

Laut Masa Depan Bangsa - Menjaga 120 Juta
The Issue
Tahun 2019 adalah penting bagi Indonesia. Indonesia akan menentukan pemimpin periode 2019-2025, baik Persiden, anggota DPR pusat dan daerah serta anggota DPD. Kami ingin memastikan bahwa Indonesia tetap harus "menghadap laut”, menjaga dan mengelola laut Indonesia secara berkelanjutan, lestari dan berdaulat. Kami ingin memastikan bahwa beberapa point utama dibawah ini harus menjadi perhatian utama dalam membangun Indonesia kedepan. Menjadikan laut masa depan bangsa.
Laut Indonesia butuh kita, Siapapun pemimpin Indonesia harus bisa memastikan :
- Memastikan pengelolaan laut yang berkelanjutan dengan memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan, termasuk pengurangan penggunaan plastik dan pelarangan plastik sekali pakai.
- Menjamin hak nelayan kecil untuk mencari ikan secara berkelanjutan
- Menghentikan segala bentuk kegiatan Ilegal di laut, termasuk penangkapan ikan illegal dan perilaku merusak ekosistem laut Indonesia.
- Memperhatikan kerentanan pulau-pulau kecil Indonesia dari dampak perubahan iklim.
- Memastikan kementrian yang mengurus laut Indonesia dipimpin oleh individu yang profesional yang tidak berafialisi dengan partai politik.
Sebanyak 70% luas Indonesia adalah laut dengan lebih dari 17.000 pulau dengan potensi ekonomi mencapai US$ 1,2 triliun per tahun yang dapat menyerap tenaga kerja hingga 40 juta orang. Jika 40 juta orang pekerja tersebut membiayai paling sedikit 2 orang lainnya dari pekerjaan tersebut maka diperkirakan lebih dari 120 juta orang Indonesia akan bergantung pada laut. Panjang garis pantai Indonesia, 99.093 km, membuat garis pantai kita terpanjang nomor dua di dunia. Luas terumbu karang Indonesia mencapai 25.000 km2 (COREMAP-CTI LIPI, 2016) atau sekitar 10 persen dari total terumbu karang dunia. Indonesia mempunyai luas mangrove sebesar 3.489.140,68 Ha (tahun 2015). Setara dengan 23% ekosistem mangrove dunia. Namun lebih dari setengah luas manggrove Indonesia telah rusak. Sekitar 37 persen spesies ikan di seluruh dunia hidup di perairan Indonesia. Potensi sumber daya perikanan tangkap hingga 6,5 juta ton per tahun. Laut Indonesia terpapar sampah plastik, studi terbaru mengatakan hampir 90% garam meja didunia terkontaminasi mikroplastik dan Indonesia adalah negara terbesar kedua didunia sebagai penyumbang sampah plastik. Perbaikan pengelolaan laut kita adalah hal krusial yang perlu ditangani lebih serius.
Kami yang memulai : Akhadi Wira Satriaji (Kaka Slank), Ony Serojawati, Aprika Rani Hernanda, Bustar Maitar, Mohammad Ridwan Hafiedz (Ridho Slank), Prita Laura, Tiza Mafira

The Issue
Tahun 2019 adalah penting bagi Indonesia. Indonesia akan menentukan pemimpin periode 2019-2025, baik Persiden, anggota DPR pusat dan daerah serta anggota DPD. Kami ingin memastikan bahwa Indonesia tetap harus "menghadap laut”, menjaga dan mengelola laut Indonesia secara berkelanjutan, lestari dan berdaulat. Kami ingin memastikan bahwa beberapa point utama dibawah ini harus menjadi perhatian utama dalam membangun Indonesia kedepan. Menjadikan laut masa depan bangsa.
Laut Indonesia butuh kita, Siapapun pemimpin Indonesia harus bisa memastikan :
- Memastikan pengelolaan laut yang berkelanjutan dengan memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan, termasuk pengurangan penggunaan plastik dan pelarangan plastik sekali pakai.
- Menjamin hak nelayan kecil untuk mencari ikan secara berkelanjutan
- Menghentikan segala bentuk kegiatan Ilegal di laut, termasuk penangkapan ikan illegal dan perilaku merusak ekosistem laut Indonesia.
- Memperhatikan kerentanan pulau-pulau kecil Indonesia dari dampak perubahan iklim.
- Memastikan kementrian yang mengurus laut Indonesia dipimpin oleh individu yang profesional yang tidak berafialisi dengan partai politik.
Sebanyak 70% luas Indonesia adalah laut dengan lebih dari 17.000 pulau dengan potensi ekonomi mencapai US$ 1,2 triliun per tahun yang dapat menyerap tenaga kerja hingga 40 juta orang. Jika 40 juta orang pekerja tersebut membiayai paling sedikit 2 orang lainnya dari pekerjaan tersebut maka diperkirakan lebih dari 120 juta orang Indonesia akan bergantung pada laut. Panjang garis pantai Indonesia, 99.093 km, membuat garis pantai kita terpanjang nomor dua di dunia. Luas terumbu karang Indonesia mencapai 25.000 km2 (COREMAP-CTI LIPI, 2016) atau sekitar 10 persen dari total terumbu karang dunia. Indonesia mempunyai luas mangrove sebesar 3.489.140,68 Ha (tahun 2015). Setara dengan 23% ekosistem mangrove dunia. Namun lebih dari setengah luas manggrove Indonesia telah rusak. Sekitar 37 persen spesies ikan di seluruh dunia hidup di perairan Indonesia. Potensi sumber daya perikanan tangkap hingga 6,5 juta ton per tahun. Laut Indonesia terpapar sampah plastik, studi terbaru mengatakan hampir 90% garam meja didunia terkontaminasi mikroplastik dan Indonesia adalah negara terbesar kedua didunia sebagai penyumbang sampah plastik. Perbaikan pengelolaan laut kita adalah hal krusial yang perlu ditangani lebih serius.
Kami yang memulai : Akhadi Wira Satriaji (Kaka Slank), Ony Serojawati, Aprika Rani Hernanda, Bustar Maitar, Mohammad Ridwan Hafiedz (Ridho Slank), Prita Laura, Tiza Mafira

The Decision Makers
Petition Updates
Share this petition
Petition created on October 22, 2018