PECAT Raffi Ahmad ! dari Utusan Khusus Presiden! Presiden Prabowo ! Tunjuk Pengganti!


PECAT Raffi Ahmad ! dari Utusan Khusus Presiden! Presiden Prabowo ! Tunjuk Pengganti!
Masalahnya
Presiden Prabowo Harus Mencopot Raffi Ahmad dari Jabatan Utusan Khusus Presiden
Jakarta – Publik dikejutkan dengan beredarnya kabar bahwa Raffi Ahmad, yang saat ini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, telah menjalin kedekatan dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Hal ini menimbulkan kegaduhan dan polemik besar di tengah masyarakat, mengingat sosok Habib Rizieq selama ini dikenal memiliki pandangan yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sebagai seorang pejabat yang dipercaya langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, Raffi Ahmad seharusnya menjunjung tinggi semangat kebangsaan, keberagaman, serta nilai-nilai konstitusional yang menjadi fondasi Indonesia. Namun, keterlibatannya dengan sosok yang memiliki rekam jejak konfrontatif terhadap pemerintah jelas menunjukkan inkonsistensi dalam loyalitas dan komitmennya terhadap kepentingan negara.
Lebih dari sekadar selebritas, posisi Utusan Khusus Presiden memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter dan wawasan kebangsaan generasi muda serta pekerja seni. Jika seorang pejabat yang diberikan mandat justru berafiliasi dengan kelompok yang memiliki rekam jejak anti-Pancasila, maka hal tersebut tidak bisa dibiarkan. Negara membutuhkan figur yang benar-benar mencintai Indonesia, menghormati konstitusi, dan menjunjung tinggi keberagaman serta persatuan bangsa.
Atas dasar itu, demi menjaga kredibilitas pemerintahan, Presiden Prabowo harus segera mengambil tindakan tegas dengan mencopot Raffi Ahmad dari jabatannya. Ketegasan ini bukan sekadar langkah administratif, tetapi bukti bahwa pemerintahan saat ini tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip kebangsaan dan tidak memberi ruang bagi individu yang berafiliasi dengan kelompok yang merongrong persatuan dan kesatuan NKRI.
Langkah ini juga menjadi peringatan bagi pejabat lainnya bahwa kesetiaan terhadap negara adalah harga mati. Indonesia membutuhkan pemimpin dan pejabat yang berintegritas, berpihak pada rakyat, dan tidak terlibat dengan kelompok-kelompok yang berseberangan dengan ideologi negara.
Presiden Prabowo, inilah saatnya menunjukkan ketegasan dan kepemimpinan!
70
Masalahnya
Presiden Prabowo Harus Mencopot Raffi Ahmad dari Jabatan Utusan Khusus Presiden
Jakarta – Publik dikejutkan dengan beredarnya kabar bahwa Raffi Ahmad, yang saat ini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, telah menjalin kedekatan dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Hal ini menimbulkan kegaduhan dan polemik besar di tengah masyarakat, mengingat sosok Habib Rizieq selama ini dikenal memiliki pandangan yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sebagai seorang pejabat yang dipercaya langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, Raffi Ahmad seharusnya menjunjung tinggi semangat kebangsaan, keberagaman, serta nilai-nilai konstitusional yang menjadi fondasi Indonesia. Namun, keterlibatannya dengan sosok yang memiliki rekam jejak konfrontatif terhadap pemerintah jelas menunjukkan inkonsistensi dalam loyalitas dan komitmennya terhadap kepentingan negara.
Lebih dari sekadar selebritas, posisi Utusan Khusus Presiden memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter dan wawasan kebangsaan generasi muda serta pekerja seni. Jika seorang pejabat yang diberikan mandat justru berafiliasi dengan kelompok yang memiliki rekam jejak anti-Pancasila, maka hal tersebut tidak bisa dibiarkan. Negara membutuhkan figur yang benar-benar mencintai Indonesia, menghormati konstitusi, dan menjunjung tinggi keberagaman serta persatuan bangsa.
Atas dasar itu, demi menjaga kredibilitas pemerintahan, Presiden Prabowo harus segera mengambil tindakan tegas dengan mencopot Raffi Ahmad dari jabatannya. Ketegasan ini bukan sekadar langkah administratif, tetapi bukti bahwa pemerintahan saat ini tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip kebangsaan dan tidak memberi ruang bagi individu yang berafiliasi dengan kelompok yang merongrong persatuan dan kesatuan NKRI.
Langkah ini juga menjadi peringatan bagi pejabat lainnya bahwa kesetiaan terhadap negara adalah harga mati. Indonesia membutuhkan pemimpin dan pejabat yang berintegritas, berpihak pada rakyat, dan tidak terlibat dengan kelompok-kelompok yang berseberangan dengan ideologi negara.
Presiden Prabowo, inilah saatnya menunjukkan ketegasan dan kepemimpinan!
70
Pengambil Keputusan
Perkembangan terakhir petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 4 Februari 2025