

Gugat Pertamina terkait Isi Kandungan Petramax yang Merusak Kendaraan di Kaltim


Gugat Pertamina terkait Isi Kandungan Petramax yang Merusak Kendaraan di Kaltim
Masalahnya
Saya, sebagai warga Kaltim juga warga Negara Indonesia, dan banyak warga lain telah terkena dampak penggunaan Petramax dari Pertamina. Kerusakan massal telah terjadi pada kendaraan kami, termasuk motor anak saya, dan banyak warga Kaltim yang telah menghasilkan biaya perbaikan yang signifikan.
Melalui Petisi ini saya membuat Surat Terbuka ditujukan kepada:
Pertamina Patra Niaga
Gubernur Kaltim & Walikota Balikpapan
Kejaksaan RI dan KPK RI
Kepolisian RI
Anggota Dewan RI/Daerah
Pabrikan Honda, Yamaha beserta Dealer/Bengkel Resmi dibawah naungan Pabrikan Kaltim dan Seluruh Indonesia
Merespon hasil pemeriksaan dari Pertamina & tim terkait yang masih secara Visual, bukan melalui Uji Laboratorium resmi/independen diluar Pertamina dan Pemerintah, yang menyatakan bahwa Kualitas BBM + Petramax dari Pertamina sudah sesuai kualitas dan standar menurut versi Pertamina, saya pribadi sebagai rakyat menyatakan TIDAK PUAS & KECEWA. Ditambah lagi pernyataan Gubernur Kaltim bahwa "Kemungkinan Warga Jarang Servis" yang menurut saya jauh dari kata TIDAK TEPAT/RELEVAN, karena tidak sesuai yang terjadi di lapangan beberapa waktu ini.
Dan surat ini juga ditujukan kepada Para Pabrikan kendaraan motor/mobil, baik Honda, Yamaha dan lainnya seluruh Kaltim dan Indonesia agar pabrikan melakukan uji Laboratorium juga terhadap kualitas dan kandungan BBM khususnya Petramax dari Pertamina.
Terutama pabrikan Honda, dimana produk Honda (motor) jenis Injeksi paling Dominan mengalami gangguan/rusak di area komponen Injeksi, fuel pump, filter dan tangki minyak.
Pernyataan Pertamina mengatakan BBM mereka sudah aman sesuai standar, tapi nyatanya kendaraan alami kerusakan, kemudian menjadi pertanyaan Besar berikutnya adalah:
Apakah KUALITAS PRODUK PABRIKAN, HONDA khususnya karena dominan bermasalah memiliki kualitas yang BURUK??
Untuk itu pihak pabrikan motor/mobil juga harus turut lakukan uji Laboratorium terhadap kualitas BBM produk Pertamina, khususnya Petramax, sebagai pembanding.
Saya masih menyakini bahwa harus dilakukan Uji Laboratorium untuk menguji kualitas, kadar, kandungan dan zat apa yang dicampur untuk mengolah minyak ini menjadi BBM (Petramax).
Dan pengujian HARUS MELIBATKAN Laboratorium diluar/non Pertamina dan Pemerintah agar adil dan transparan/terbuka.
Jika terbukti secara hukum dan nyata bahwa kandungan Petramax telah merusak komponen kendaraan, maka Pertamina wajib mengganti rugi semua kerugian baik materi dan immaterial.
Saya yakin, keberlanjutan dengan Petramax tidak memungkinkan tanpa jaminan keamanan dan transparansi.
Tanda tangani petisi ini untuk mendukung GUGATAN kami terhadap Pertamina dan untuk mendapatkan keadilan bagi semua warga Kaltim khususnya dan warga Indonesia Umumnya yang telah dirugikan dari Petramax Pertamina.
Petisi dan Surat Terbuka ini juga sebagai bentuk kekecewaan rakyat terhadap Pertamina dari kasus mega Korupsi 2018-2023 yang melibatkan Pejabat Tinggi Pertamina, dan ada kemungkinan bahwa sisa BBM jenis Petramax di tahun 2018-2023 beredar di Kaltim saat ini.
