Kucing Bukan Hama, Hentikan Kekejaman pada Hewan!


Kucing Bukan Hama, Hentikan Kekejaman pada Hewan!
Masalahnya
Mencermati kasus pelarangan pengunjung Gelora Bung Karno (GBK) untuk melakukan stray cats feeding di kawasan Ringroad GBK yang kemudian diikuti dengan penangkapan dan pengusiran kucing-kucing oleh jasa pengusiran hama PT Insekta Fokustama secara kejam dengan memasukkan kucing ke dalam karung plastik, dengan ini kami mempetisi Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) untuk melakukan tindakan-tindakan sebagai berikut:
- Kucing adalah mahluk yang hidup bersama secara harmonis dengan manusia. Kami meminta PPKGBK tidak menganggap kucing sebagai hama yang harus dibasmi atau dijauhkan dari lingkungan tertentu.
- Kehadiran kucing di Kawasan GBK justru menjadi nilai tambah dan daya tarik tersendiri bagi pengunjung, terutama bagi para cat lovers. Alih-alih melakukan kekejaman pada hewan, PPKGBK sebaiknya mengeluarkan kebijakan dan tindakan untuk membuat kucing-kucing di wilayah tersebut dapat tinggal dengan nyaman dan sehat.
- Kucing adalah hewan teritorial. Jika satu wilayah dibersihkan dari kucing, dalam waktu yang tidak lama wilayah tersebut akan ditinggali kembali oleh kucing-kucing lainnya. Kami meminta PPKGBK menghentikan semua bentuk relokasi kucing yang sama sekali bukan solusi dan hanya akan menyakiti kucing-kucing yang dipindahkan.
- Memberi makan kucing jalanan adalah act of kindness yang tidak sepatutnya dilarang. PPKGBK sebaiknya membuat spot-spot untuk memberi makan kucing jalanan agar kegiatan memberi makan kucing tidak mengganggu kegiatan lainnya.
- Anggapan bahwa kucing mengotori daerah GBK dengan kotorannya adalah tuduhan yang tidak berdasar. Kucing adalah hewan bersih yang tidak buang air sembarangan, apalagi di lokasi dekat tempat mereka diberi makan. Kucing juga cenderung memilih tempat buang air yang tidak terlihat dan menguburnya. Wilayah Ringroad GBK yang tertutup rapat dengan beton dan aspal bukan tempat yang nyaman bagi kucing untuk buang air.
- Meskipun jumlah kucing di Kawasan GBK masih terlihat normal, apabila PPKGBK merasa populasi kucing sudah berlebih, pengelola dapat melakukan tindakan Trap Neuter Release (TNR) atau sterilisasi pada kucing. Kegiatan ini bisa dilakukan bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian RI, dan komunitas pencinta binatang yang memiliki kepedulian pada kesehatan dan pengendalian populasi kucing jalanan.
Lihat kekejaman pada kucing yang dilakukan PT Insekta Fokustama atas perintah PPKGBK di sini: https://www.instagram.com/reel/C8RyK5KypZ5/?igsh=cTM5aW00b25rOWhv
#SaveGBKcats

1.344
Masalahnya
Mencermati kasus pelarangan pengunjung Gelora Bung Karno (GBK) untuk melakukan stray cats feeding di kawasan Ringroad GBK yang kemudian diikuti dengan penangkapan dan pengusiran kucing-kucing oleh jasa pengusiran hama PT Insekta Fokustama secara kejam dengan memasukkan kucing ke dalam karung plastik, dengan ini kami mempetisi Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) untuk melakukan tindakan-tindakan sebagai berikut:
- Kucing adalah mahluk yang hidup bersama secara harmonis dengan manusia. Kami meminta PPKGBK tidak menganggap kucing sebagai hama yang harus dibasmi atau dijauhkan dari lingkungan tertentu.
- Kehadiran kucing di Kawasan GBK justru menjadi nilai tambah dan daya tarik tersendiri bagi pengunjung, terutama bagi para cat lovers. Alih-alih melakukan kekejaman pada hewan, PPKGBK sebaiknya mengeluarkan kebijakan dan tindakan untuk membuat kucing-kucing di wilayah tersebut dapat tinggal dengan nyaman dan sehat.
- Kucing adalah hewan teritorial. Jika satu wilayah dibersihkan dari kucing, dalam waktu yang tidak lama wilayah tersebut akan ditinggali kembali oleh kucing-kucing lainnya. Kami meminta PPKGBK menghentikan semua bentuk relokasi kucing yang sama sekali bukan solusi dan hanya akan menyakiti kucing-kucing yang dipindahkan.
- Memberi makan kucing jalanan adalah act of kindness yang tidak sepatutnya dilarang. PPKGBK sebaiknya membuat spot-spot untuk memberi makan kucing jalanan agar kegiatan memberi makan kucing tidak mengganggu kegiatan lainnya.
- Anggapan bahwa kucing mengotori daerah GBK dengan kotorannya adalah tuduhan yang tidak berdasar. Kucing adalah hewan bersih yang tidak buang air sembarangan, apalagi di lokasi dekat tempat mereka diberi makan. Kucing juga cenderung memilih tempat buang air yang tidak terlihat dan menguburnya. Wilayah Ringroad GBK yang tertutup rapat dengan beton dan aspal bukan tempat yang nyaman bagi kucing untuk buang air.
- Meskipun jumlah kucing di Kawasan GBK masih terlihat normal, apabila PPKGBK merasa populasi kucing sudah berlebih, pengelola dapat melakukan tindakan Trap Neuter Release (TNR) atau sterilisasi pada kucing. Kegiatan ini bisa dilakukan bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian RI, dan komunitas pencinta binatang yang memiliki kepedulian pada kesehatan dan pengendalian populasi kucing jalanan.
Lihat kekejaman pada kucing yang dilakukan PT Insekta Fokustama atas perintah PPKGBK di sini: https://www.instagram.com/reel/C8RyK5KypZ5/?igsh=cTM5aW00b25rOWhv
#SaveGBKcats

1.344
Pengambil Keputusan
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 16 Juni 2024