MENGHAPUS ATAU MERUBAH BEELINGUA DARI KURIKULUM BINUS MENJADI LEBIH BAIK


MENGHAPUS ATAU MERUBAH BEELINGUA DARI KURIKULUM BINUS MENJADI LEBIH BAIK
Masalahnya
menghapus/merubah beelingua dari kurikulum binus,inilah alasan mengapa beelingua tidak berguna/efisien untuk pembelajaran mahasiswa binus.mengapa?
- -Konten Video yang Tidak Efektif: Terdapat kekurangan dalam konten video pembelajaran Beelingua. Video-video yang pendek dan kurang jelas membuatnya sulit untuk memahami materi dengan baik.
- Kurangnya Fokus pada Pembelajaran Percakapan Verbal: Beelingua kurang memberikan perhatian yang memadai pada pembelajaran kemampuan berbicara dalam bahasa. Pembelajaran bahasa yang efektif tidak hanya melibatkan pemahaman tertulis, tetapi juga kemampuan untuk berkomunikasi secara lisan,sehingga Beelingua perlu meningkatkan fokus pada pembelajaran percakapan verbal. Latihan berbicara, dialog interaktif, dan umpan balik langsung perlu disertakan agar mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan berbicara dalam bahasa target dengan lebih efektif dan tepat.
- -Masalah Koneksi dan Kerusakan Website: Seringkali terjadi masalah koneksi dan error pada platform Beelingua. Ini menghambat kemampuan siswa untuk mengakses materi dengan lancar.
- -Beban Kerja yang Tidak Diperlukan: Beelingua memberikan beban kerja yang dianggap tidak perlu oleh mahasiswa,bagi mereka yang masih baru terlihat seperti beban tambahan kuliah sehingga membuat pembelajaran menjadi lebih sulit daripada yang seharusnya.
- -Efisiensi dalam Menjawab Soal: Sistem cara menjawab soal dianggap tidak efisien, dan penilaian terhadap jawaban dianggap tidak adil, terutama bagi mereka yang kesulitan tanpa adanya bantuan.
- -Kurangnya Bimbingan untuk Pemula: Untuk pemula dalam mempelajari bahasa baru, kurangnya arahan yang jelas dapat menyebabkan kebingungan bagi pengguna nya.
- -Kurikulum yang Kurang Relevan: Terdapat ketidakrelevanan dalam kurikulum, seperti pembelajaran sejarah dalam kursus bahasa chinese, yang tidak hanya membingungkan tetapi juga kurangberhubungan dengan pembelajaran utama, yaitu bahasa itu sendiri.
- -Kualitas Pembelajaran Bahasa English:Dimana para mahasiswa merasa bila pembelajaran english itu kurang memadai disebabkan oleh dimana para mahasiswa disuruh untuk menggunakan moral judgement mereka dimana untuk orang orang itu adalah sesuatu yang unik dan berbeda,oleh sebab itu ini adalah suatu soal dimana seharusnya tidak ada kebenaran atau kesalahan yang diperlukan.
- -Kualitas Pembelajaran Bahasa Jepang A1.1 yang Kurang Baik: Mahasiswa mengeluhkan bahwa pembelajaran bahasa Jepang A1.1 kurang membantu, tidak ada materi yang memadai, seperti hiragana, dan proses pembelajaran terasa lambat.
- -Fitur Subscription yang Tidak Mendukung Siswa: Fitur berlangganan dianggap tidak mendukung siswa dan lebih terfokus pada aspek finansial, terlebih lagi jika ada masalah teknis dengan platform.
- -Kualitas Dibandingkan dengan Duolingo: Ada kesan bahwa Beelingua tidak sebanding dengan Duolingo dalam hal kualitas pembelajaran bahasa. Beelingua mungkin memiliki beberapa kelemahan yang membuatnya tampak seperti versi yang lebih rendah daripada Duolingo. Ini termasuk kurangnya variasi dalam metode pembelajaran, serta kurangnya dukungan komprehensif untuk banyak bahasa.
- -Kurangnya Konsistensi pembelajaran: Beelingua terkadang tampak tidak konsisten dalam pendekatan pembelajarannya. Hal ini dapat membuat mahasiswa merasa bingung atau sulit untuk mengikuti kurikulum dengan baik. Konsistensi dalam pembelajaran sangat penting untuk membantu mahasiswa memahami dan mengingat materi dengan lebih baik.
- -Pembelajaran Yang Dilakukan Itu Monoton: Beelingua sering kali dianggap sebagai platform pembelajaran yang monoton. Ini dapat mengakibatkan penurunan motivasi dan minat dalam belajar bahasa untuk mahasiswa. Platform pembelajaran bahasa yang sukses harus dapat menghadirkan materi dengan cara yang menarik dan menantang.
