Keluarkan Mahasiswa UNPAR Pelaku Kekerasan Seksual Verbal!

Masalahnya

Saya Efraim, alumni program studi Hubungan Internasional di Universitas Katolik Parahyangan, dan saya merasa jijik ketika mendengar berita ada salah satu mahasiswa aktif almamater saya, BS, diduga dengan lantang melakukan kekerasan seksual secara verbal kepada orang lain.

Saya merasa malu melihat Universitas Katolik Parahyangan tempat saya belajar dulu menjadi tempat bagi terduga pelaku kekerasan seksual.

Saya ingin mendorong agar Universitas Katolik Parahyangan untuk bertindak tegas, melakukan investigasi menyeluruh terhadap BS dan jika ditemukan bersalah, ia harus dikeluarkan dari kampus. Dugaan tindakan menjijikan ini tidak layak untuk ada di kampus yang menjadi kebanggaan bagi banyak orang. 

UNPAR harus tunjukkan dirinya sebagai kampus yang aman bagi semua, bukan bagi terduga pelaku kekerasan seksual.

Edit: berdasarkan permintaan penyintas, foto diganti dengan ilustrasi. Kredit dari narasitv

avatar of the starter
Aloysius EfraimPembuka Petisi

1.856

Masalahnya

Saya Efraim, alumni program studi Hubungan Internasional di Universitas Katolik Parahyangan, dan saya merasa jijik ketika mendengar berita ada salah satu mahasiswa aktif almamater saya, BS, diduga dengan lantang melakukan kekerasan seksual secara verbal kepada orang lain.

Saya merasa malu melihat Universitas Katolik Parahyangan tempat saya belajar dulu menjadi tempat bagi terduga pelaku kekerasan seksual.

Saya ingin mendorong agar Universitas Katolik Parahyangan untuk bertindak tegas, melakukan investigasi menyeluruh terhadap BS dan jika ditemukan bersalah, ia harus dikeluarkan dari kampus. Dugaan tindakan menjijikan ini tidak layak untuk ada di kampus yang menjadi kebanggaan bagi banyak orang. 

UNPAR harus tunjukkan dirinya sebagai kampus yang aman bagi semua, bukan bagi terduga pelaku kekerasan seksual.

Edit: berdasarkan permintaan penyintas, foto diganti dengan ilustrasi. Kredit dari narasitv

avatar of the starter
Aloysius EfraimPembuka Petisi
Dukung sekarang

1.856


Pengambil Keputusan

Prof. Tri Basuki Joewono, Ph.D.
Prof. Tri Basuki Joewono, Ph.D.
Rektor Universitas Katolik Parahyangan
Perkembangan terakhir petisi