Meniadakan Tes Kemampuan Akademik Tahun Ini


Meniadakan Tes Kemampuan Akademik Tahun Ini
Masalahnya
Sebagai siswa kelas XII, saya merasakan langsung betapa beratnya menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ini. Dalam waktu singkat, kami dipaksa mempelajari kembali materi lima semester dari berbagai mata pelajaran, sementara harus tetap menjalani Ujian Tengah Semester (UTS), Ujian Akhir Semester (UAS), dan ujian praktik. Guru pun kewalahan merangkum materi-materi yang harus dikuasai. Banyak teman saya merasa putus asa karena tidak semua mampu ikut bimbingan belajar. Keadaan ini hanya menciptakan ketidakadilan dalam proses pendidikan yang seharusnya bisa lebih baik.
Tes Kemampuan Akademik yang mendadak diadakan pada tahun ini membuat siswa mengalami kebingungan dan stress berlebih. Pelajaran yang seharusnya bisa dipelajari dengan baik menjadi terburu-buru hanya demi mendapatkan nilai bagus pada tes ini. Banyak dari kami yang membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami materi dengan benar, dan persiapan yang mendadak ini sungguh tidak memberikan kesempatan tersebut.
Melihat situasi ini, saya memohon kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia untuk meniadakan pelaksanaan TKA pada tahun ajaran ini. Mengingat pentingnya persiapan yang menyeluruh dan adil bagi semua siswa, guru, dan orang tua, saya harap penerapan TKA dapat ditunda hingga tahun mendatang. Hal ini tidak hanya akan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi semua pihak untuk mempersiapkan diri, tetapi juga akan memastikan adanya kesetaraan dan keadilan dalam pendidikan.
Saya percaya bahwa momen ini bisa menjadi titik awal bagi reformasi pendidikan yang lebih baik di Indonesia. Mari kita dukung iklim belajar yang tidak hanya efektif, tetapi juga adil dan merata bagi semua. Tanda tangani petisi ini untuk mendorong kebijakan pendidikan yang lebih baik dan lebih adil di masa depan.
8
Masalahnya
Sebagai siswa kelas XII, saya merasakan langsung betapa beratnya menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ini. Dalam waktu singkat, kami dipaksa mempelajari kembali materi lima semester dari berbagai mata pelajaran, sementara harus tetap menjalani Ujian Tengah Semester (UTS), Ujian Akhir Semester (UAS), dan ujian praktik. Guru pun kewalahan merangkum materi-materi yang harus dikuasai. Banyak teman saya merasa putus asa karena tidak semua mampu ikut bimbingan belajar. Keadaan ini hanya menciptakan ketidakadilan dalam proses pendidikan yang seharusnya bisa lebih baik.
Tes Kemampuan Akademik yang mendadak diadakan pada tahun ini membuat siswa mengalami kebingungan dan stress berlebih. Pelajaran yang seharusnya bisa dipelajari dengan baik menjadi terburu-buru hanya demi mendapatkan nilai bagus pada tes ini. Banyak dari kami yang membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami materi dengan benar, dan persiapan yang mendadak ini sungguh tidak memberikan kesempatan tersebut.
Melihat situasi ini, saya memohon kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia untuk meniadakan pelaksanaan TKA pada tahun ajaran ini. Mengingat pentingnya persiapan yang menyeluruh dan adil bagi semua siswa, guru, dan orang tua, saya harap penerapan TKA dapat ditunda hingga tahun mendatang. Hal ini tidak hanya akan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi semua pihak untuk mempersiapkan diri, tetapi juga akan memastikan adanya kesetaraan dan keadilan dalam pendidikan.
Saya percaya bahwa momen ini bisa menjadi titik awal bagi reformasi pendidikan yang lebih baik di Indonesia. Mari kita dukung iklim belajar yang tidak hanya efektif, tetapi juga adil dan merata bagi semua. Tanda tangani petisi ini untuk mendorong kebijakan pendidikan yang lebih baik dan lebih adil di masa depan.
8
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 13 September 2025