- -Turunnya Ekspektasi Mahasiswa Terhadap BINUS: Seiring dengan kritik terhadap Beelingua, ada juga dampak negatif pada ekspektasi mahasiswa terhadap BINUS sebagai universitas yang dikenal dalam bidang IT dan studi terkait komputer. Dengan kualitas pembelajaran Beelingua yang kurang memadai, mahasiswa mungkin mulai meragukan kemampuan BINUS dalam menyediakan pendidikan berkualitas,yakni adalah bahasa. terutama dalam mata pelajaran IT/BIT(Information Technology/Business Information Technology) yang seharusnya dapat menjadi contoh hasil karya binus.menjadi suatu karya dimana ini adalah hasil pekerjaan yang berantakan dan seharusnya tidak dipergunakan.
- -Kurangnya Interaksi antara Mahasiswa dan Edukator: Salah satu kelemahan yang signifikan yang mahasiswa temukan dalam Beelingua adalah kurangnya interaksi yang memadai antara mahasiswa dan edukator. Dalam pembelajaran bahasa, koneksi dengan seorang guru atau mentor yang kompeten dapat membantu siswa dalam memahami konsep yang sulit, memberikan umpan balik yang berguna, dan memotivasi mereka untuk terus belajar.
- -Kurangnya Dukungan Khusus untuk Pengguna yang Memerlukan Bantuan Tambahan: Meskipun Beelingua mungkin memiliki prinsip inklusi, kurangnya dukungan khusus bagi mahasiswa yang lambat memikir atau belajar(special needs) adalah masalah yang signifikan. mahasiswa dengan kebutuhan belajar yang berbeda perlu mendapatkan bantuan tambahan agar mereka dapat mengikuti pembelajaran dengan sukses.
- -Kurangnya Ruang untuk Opini Pengguna: Ada kesan bahwa Beelingua kurang memberikan ruang untuk mahasiswa untuk berpendapat atau berkontribusi dalam pembelajaran. Pembelajaran bahasa yang efektif seharusnya memungkinkan mahasiswa untuk berinteraksi dengan bahasa target dan memiliki opini mereka sendiri tentang materi yang dipelajari.
- -Lambat dalam Menanggapi Permintaan: Salah satu aspek yang perlu diperbaiki adalah responsivitas tim support BINUS. mahasiswa telah mengalami situasi di mana permintaan atau pertanyaan mahasiswa terkait dengan layanan mereka dijawab. akan tetapi tidak ditandatangani dengan cepat atau di perlamakan oleh pihak support beelingua tersebut. Ini bisa meningkatkan tingkat frustrasi dan memperlambat proses penyelesaian masalah mahasiswa yang berkebutuhan.
- Kurangnya Penyelesaian Masalah yang Cepat: Terkadang, dalam situasi di mana menghadapi masalah teknis atau administratif, mahasiswa merasa tim support BINUS cenderung mengulur waktu dalam menyelesaikan masalah tersebut. Lebih baik jika mereka dapat menangani masalah dengan cepat dan efisien agar pengguna BEELINGUA dapat melanjutkan aktivitas mereka tanpa hambatan berkepanjangan.
- Kurangnya Pengembangan Internal Beelingua dan Keterfokusan pada Perbaikan Bug: Kritik tambahan yang patut dipertimbangkan adalah kurangnya pengembangan internal yang berkelanjutan dalam Beelingua. Terlalu sering, pengguna melihat perbaikan yang hanya terkait dengan memperbaiki bug-bug yang ada tanpa upaya yang cukup untuk meningkatkan atau mengembangkan fitur-fitur baru yang dapat meningkatkan pengalaman belajar.
- -Pandangan Kapitalis terhadap Universitas: Beberapa mahasiswa merasa bahwa kebijakan Beelingua mencerminkan pandangan universitas sebagai entitas yang terlalu berorientasi pada keuntungan finansial daripada kebutuhan pendidikan mahasiswa.
saya tahu apabila dalam masalah ini dapat diselesaikan dengan sistem yang lebih baik dan orang orang yang lebih peduli tentang permasalahan tersebut,untuk kritik ini pasti adanya saran juga,akan tetapi saya ingin menggunakan kesempatan ini sebagai pembuka mata atau bibit dari penumbuhan nya masalah ini dan juga semoga di kritik ini dapat dicarikan solusinya
sekian adalah alasan mengapa beelingua harus di rubah atau jika bisa dihapuskan!.jika kalian ada saran atau memiliki keluh kesah mohon dapat di komenkan!
