Jakarta Ramah Disabillitas? Fasilitas Umum Harus Aman, Bukan Berbahaya!

52

Ayo dapatkan 100 tanda tangan!
Petisi dengan lebih dari 1.000 pendukung 5 kali lebih mungkin untuk menang!
Penandatangan terbaru:
Milka dan 19 lainnya baru saja menandatanganinya.

Masalahnya

 

Jakarta terus berupaya menjadi kota yang inklusif dan ramah bagi semua warga. Namun, di lapangan masih banyak fasilitas publik yang justru membahayakan penyandang disabilitas. Jalur pemandu (guiding block) yang terhalang tiang, pohon, kendaraan, lahan berjualan atau bahkan berakhir tanpa arah yang jelas masih mudah ditemukan di berbagai wilayah Jakarta. Kondisi ini membuat penyandang disabilitas netra berisiko tersesat, terjatuh, bahkan mengalami kecelakaan saat menggunakan ruang publik.

Selain trotoar dan jalur pemandu, permasalahan aksesibilitas juga ditemukan pada berbagai Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jakarta. Masih terdapat JPO yang hanya mengandalkan tangga tanpa menyediakan lift atau ramp yang layak, sehingga sulit bahkan mustahil digunakan oleh pengguna kursi roda, lansia, penyandang disabilitas fisik, maupun masyarakat dengan mobilitas terbatas. Kondisi ini membuat sebagian warga terpaksa mencari jalur alternatif yang lebih berisiko demi dapat menyeberang jalan.

 

Membat kebijkan baru

 

Berdasarkan hasil observasi yang kita lakukan pada beberapa fasilitas umum di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat. Yang dimana fasilitas aksesibilitas tidak boleh hanya menjadi pelengkap pembangunan atau sekadar memenuhi kewajiban administratif. Setiap trotoar, penyeberangan, halte, dan ruang publik harus dirancang sesuai standar keselamatan dan kebutuhan pengguna. Infrastruktur yang tidak sesuai fungsi bukan hanya gagal memberikan akses, tetapi juga menciptakan bahaya baru bagi kelompok yang seharusnya dilindungi.


Melalui petisi ini, kami mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan audit menyeluruh terhadap fasilitas aksesibilitas di ruang publik, memperbaiki sarana yang tidak memenuhi standar, serta memastikan setiap pembangunan dan revitalisasi fasilitas umum melibatkan organisasi penyandang disabilitas dalam proses perencanaan dan evaluasi.


Jakarta yang benar-benar ramah disabilitas bukanlah kota yang sekadar menyediakan fasilitas, melainkan kota yang memastikan fasilitas tersebut aman, berfungsi, dan dapat digunakan secara mandiri oleh setiap warga negara tanpa terkecuali.

Perubahan dimulai dari kepedulian. Mari dukung fasilitas publik yang benar-benar ramah disabilitas dengan menandatangani petisi ini!

avatar of the starter
Fitranda FaikalPembuka Petisi

Perkembangan Terakhir Petisi