan ini berfokus pada menanam "Pohon Pakan Orangutan," seperti pohon ara/ficus, meranti, dan durian hutan. Kami menyebut usaha ini sebagai "Sahabat Rambai dan Pohon Hutan Lindung" yang bertujuan menjaga kelangsungan ekosistem yang berharga.
Konversi hutan hujan tropis Kalimantan menjadi perkebunan kelapa sawit ilegal telah mengancam habitat alami orangutan, mengganggu rantai makanan mereka, dan bahkan meningkatkan risiko kepunahan satwa langka ini. Fakta menunjukkan bahwa Kalimantan diperkirakan kehilangan lima kali luas Jakarta setiap tahunnya akibat alih fungsi lahan. Ini adalah tragedi tidak hanya bagi orangutan, tetapi juga untuk keanekaragaman hayati yang lebih luas.
Orangutan, kera besar yang hanya ditemukan di Indonesia dan Malaysia, memiliki peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati hutan hujan tropis. Perubahan habitat ini meningkatkan konflik antara manusia dan orangutan dan menyebabkan penurunan populasi yang signifikan. Bahkan, International Union for Conservation of Nature (IUCN) telah menyatakan bahwa orangutan Borneo berstatus terancam punah.
Kami memohon dukungan Anda untuk menghentikan praktik alih fungsi lahan sawit secara ilegal dan mendesak pemerintah serta otoritas terkait untuk menegakkan undang-undang lingkungan secara lebih ketat. Dengan dukungan Anda, kami dapat mendorong penerapan sanksi bagi pelaku perusakan hutan dan mendorong program rehabilitasi dan penanaman kembali yang berkelanjutan.
Tolong tandatangani petisi ini untuk mendesak perlindungan lebih terhadap koridor orangutan dan untuk mempromosikan konservasi hutan di Kalimantan, demi mempertahankan kekayaan hayati dan menjaga keseimbangan ekosistem bagi generasi yang akan datang.

47
Masalahnya
Sebagai pendukung aktif gerakan restorasi ekosistem hutan Kalimantan, saya merasakan urgensi untuk menyelamatkan koridor orangutan yang kian terancam oleh alih fungsi lahan menjadi perkebunan sawit ilegal. Usaha kami dalam gerakan ini berfokus pada menanam "Pohon Pakan Orangutan," seperti pohon ara/ficus, meranti, dan durian hutan. Kami menyebut usaha ini sebagai "Sahabat Rambai dan Pohon Hutan Lindung" yang bertujuan menjaga kelangsungan ekosistem yang berharga.
Konversi hutan hujan tropis Kalimantan menjadi perkebunan kelapa sawit ilegal telah mengancam habitat alami orangutan, mengganggu rantai makanan mereka, dan bahkan meningkatkan risiko kepunahan satwa langka ini. Fakta menunjukkan bahwa Kalimantan diperkirakan kehilangan lima kali luas Jakarta setiap tahunnya akibat alih fungsi lahan. Ini adalah tragedi tidak hanya bagi orangutan, tetapi juga untuk keanekaragaman hayati yang lebih luas.
Orangutan, kera besar yang hanya ditemukan di Indonesia dan Malaysia, memiliki peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati hutan hujan tropis. Perubahan habitat ini meningkatkan konflik antara manusia dan orangutan dan menyebabkan penurunan populasi yang signifikan. Bahkan, International Union for Conservation of Nature (IUCN) telah menyatakan bahwa orangutan Borneo berstatus terancam punah.
Kami memohon dukungan Anda untuk menghentikan praktik alih fungsi lahan sawit secara ilegal dan mendesak pemerintah serta otoritas terkait untuk menegakkan undang-undang lingkungan secara lebih ketat. Dengan dukungan Anda, kami dapat mendorong penerapan sanksi bagi pelaku perusakan hutan dan mendorong program rehabilitasi dan penanaman kembali yang berkelanjutan.
Tolong tandatangani petisi ini untuk mendesak perlindungan lebih terhadap koridor orangutan dan untuk mempromosikan konservasi hutan di Kalimantan, demi mempertahankan kekayaan hayati dan menjaga keseimbangan ekosistem bagi generasi yang akan datang.

Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 9 Juli 2026