Terima Kasih
Balikpapan, 05 April 2025
73
Masalahnya
Saya, sebagai warga Kaltim juga warga Negara Indonesia, dan banyak warga lain telah terkena dampak penggunaan Petramax dari Pertamina. Kerusakan massal telah terjadi pada kendaraan kami, termasuk motor anak saya, dan banyak warga Kaltim yang telah menghasilkan biaya perbaikan yang signifikan.
Melalui Petisi ini saya membuat Surat Terbuka ditujukan kepada:
Pertamina Patra Niaga
Gubernur Kaltim & Walikota Balikpapan
Kejaksaan RI dan KPK RI
Kepolisian RI
Anggota Dewan RI/Daerah
Pabrikan Honda, Yamaha beserta Dealer/Bengkel Resmi dibawah naungan Pabrikan Kaltim dan Seluruh Indonesia
Merespon hasil pemeriksaan dari Pertamina & tim terkait yang masih secara Visual, bukan melalui Uji Laboratorium resmi/independen diluar Pertamina dan Pemerintah, yang menyatakan bahwa Kualitas BBM + Petramax dari Pertamina sudah sesuai kualitas dan standar menurut versi Pertamina, saya pribadi sebagai rakyat menyatakan TIDAK PUAS & KECEWA. Ditambah lagi pernyataan Gubernur Kaltim bahwa "Kemungkinan Warga Jarang Servis" yang menurut saya jauh dari kata TIDAK TEPAT/RELEVAN, karena tidak sesuai yang terjadi di lapangan beberapa waktu ini.
Dan surat ini juga ditujukan kepada Para Pabrikan kendaraan motor/mobil, baik Honda, Yamaha dan lainnya seluruh Kaltim dan Indonesia agar pabrikan melakukan uji Laboratorium juga terhadap kualitas dan kandungan BBM khususnya Petramax dari Pertamina.
Terutama pabrikan Honda, dimana produk Honda (motor) jenis Injeksi paling Dominan mengalami gangguan/rusak di area komponen Injeksi, fuel pump, filter dan tangki minyak.
Pernyataan Pertamina mengatakan BBM mereka sudah aman sesuai standar, tapi nyatanya kendaraan alami kerusakan, kemudian menjadi pertanyaan Besar berikutnya adalah:
Apakah KUALITAS PRODUK PABRIKAN, HONDA khususnya karena dominan bermasalah memiliki kualitas yang BURUK??
Untuk itu pihak pabrikan motor/mobil juga harus turut lakukan uji Laboratorium terhadap kualitas BBM produk Pertamina, khususnya Petramax, sebagai pembanding.
Saya masih menyakini bahwa harus dilakukan Uji Laboratorium untuk menguji kualitas, kadar, kandungan dan zat apa yang dicampur untuk mengolah minyak ini menjadi BBM (Petramax).
Dan pengujian HARUS MELIBATKAN Laboratorium diluar/non Pertamina dan Pemerintah agar adil dan transparan/terbuka.
Jika terbukti secara hukum dan nyata bahwa kandungan Petramax telah merusak komponen kendaraan, maka Pertamina wajib mengganti rugi semua kerugian baik materi dan immaterial.
Saya yakin, keberlanjutan dengan Petramax tidak memungkinkan tanpa jaminan keamanan dan transparansi.
Tanda tangani petisi ini untuk mendukung GUGATAN kami terhadap Pertamina dan untuk mendapatkan keadilan bagi semua warga Kaltim khususnya dan warga Indonesia Umumnya yang telah dirugikan dari Petramax Pertamina.
Petisi dan Surat Terbuka ini juga sebagai bentuk kekecewaan rakyat terhadap Pertamina dari kasus mega Korupsi 2018-2023 yang melibatkan Pejabat Tinggi Pertamina, dan ada kemungkinan bahwa sisa BBM jenis Petramax di tahun 2018-2023 beredar di Kaltim saat ini.
Terima Kasih
Balikpapan, 05 April 2025
73
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 5 April 2025