Petition update#JanganTundaLagi Lanjutkan dan Dukung Penerbitan Peraturan Kantong Plastik Tidak Gratis!Kantong Plastik Sekarang Tidak Lagi Gratis!

Tiza MafiraJakarta, Indonesia

May 19, 2016
Pasca kebijakan kantong plastik tidak gratis (atau #pay4plastic) diluncurkan pada 21 Februari 2016 lalu, ritel-ritel modern di 22 kota dan 1 provinsi yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) serempak menerapkan kantong plastik tidak gratis dengan harga per kantong plastik Rp200,-. Hal tersebut sudah tercantum dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 17 Februari 2016 bahwa ritel yang tergabung dalam APRINDO didorong untuk menerapkan kebijakan tersebut. Ini merupakan pencapaian luar biasa masyarakat Indonesia untuk mendorong lingkungan yang lebih baik lagi dengan mengurangi penggunaan kantong plastik. Petisi #pay4plastic sejauh ini menghasilkan banyak perubahan!
KLHK dibantu oleh Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) melakukan observasi lapangan setelah satu bulan pelaksanaan kebijakan tersebut. Hasilnya adalah:
1. Sebanyak 160 gerai ritel di 27 kota (22 kota dan 1 provinsi) diobservasi.
2. Sebanyak 141 gerai sudah memiliki standard operating procedure (SOP) di kasir tentang penerapan kebijakan ini.
3. Sebanyak 123 gerai menawarkan kantong alternatif, seperti tas pakai ulang dan kardus bekas.
4. Sebanyak 20 gerai memberikan insentif kepada konsumen yang sudah membawa tas pakai ulang sendiri.
5. Sebanyak 83 dari 160 gerai ritel yang diobservasi mengaku telah melakukan pendataan penggunaan kantong plastik. Namun, hanya TUJUH gerai saja yang memberikan data penggunaan kantong plastik. TUJUH gerai tersebut adalah:
a. Alfamart Palembang: Berhasil mengurangi kantong plastik sebesar 53% dibanding bulan sebelumnya.
b. Hypermart Banjarmasin: Berhasil mengurangi kantong plastik sebesar 79.80% dibanding bulan sebelumnya.
c. Giant Pekanbaru: Berhasil mengurangi kantong plastik sebesar 40% dibanding bulan sebelumnya.
d. Giant Kenten Palembang: Berhasil mengurangi kantong plastik sebesar 60.46% dibanding bulan sebelumnya.
e. Transmart Soekarno-Hatta Bandung: Berhasil mengurangi kantong plastik sebesar 48.96% dibanding bulan sebelumnya.
f. Suzuya Banda Aceh: Berhasil mengurangi kantong plastik sebesar 36.97% dibanding bulan sebelumnya.
g. Gramedia Emerald Bintaro: Berhasil mengurangi kantong plastik sebesar 54.16% dibanding bulan sebelumnya.
Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada ritel-ritel yang telah memberikan data pengurangan penggunaan kantong plastik. Ini merupakan pencapaian besar bahwa Indonesia bisa berupaya untuk mengurangi sampah kantong plastik! Untuk itu, kami sebagai masyarakat Indonesia mendesak kembali ritel-ritel anggota APRINDO maupun yang bukan untuk mempublikasikan DATA PENCAPAIAN PENGURANGAN KANTONG PLASTIK dan menjalankan POLLUTERS PAY PRINCIPLE, dana dari kantong plastik yang berasal dari konsumen digunakan sebagai dana pelestarian lingkungan. Hal ini untuk menunjukkan kepada masyarakat Indonesia dan dunia bahwa kita bersama-sama telah menyelamatkan lingkungan dari bahaya kantong plastik!
Kami mendorong supporter petisi untuk selalu mengawasi pelaksanaan masa uji coba kantong plastik tidak gratis hingga 30 Mei 2016 mendatang dengan memberikan informasi via media sosial @iddkp (Twitter dan Instagram) dengan tagar #LaporDKP
Kamipun mengajak supporter petisi untuk memberikan apresiasi kepada ritel-ritel yang telah membuat media komunikasi sebagai bentuk sosialisasi kepada konsumen dengan memberikan vote pada media komunikasi yang telah kami kompilasi di Facebook dan Instagram.
Copy link
WhatsApp
Facebook
Nextdoor
Email
X