Petition updateKelompok Rentan Kurang diperhatikan: Ubah Mekanisme dan Perbarui Data Penerima COVID-19Sudah Pasti: Bansos COVID-19 Jabodetabek Diubah Menjadi Bantuan Langsung Tunai
International NGO Forum on Indonesian Development (INFID)Jakarta Selatan, Indonesia
Jan 12, 2021

Teman-teman , 

Pada acara Peluncuran Bantuan Tunai Se-Indonesia 2021 pada 4 Januari di Istana Negara, Menteri Sosial Tri Rismaharini menyampaikan bahwa tiga program bantuan sosial yakni Kartu Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Sosial Tunai (BST) mulai disalurkan secara tunai serta transfer ke rekening penerima program bansos.

Kabar baiknya, pemerintah juga memutuskan mengubah program bantuan sosial Sembako di Jabodetabek menjadi bantuan langsung tunai (BLT), yaitu sebesar Rp 300.000 per kepala keluarga terhitung sejak Januari hingga April 2021. Sebelumnya DKI Jakarta tidak masuk dalam skema BST dari Kementerian Sosial. BST hanya diberikan kepada warga di 483 kota, 514 Kabupaten, 7.094 Kecamatan, dan 83.447 desa di 33 provinsi di Indonesia.

Berita ini memberikan angin segar proses penyaluran bantuan sosial COVID-19 yang banyak dikeluhkan tidak sesuai dengan kebutuhan warga. Hal ini sesuai dengan Survei Warga Nasional Layanan COVID-19 yang dilakukan INFID, yang menyatakan bahwa 89% responden warga menghendaki bansos tunai daripada barang. 

Walaupun begitu, masih ada permasalahan akurasi data penerima bansos yang masih harus diperbaiki; meliputi kualitas data penerima bantuan, transparansi serta pemutakhiran data.

Mekanisme data warga yang dihasilkan melalui musyawarah Desa/Kelurahan, atau pendataan oleh RT RW setempat dengan didampingi petugas Desa/Kelurahan, bisa digunakan untuk memperbaiki data penerima agar lebih tepat sasaran. Selain itu data dari kelompok non pemerintah yang sudah terbukti, juga bisa diterima oleh pemerintah melalui mekanisme forum rapat bersama antara pemerintah dengan multipihak secara reguler.

Untuk itu, dukung dan sebar terus petisi ini ya teman-teman, agar Tri Rismaharini selaku Menteri Sosial, dan Erick Thohir selaku Ketua Tim Penanganan COVID-19 & Pemulihan Ekonomi Nasional, mau untuk meningkatkan kerjasama multipihak untuk memperbaiki mekanisme data penerima bansos dan mekanisme penyaluran dana bansos. Ayo dukung petisi ini agar kelompok rentan dan terdampak tidak berjuang sendirian menghadapi COVID-19.

Salam

 

Copy link
WhatsApp
Facebook
Nextdoor
Email
X