Actualización de la peticiónPak Jokowi, Bentuk Tim Independen untuk Ungkap Kasus Novel!Besok, ia pulang
Amnesty International (indiv) IndonesiaIndonesia
21 feb 2018
Setelah 10 bulan di Singapura untuk mengobati matanya yang nyaris buta akibat serangan air keras, Novel Baswedan akan kembali ke tanah air. Novel kembali bukan karena sembuh. Tapi ia tak sabar menghadapi kasusnya yang mandek. Bukan kasusnya tuntas, malah ia diancam dipidanakan atas tuduhan pencemaran nama baik oleh oknum di internal Kepolisian dengan UU ITE. Tuduhan di atas masih mengancam Novel ketika ia kembali ke Indonesia. Padahal sampai sekarang, penyerang Novel BELUM JUGA TERUNGKAP! Kemarin Presiden Jokowi bilang: “Kalau Polri sudah begini (angkat tangan), baru kami akan (lakukan) step lain.” Pesan ini harus didukung dan ditindaklanjuti. Kamis ini Novel kembali dengan sebelah matanya yang rusak. Jangan sampai negara #SebelahMata juga dalam mengungkap perkaranya. Besok, ayo kita menyambutnya bareng-bareng! Dengan senyuman, nyanyian dan dukungan di depan Gedung KPK jam 11 siang. Gunakan kaos putihmu ya. Besok kita tuntut Negara untuk menjamin keadilan bagi para pembela Hak Asasi Manusia termasuk pejuang anti-korupsi agar dapat menjalankan tugas mereka tanpa dibayangi ketakutan. Sebelum Novel kembali, yuk sebar petisi ini dan cuitkan di Facebook atau Twittermu, “Presiden @Jokowi segera bentuk tim gabungan pencari fakta independen untuk ungkap kasus Novel. #NovelKembali” Jangan lupa, Kamis 22 Februari, Novel ingin bertemu kalian semua di depan Gedung KPK jam 11 siang!
Copiar enlace
WhatsApp
Facebook
X
Email