Masalahnya
menghapus/merubah beelingua dari kurikulum binus,inilah alasan mengapa beelingua tidak berguna/efisien untuk pembelajaran mahasiswa binus.mengapa?
- -Konten Video yang Tidak Efektif: Terdapat kekurangan dalam konten video pembelajaran Beelingua. Video-video yang pendek dan kurang jelas membuatnya sulit untuk memahami materi dengan baik.
- Kurangnya Fokus pada Pembelajaran Percakapan Verbal: Beelingua kurang memberikan perhatian yang memadai pada pembelajaran kemampuan berbicara dalam bahasa. Pembelajaran bahasa yang efektif tidak hanya melibatkan pemahaman tertulis, tetapi juga kemampuan untuk berkomunikasi secara lisan,sehingga Beelingua perlu meningkatkan fokus pada pembelajaran percakapan verbal. Latihan berbicara, dialog interaktif, dan umpan balik langsung perlu disertakan agar mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan berbicara dalam bahasa target dengan lebih efektif dan tepat.
- -Masalah Koneksi dan Kerusakan Website: Seringkali terjadi masalah koneksi dan error pada platform Beelingua. Ini menghambat kemampuan siswa untuk mengakses materi dengan lancar.
- -Beban Kerja yang Tidak Diperlukan: Beelingua memberikan beban kerja yang dianggap tidak perlu oleh mahasiswa,bagi mereka yang masih baru terlihat seperti beban tambahan kuliah sehingga membuat pembelajaran menjadi lebih sulit daripada yang seharusnya.
- -Efisiensi dalam Menjawab Soal: Sistem cara menjawab soal dianggap tidak efisien, dan penilaian terhadap jawaban dianggap tidak adil, terutama bagi mereka yang kesulitan tanpa adanya bantuan.
- -Kurangnya Bimbingan untuk Pemula: Untuk pemula dalam mempelajari bahasa baru, kurangnya arahan yang jelas dapat menyebabkan kebingungan bagi pengguna nya.
- -Kurikulum yang Kurang Relevan: Terdapat ketidakrelevanan dalam kurikulum, seperti pembelajaran sejarah dalam kursus bahasa chinese, yang tidak hanya membingungkan tetapi juga kurangberhubungan dengan pembelajaran utama, yaitu bahasa itu sendiri.
- -Kualitas Pembelajaran Bahasa English:Dimana para mahasiswa merasa bila pembelajaran english itu kurang memadai disebabkan oleh dimana para mahasiswa disuruh untuk menggunakan moral judgement mereka dimana untuk orang orang itu adalah sesuatu yang unik dan berbeda,oleh sebab itu ini adalah suatu soal dimana seharusnya tidak ada kebenaran atau kesalahan yang diperlukan.
- -Kualitas Pembelajaran Bahasa Jepang A1.1 yang Kurang Baik: Mahasiswa mengeluhkan bahwa pembelajaran bahasa Jepang A1.1 kurang membantu, tidak ada materi yang memadai, seperti hiragana, dan proses pembelajaran terasa lambat.
- -Fitur Subscription yang Tidak Mendukung Siswa: Fitur berlangganan dianggap tidak mendukung siswa dan lebih terfokus pada aspek finansial, terlebih lagi jika ada masalah teknis dengan platform.
- -Kualitas Dibandingkan dengan Duolingo: Ada kesan bahwa Beelingua tidak sebanding dengan Duolingo dalam hal kualitas pembelajaran bahasa. Beelingua mungkin memiliki beberapa kelemahan yang membuatnya tampak seperti versi yang lebih rendah daripada Duolingo. Ini termasuk kurangnya variasi dalam metode pembelajaran, serta kurangnya dukungan komprehensif untuk banyak bahasa.
- -Kurangnya Konsistensi pembelajaran: Beelingua terkadang tampak tidak konsisten dalam pendekatan pembelajarannya. Hal ini dapat membuat mahasiswa merasa bingung atau sulit untuk mengikuti kurikulum dengan baik. Konsistensi dalam pembelajaran sangat penting untuk membantu mahasiswa memahami dan mengingat materi dengan lebih baik.
- -Pembelajaran Yang Dilakukan Itu Monoton: Beelingua sering kali dianggap sebagai platform pembelajaran yang monoton. Ini dapat mengakibatkan penurunan motivasi dan minat dalam belajar bahasa untuk mahasiswa. Platform pembelajaran bahasa yang sukses harus dapat menghadirkan materi dengan cara yang menarik dan menantang.
