

Mari Dukung Hak Hak Perempuan di Indonesia Harus Ditingkatkan


Mari Dukung Hak Hak Perempuan di Indonesia Harus Ditingkatkan
Masalahnya
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki latar belakang kuat akan nilai budaya. Hal inilah yang sering kali terpinggirkan kepada kaum perempuan pada kehidupan sosial budaya di kehidupan masyarakat yang cenderung patriarki tanpa melihat hak asasi. Tindak kekerasan atau diskriminasi sering kali diterima oleh perempuan Indonesia, baik dalam kehidupan sosial maupun pada dunia profesional.
Harus ada penghapusan stereotip perihal peranan laki-laki dan perempuan dalam setiap tingkat dan bentuk pendidikan, termasuk mendapat kesempatan yang sama untuk memperoleh beasiswa. Perempuan mempunyai hak yang sama dengan laki-laki. Perempuan juga harus diprioritaskan untuk mengatasi terjadi nya pelecehan seksual.
Survey Kekerasan Perempuan Di Indonesia, menurut data Komnas Perempuan, dalam 12 tahun terakhir, kekerasan terhadap perempuan meningkat hingga 792%. Selain itu, menurut Catatan Tahunan Komnas Perempuan 2021, angka perkawinan anak meningkat sebesar 3 kali lipat, dari 23.126 kasus di tahun 2019, naik menjadi 64.211 kasus pada 2020. Kasus kekerasan berbasis gender siber (ruang online/daring) atau disingkat KBGO yang dilaporkan langsung ke Komnas Perempuan juga meningkat dari 241 kasus pada tahun 2019 menjadi 940 kasus di tahun 2020.
Memprioritaskan dan mempertahankan hak perempuan berarti melindungi dan menciptakan dunia yang lebih baik. Selain itu, kesetaraan gender pun bisa menyelamatkan banyak nyawa. Maka dengan adanya kesetaraan gender dan priortaskan hak perempuan menjadi kunci utama dalam menciptakan pembangunan berkelanjutan, pertumbuhan ekonomi, serta keamanan dan perdamaian.
Perlindungan perempuan menjadi bagian penting isu keamanan. Mengapa? Karena tantangan bagi kaum perempuan semakin kompleks, seperti ketidakpastian hukum, hingga minimnya rasa aman bagi perempuan. Sebagian masyarakat masih beranggapan perempuan tidak setara dengan laki-laki. Kebijakan diskriminatif ini juga berpotensi mendelegitimasi konstitusi, merapuhkan daya rekat kebangsaan, hingga dapat menghambat pencapaian tujuan pembangunan nasional.
Strategi yang digunakan Agar mendapat perhatian publik
- Membuat narasi yang menarik untuk memikat perhatian masyarakat
- Melampirkan beberapa foto dan vidio terkait hak-hak perempuan indonesia untuk menyentuh emosional masyarakat
- Menyebar petisi melalui media sosial dan juga media lainnya
- Memberikan penjelasan dan juga solusi untuk hak-hak perempuan
Target Dukungan yang Di Harapkan, Kami mentargetkan 7000 dukungan dari masyarakat yang menandatangani petisi ini dari seluruh Indonesia, dengan banyaknya perhatian masyarakat kepada petisi ini diharapkan agar pemerintah dan juga segala lapisan masyarakat paham dan juga sadar akan pentingnya menjunjung hak-hak perempuan agar kesetaraan dapat tercapai sehigga kehidupan bermasyarakat menjadi lebih seimbang.
Masalahnya
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki latar belakang kuat akan nilai budaya. Hal inilah yang sering kali terpinggirkan kepada kaum perempuan pada kehidupan sosial budaya di kehidupan masyarakat yang cenderung patriarki tanpa melihat hak asasi. Tindak kekerasan atau diskriminasi sering kali diterima oleh perempuan Indonesia, baik dalam kehidupan sosial maupun pada dunia profesional.
Harus ada penghapusan stereotip perihal peranan laki-laki dan perempuan dalam setiap tingkat dan bentuk pendidikan, termasuk mendapat kesempatan yang sama untuk memperoleh beasiswa. Perempuan mempunyai hak yang sama dengan laki-laki. Perempuan juga harus diprioritaskan untuk mengatasi terjadi nya pelecehan seksual.
Survey Kekerasan Perempuan Di Indonesia, menurut data Komnas Perempuan, dalam 12 tahun terakhir, kekerasan terhadap perempuan meningkat hingga 792%. Selain itu, menurut Catatan Tahunan Komnas Perempuan 2021, angka perkawinan anak meningkat sebesar 3 kali lipat, dari 23.126 kasus di tahun 2019, naik menjadi 64.211 kasus pada 2020. Kasus kekerasan berbasis gender siber (ruang online/daring) atau disingkat KBGO yang dilaporkan langsung ke Komnas Perempuan juga meningkat dari 241 kasus pada tahun 2019 menjadi 940 kasus di tahun 2020.
Memprioritaskan dan mempertahankan hak perempuan berarti melindungi dan menciptakan dunia yang lebih baik. Selain itu, kesetaraan gender pun bisa menyelamatkan banyak nyawa. Maka dengan adanya kesetaraan gender dan priortaskan hak perempuan menjadi kunci utama dalam menciptakan pembangunan berkelanjutan, pertumbuhan ekonomi, serta keamanan dan perdamaian.
Perlindungan perempuan menjadi bagian penting isu keamanan. Mengapa? Karena tantangan bagi kaum perempuan semakin kompleks, seperti ketidakpastian hukum, hingga minimnya rasa aman bagi perempuan. Sebagian masyarakat masih beranggapan perempuan tidak setara dengan laki-laki. Kebijakan diskriminatif ini juga berpotensi mendelegitimasi konstitusi, merapuhkan daya rekat kebangsaan, hingga dapat menghambat pencapaian tujuan pembangunan nasional.
Strategi yang digunakan Agar mendapat perhatian publik
- Membuat narasi yang menarik untuk memikat perhatian masyarakat
- Melampirkan beberapa foto dan vidio terkait hak-hak perempuan indonesia untuk menyentuh emosional masyarakat
- Menyebar petisi melalui media sosial dan juga media lainnya
- Memberikan penjelasan dan juga solusi untuk hak-hak perempuan
Target Dukungan yang Di Harapkan, Kami mentargetkan 7000 dukungan dari masyarakat yang menandatangani petisi ini dari seluruh Indonesia, dengan banyaknya perhatian masyarakat kepada petisi ini diharapkan agar pemerintah dan juga segala lapisan masyarakat paham dan juga sadar akan pentingnya menjunjung hak-hak perempuan agar kesetaraan dapat tercapai sehigga kehidupan bermasyarakat menjadi lebih seimbang.
Petisi ditutup
Sebarkan petisi ini
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 19 Desember 2022