Ir para o conteúdo principal
Minhas petições
Fazer doação
Pesquisar
Fazer abaixo-assinado
Fazer abaixo-assinado
Fazer login
Atualização do abaixo-assinado
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan : Segera Bertindak Selamatkan Satwa Kebun Binatang Surabaya
A Year Later, Surabaya Zoo Has Claimed One More Victim!
Dian Paramita
Jakarta, Indonésia
10 de ago. de 2014 —
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10152570634551826&set=a.10152193487976826.1073741828.765061825&type=1&theater Setahun lalu petisi ini dibuat karena dunia dikejutkan dengan kondisi Melani, seekor harimau milik KBS yang kurus memprihatinkan. Karena banyaknya dukungan untuk petisi ini, Mentri Kehutanan Zulkifli Hasan bersedia kami temui dan mintai kerja samanya untuk peduli pada nasib hewan di kebun binatang tersebut. Kami pun sempat bertemu dengan Tony Sumampau (selaku pengelola KBS saat itu) yang berusaha menunjukkan kondisi KBS yang semakin membaik. Setelah pertemuan itu, kami menaruh harapan besar akan adanya perbaikan yang signifikan kepada para hewan di KBS. A year ago, we conceived this petition after a shocking picture of an undernourished tiger in KBS (Surabaya Zoo) named Melani. The overwhelming support from the petition signers enable us to hold a meeting with the Minister of Forestry, Zulkifli Hasan, and asked him to pay more attention to this matter. After we met him, we put our big hope on him to make KBS become more better. Namun sekarang, setelah setahun, harapan itu tidak terwujud. Seekor komodo di KBS ditemukan mati pada Kamis 7 Agustus 2014 lalu. Setelah diperiksa, kematian komodo jantan tersebut diduga disebabkan oleh gangguan saluran pencernaan (Baca: http://www.tempo.co/read/news/2014/08/07/058597945/Gangguan-Pencernaan-Komodo-KBS-Mati). However, a year later, our pleas did not materialize. A komodo in KBS was found dead on Thursday, June 7th, 2014. Investigations found that the male komodo was dead due to gastrointestinal disorders. (Source: http://www.tempo.co/read/news/2014/08/07/058597945/Gangguan-Pencernaan-Komodo-KBS-Mati). Ya, lagi-lagi hewan di KBS mati karena gangguan pencernaan. Setelah sebelumnya menelan korban Harimau Sumatera yang kurus kering dan jerapah yang mati karena perutnya penuh plastik, sekarang seekor komodo mati karena saluran pencernaannya terganggu. Once again, the animals in KBS are dead due to gastrointestinal disorders. This is another incident after a series of mismanagement by the KBS. Previously, a sumatran tiger died due to malnutrition and a giraffe died with it's stomach filled with plastic garbage. And now, a komodo dragon died because of gastrointestinal problem. Apa lagi yang menjadi masalah dalam pengelolaan KBS? Kenapa masih ada satwa KBS yang sengsara? Setahun yang lalu dalam petisi ini, 2 pertanyaan tersebut kami ajukan. Lalu apakah pertanyaan tersebut harus selalu diulang? Saya harap tidak. Setelah Zulkifli Hasan maupun Tony Sumampau tidak dapat kami harapkan, saya berharap presiden Indonesia berikutnya dapat mengubah nasib hewan di seluruh kebun binatang Indonesia dengan menunjuk pengelola yang tepat dan lebih bertanggung jawab. Whats wrong with KBS management? Why many animals are suffering in the zoo? We have asked the same question one year ago in our petition. Do we have repeat the same question over and over again? I do not hope so. We have concluded that it's difficult rely on Zulkifli Hasan nor Tony Sumampau, but we can push the incoming President of Indonesia to improve the wellbeing of the animals in all the zoos in Indonesia by selecting the right and reliable people. Maka selain mendesak Zulkifli Hasan selaku Menhut untuk segera memeriksa dan menindak kembali pengelolaan KBS saat ini, kami juga mendesak kepada Jokowi selaku presiden berikutnya untuk memilih Mentri Kehutanan dan pengelola kebun binatang yang lebih peduli pada alam dan hewan Indonesia. Kami juga memohon kepada Jokowi untuk menaruh perhatian khusus pada masalah ini agar hewan-hewan kita tak ada yang kembali sengsara tak berdaya. Therefore, aside for pushing the Minister of Forestry, Zulkifli Hasan to investigate and hold the current KBS management responsible for this incident, we are urging the incoming president Joko Widodo to select the right individual as the Minister of Forestry. We urge Mr. Widodo to select a minister who care about the ecology and animals in Indonesia. We also urge Mr. Widodo to pay more attention on this matter so that our animals are not neglected and left to suffer.
Copiar link
WhatsApp
Facebook
Nextdoor
E-mail
X
Próximo
Surabaya Zoo Officially Under Management of City Administration!