Hentikan program mbg yang tidak efektif

Penandatangan terbaru:
ade nurjaman dan 11 lainnya baru saja menandatanganinya.

Masalahnya

Saya adalah seorang siswa dari salah satu SMA Negeri di Jawa Barat, lebih tepatnya di Bandung. Dari yang saya lihat di sekolah saya, banyak siswa dan siswi yang tidak mau memakan makanan bergizi gratis (MBG) yang telah disediakan. Akibatnya, makanan tersebut terbuang sia-sia, dan dana yang berasal dari pajak masyarakat juga berakhir tanpa manfaat yang jelas.

Program MBG yang ditujukan untuk meningkatkan kepintaran siswa-siswi tampaknya tidak memberikan dampak signifikan seperti yang diharapkan. Banyak siswa yang lebih memilih untuk membawa bekal sendiri atau membeli makanan dari kantin. Jika program ini tetap ingin dijalankan, saya percaya perlu ada perubahan signifikan dalam pelaksanaannya.

Salah satu solusi yang bisa dipertimbangkan adalah menetapkan skala prioritas penerima MBG, di mana fokus utama diberikan kepada daerah-daerah di luar Pulau Jawa yang lebih membutuhkan bantuan nutrisi. Hal ini penting agar program ini benar-benar efektif dan tidak sekadar menghabiskan anggaran tanpa manfaat nyata.

Mari kita bersama memikirkan kembali efektivitas program ini dan mendorong pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap distribusi MBG. Dukungan Anda melalui petisi ini bisa menjadi langkah awal untuk perubahan positif dalam sistem pendidikan kita.

Silakan tanda tangani petisi ini jika Anda setuju bahwa perubahan dibutuhkan untuk memastikan program MBG mencapai tujuannya dalam mendukung pendidikan di Indonesia.
avatar of the starter
Fahri IrsyadPembuka Petisi

14

Penandatangan terbaru:
ade nurjaman dan 11 lainnya baru saja menandatanganinya.

Masalahnya

Saya adalah seorang siswa dari salah satu SMA Negeri di Jawa Barat, lebih tepatnya di Bandung. Dari yang saya lihat di sekolah saya, banyak siswa dan siswi yang tidak mau memakan makanan bergizi gratis (MBG) yang telah disediakan. Akibatnya, makanan tersebut terbuang sia-sia, dan dana yang berasal dari pajak masyarakat juga berakhir tanpa manfaat yang jelas.

Program MBG yang ditujukan untuk meningkatkan kepintaran siswa-siswi tampaknya tidak memberikan dampak signifikan seperti yang diharapkan. Banyak siswa yang lebih memilih untuk membawa bekal sendiri atau membeli makanan dari kantin. Jika program ini tetap ingin dijalankan, saya percaya perlu ada perubahan signifikan dalam pelaksanaannya.

Salah satu solusi yang bisa dipertimbangkan adalah menetapkan skala prioritas penerima MBG, di mana fokus utama diberikan kepada daerah-daerah di luar Pulau Jawa yang lebih membutuhkan bantuan nutrisi. Hal ini penting agar program ini benar-benar efektif dan tidak sekadar menghabiskan anggaran tanpa manfaat nyata.

Mari kita bersama memikirkan kembali efektivitas program ini dan mendorong pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap distribusi MBG. Dukungan Anda melalui petisi ini bisa menjadi langkah awal untuk perubahan positif dalam sistem pendidikan kita.

Silakan tanda tangani petisi ini jika Anda setuju bahwa perubahan dibutuhkan untuk memastikan program MBG mencapai tujuannya dalam mendukung pendidikan di Indonesia.
avatar of the starter
Fahri IrsyadPembuka Petisi

Perkembangan Terakhir Petisi

Bagikan petisi ini

Petisi dibuat pada 18 April 2026