- -Turunnya Ekspektasi Mahasiswa Terhadap BINUS: Seiring dengan kritik terhadap Beelingua, ada juga dampak negatif pada ekspektasi mahasiswa terhadap BINUS sebagai universitas yang dikenal dalam bidang IT dan studi terkait komputer. Dengan kualitas pembelajaran Beelingua yang kurang memadai, mahasiswa mungkin mulai meragukan kemampuan BINUS dalam menyediakan pendidikan berkualitas,yakni adalah bahasa. terutama dalam mata pelajaran IT/BIT(Information Technology/Business Information Technology) yang seharusnya dapat menjadi contoh hasil karya binus.menjadi suatu karya dimana ini adalah hasil pekerjaan yang berantakan dan seharusnya tidak dipergunakan.
- -Kurangnya Interaksi antara Mahasiswa dan Edukator: Salah satu kelemahan yang signifikan yang mahasiswa temukan dalam Beelingua adalah kurangnya interaksi yang memadai antara mahasiswa dan edukator. Dalam pembelajaran bahasa, koneksi dengan seorang guru atau mentor yang kompeten dapat membantu siswa dalam memahami konsep yang sulit, memberikan umpan balik yang berguna, dan memotivasi mereka untuk terus belajar.
- -Kurangnya Dukungan Khusus untuk Pengguna yang Memerlukan Bantuan Tambahan: Meskipun Beelingua mungkin memiliki prinsip inklusi, kurangnya dukungan khusus bagi mahasiswa yang lambat memikir atau belajar(special needs) adalah masalah yang signifikan. mahasiswa dengan kebutuhan belajar yang berbeda perlu mendapatkan bantuan tambahan agar mereka dapat mengikuti pembelajaran dengan sukses.
- -Kurangnya Ruang untuk Opini Pengguna: Ada kesan bahwa Beelingua kurang memberikan ruang untuk mahasiswa untuk berpendapat atau berkontribusi dalam pembelajaran. Pembelajaran bahasa yang efektif seharusnya memungkinkan mahasiswa untuk berinteraksi dengan bahasa target dan memiliki opini mereka sendiri tentang materi yang dipelajari.
- -Lambat dalam Menanggapi Permintaan: Salah satu aspek yang perlu diperbaiki adalah responsivitas tim support BINUS. mahasiswa telah mengalami situasi di mana permintaan atau pertanyaan mahasiswa terkait dengan layanan mereka dijawab. akan tetapi tidak ditandatangani dengan cepat atau di perlamakan oleh pihak support beelingua tersebut. Ini bisa meningkatkan tingkat frustrasi dan memperlambat proses penyelesaian masalah mahasiswa yang berkebutuhan.
- Kurangnya Penyelesaian Masalah yang Cepat: Terkadang, dalam situasi di mana menghadapi masalah teknis atau administratif, mahasiswa merasa tim support BINUS cenderung mengulur waktu dalam menyelesaikan masalah tersebut. Lebih baik jika mereka dapat menangani masalah dengan cepat dan efisien agar pengguna BEELINGUA dapat melanjutkan aktivitas mereka tanpa hambatan berkepanjangan.
- Kurangnya Pengembangan Internal Beelingua dan Keterfokusan pada Perbaikan Bug: Kritik tambahan yang patut dipertimbangkan adalah kurangnya pengembangan internal yang berkelanjutan dalam Beelingua. Terlalu sering, pengguna melihat perbaikan yang hanya terkait dengan memperbaiki bug-bug yang ada tanpa upaya yang cukup untuk meningkatkan atau mengembangkan fitur-fitur baru yang dapat meningkatkan pengalaman belajar.
- -Pandangan Kapitalis terhadap Universitas: Beberapa mahasiswa merasa bahwa kebijakan Beelingua mencerminkan pandangan universitas sebagai entitas yang terlalu berorientasi pada keuntungan finansial daripada kebutuhan pendidikan mahasiswa.
saya tahu apabila dalam masalah ini dapat diselesaikan dengan sistem yang lebih baik dan orang orang yang lebih peduli tentang permasalahan tersebut,untuk kritik ini pasti adanya saran juga,akan tetapi saya ingin menggunakan kesempatan ini sebagai pembuka mata atau bibit dari penumbuhan nya masalah ini dan juga semoga di kritik ini dapat dicarikan solusinya
sekian adalah alasan mengapa beelingua harus di rubah atau jika bisa dihapuskan!.jika kalian ada saran atau memiliki keluh kesah mohon dapat di komenkan!
Kemenangan
Sebarkan petisi ini
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 6 Oktober 2023