Lindungi petugas kesehatan dengan alat perlindungan diri (APD) selama wabah COVID-19

0 telah menandatangani. Mari kita ke 50.000.


Nakes bukan Superman/woman

Petisi untuk melindungi petugas kesehatan dengan alat perlindungan diri (APD) standard selama wabah COVID-19

Yth Bapak Presiden Joko Widodo

Kepala BNPB, LetJen TNI Doni Monardo

Bapak Menteri Kesehatan,  Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto Sp.Rad

Bapak/Ibu Gubernur, Bupati/Walikota dan para Kepala Dinas Kesehatan seluruh Indonesia

Dengan Hormat, 

Memantau perkembangan dan sebaran kasus COVID-19 di Indonesia, berinteraksi dan merupakan bagian dari para teman sejawat tenaga kesehatan (NAKES) yang berada di garis depan, membaca berita mengenai tenaga kesehatan yang terinfeksi dan meninggal karena Covid-19, kami merasakan penanganan kasus COVID-19 cukup mengkhawatirkan.

Setidaknya sampai hari ini (21 Maret 2020) 25 kasus dari 224 kasus (>10%) di DKI Jakarta adalah nakes, dan sudah ada 7 nakes wafat di medan tugas dari 38 (18%) kematian akibat Covid-19 di seluruh Indonesia, serta lebih banyak lagi nakes yang sudah dikarantina.

Oleh karena itu, kami mewakili teman teman alumni Fakultas Kedokteran Unpad angkatan 1994, menghimbau  para bapak dan ibu yang terhormat agar memprioritaskan perlindungan nakes melalui pengadaan dan distribusi Alat Perlindungan Diri (APD) standard ke seluruh fasilitas kesehatan di Indonesia dengan segera.

Para nakes yang berada fasilitas kesehatan merupakan grup paling rentan terinfeksi oleh virus ini bila tidak dilindungi dengan baik. Kami bersama nakes lain memprediksi perang melawan wabah Covid-19 ini akan berlangsung lama. Mereka bukanlah superman/woman yang kebal terhadap virus ini sehingga perlindungan dengan alat yang mumpuni merupakan keharusan.

Semua tenaga kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit, Tim Reaksi Cepat, para petugas surveillance dan case investigator, petugas laboratorium dan semua orang yang berkontak dekat dan pasien Covid-19 harus terlindungi dengan alat perlindungan diri yang baik. Ibarat tentara yang sedang berperang mereka harus dipersenjatai dan dilindungi dengan baik, bila tidak,  kita akan kalah perang. Jangan biarkan kami dan sejawat nakes lainnya berjuang dengan tangan kosong atau pun APD ala kadarnya

Dalam penyediaan APD mohon ada intervensi agar birokrasi untuk pengadaan dipersingkat, juga intervensi pasar agar APD bisa di produksi dan kemudian terdistribusi dengan merata ke fasilitas kesehatan di seluruh wilayah. Upaya mendatangkan APD dari China patut diapresiasi, namun kami yakin kebutuhan APD ini sangatlah banyak dan akan dibutuhkan terus menerus selama wabah berlangsung.

Social distancing, locked down, karantina,  dan penguatan semua pilar kesiapsiagaan dan response untuk wabah ini tidak akan maksimal dilakukan bila para petugas kesehatan sebagai garda utama di seluruh wilayah tidak terlindungi dengan perlindungan terbaik.

APD Standard: Pelindung kepala, googles, faceshields, Masker N95,  coverall, gaun habis pakai, sarung tangan pendek dan panjang, sepatu boot karet, cover sepatu dan hand sanitizer.

Mewakili Alumni Fakultas Kedokteran Unpad Angkatan 1994

Ridwan Gustiana

Irman Permana