

BANJARBARU, koranbanjar.net – Gerakan “freestyle” tersebut tersebar di medsos yang belum diketahui dari mana lokasinya. Bahkan tidak hanya satu, melainkan banyak yang sudah mengikuti.
Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalsel Prof Hafiz Anshari mengatakan, gerakan tersebut tidak bisa dibenarkan.
“Belum memastikan apakah itu hanya gaya-gayaan atau memang seperti itu. Tapi tetap jangan mempermainkan ibadah. Ini tidak bisa dibenarkan,” katanya.
Tidak ingin hal serupa terulang kembali, bahkan hingga masuk ke Kalsel, dirinya mengingatkan agar mengerjakan salat dengan benar. “Kerjakan salat dengan benar, seperti Nabi Muhammad SAW,” sebutnya.
Peran orang tua memang sangat perlu mengedukasi anak agar tidak melakukan hal tersebut. Karena perbuatan itu tidak dibenarkan.
“Jaga tontonan anak yang dapat memperburuk akhlak mereka. Jadikan media sosial sebagai sarana menambah wawasan dengan baik, bukan malah memperburuk,” ungkapnya.
Source: https://koranbanjar.net/gaya-sujud-freestyle-bocil-mui-kalsel-jangan-permainkan-ibadah/