Petition updateTolak Rencana Turap Betonisasi Ciliwung Sepanjang 19 KM TB.Simatupang-ManggaraiPengendalian Aliran Permukaan Versus Normalisasi Sungai
Ciliwung Institute
Sep 22, 2014
#TolakBetonisasiCiliwung 19 km Tb.Simatupang-Manggarai. Kompas.com Kamis, 18 September 2014 | 19:14 WIB Tim Pengendalian Banjir Komunitas Ciliwung yang terdiri dari pemerhati sungai dan lingkungan, baik dari lingkungan akademisi, pemerintah, maupun masyarakat, mendata setiap program normalisasi terhadap sungai ini. Total dana untuk seluruh program tersebut mencapai Rp 5,4 triliun. Ketua Forum Daerah Aliran Sungai Provinsi DKI Jakarta Tarsoen Waryono, normalisasi alur sungai yang ditujukan untuk mengendalikan banjir dinilai sesungguhnya tidak tepat benar. Terlebih jika upaya merehabilitasi itu dengan pembetonan, yaitu pemasangan sheet pile di sepanjang sisi alirannya. Menurut Tarsoen, yang terpenting untuk menekan potensi banjir adalah dengan mengendalikan aliran permukaan di seluruh daerah aliran sungai. Ditunjang dengan penggunaan teknologi ramah lingkungan, maka pengendalian aliran permukaan akan memperkecil anggaran dana penanggulangan banjir yang harus dikeluarkan pemerintah. Tarsoen yang juga Ketua Program Magister Departemen Geografi FMIPA Universitas Indonesia (UI) dan pengelola hutan kota di UI ini mengatakan, ada banyak cara mengendalikan aliran permukaan. air hujan yang mengalir juga bisa terserap kembali ke dalam tanah. Selain itu, Tarsoen mengingatkan tetap perlunya memperbanyak jalur hijau, taman dengan banyak tegakan pohon di sisi-sisi sungai. ”Kalau memang terpaksa sisi sungai harus dibeton, setidaknya perlu sabuk hijau selebar 25-50 meter terhitung dari bibir sungai ke kawasan terbangun, termasuk permukiman. Hal-hal seperti ini wajib diterapkan sebagai bagian dari sistem pengendalian aliran air,” katanya. Pendapat Tarsoen tersebut dipertegas dalam amanat Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai. Dalam peraturan tersebut diatur mengenai keharusan memelihara fungsi sempadan sungai, termasuk tentang keberadaan sabuk hijau di tepi kali. Tim Pengendalian Banjir Komunitas Ciliwung sekali lagi menegaskan perlunya pemerintah memberikan perhatian penuh pada pengendalian aliran permukaan. Untuk Ciliwung saja daerah aliran sungainya mencapai 38.000 hektar. selengkapnya silakan klik: http://megapolitan.kompas.com/read/2014/09/18/19140531/Pengendalian.Aliran.Permukaan.Versus.Normalisasi.Sungai
Copy link
WhatsApp
Facebook
Nextdoor
Email
X