Dorong Pemerintah untuk optimalisasi pemenuhan kebutuhan/formasi dalam seleksi CPNS 2024

Masalahnya

PERMOHONAN PENGISIAN KEKOSONGAN FORMASI CPNS 2024

 Ditengah perjalanan pembangunan yang terus berkelanjutan, kita   dihadapkan dengan tantangan yang cukup berat dalam memenuhi kebutuhan layanan publik yang terus meningkat. Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi salah satu solusi krusial, namun  kenyataannya,  banyak formasi CPNS 2024  yang  belum  terisi  sesuai  kebutuhan.  Kondisi  ini  berdampak  pada  sistem  pelayanan  publik  di  mana  terjadi  penumpukan  tugas  dan  ketidakmerataan  distribusi  SDM  di  berbagai  instansi  daerah  dan Kementerian/Lembaga (K/L).

  Kekosongan  formasi  ini  menyebabkan  beberapa  pegawai  terbebani  dengan  tugas  di  luar  deskripsi  kerjanya,  bahkan  mengharuskan  mereka  bekerja  lembur.  Hal  ini  tentu  berpotensi  menurunkan  produktivitas  dan  moral  tim,  serta  berdampak  pada  kualitas  pelayanan  publik  yang  diterima  masyarakat.

Oleh  karena  itu,  kami  memohon  kebijakan  untuk  mengoptimalkan  pengisian  kekosongan  formasi  CPNS  2024  melalui:
1. Pemanfaatan peserta yang "Tidak Lolos Passing Grade", dengan catatan formasi yang dilamar oleh peserta tersebut masih kosong atau kurang dari jumlah kebutuhan yang ada.
2. Penerapan kembali kebijakan Permenpan nomor 61 tahun 2018 tentang optimalisasi pengisian formasi kosong CPNS, seperti yang telah dilaksanakan pada CPNS tahun 2018.

Berikut data terlampir sebagai dasar bahwa optimalisasi mesti diberlakukan, guna tercapainya tujuan evaluasi SKD CPNS 2024 yang tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat guna.

Update sementara :

1. Kabupaten Rote
Kebutuhan -> 1.430
J. Pelamar -> 2.499
Lolos PG -> 357
T. PG -> 2.142
PG - J.Kebutuhan -> 357 - 1.430 = -1. 073
Formasi Kosong -> 1.073


2. Kabupaten Alor
Kebutuhan -> 547
J. Pelamar -> 2.382
Lolos PG -> 190
T. PG -> 2.192
PG - J.Kebutuhan -> 190 - 547 = -357
Formasi Kosong = 357


3. Provinsi Papua Tengah
Kebutuhan -> 950
J. Pelamar -> 6.249
Lolos PG -> 330
T. PG -> 5.919
PG - J. Kebutuhan -> 330 - 950 = -620
Formasi Kosong -> 620


4. Kabupaten FakFak
Kebutuhan -> 750
J. Pelamar -> 3.777
Lolos PG -> 183
T. PG -> 3.517
PG - J. Kebutuhan -> 183 - 750 = -567
Formasi Kosong -> 567


5. Kabupaten Maluku Barat Daya
Kebutuhan -> 1.081
J. Pelamar -> 3.776
Lolos PG -> 264
T. PG -> 3.512
PG - J. Kebutuhan -> 264 - 1.081 = -817
Formasi Kosong -> 817

6. Mahkamah Agung (Dokumentalis Hukum)
Kebutuhan= 3.060
J.Pelamar=3.400
Lolos PG=1.829
T.PG=1.215
PG - J. Kebutuhan -> 1.829-3.060 = -1.231
Formasi Kosong -> 1.231


7. Provinsi Papua Barat Daya
Kebutuhan -> 1.088
J. Pelamar -> 9.945
Lolos PG -> 461
T. PG -> 9.484
PG - J. Kebutuhan -> 461 - 1.088 = -627
Formasi Kosong -> 627


8. Kab. Sumba Barat

Kebutuhan -> 1062
J. Pelamar -> 4000
Tidak PG -> 3700
Lolos PG -> 300
Formasi Kosong -> 762

Optimalisasi pengisian formasi CPNS ini memiliki dampak krusial,  bukan hanya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,  tetapi juga untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance).  Dengan terpenuhinya formasi di berbagai instansi,  kita dapat menciptakan sistem birokrasi yang profesional,  merata,  dan berkeadilan,  sehingga  masyarakat  di  seluruh  pelosok  negeri  dapat  merasakan  manfaatnya  secara  langsung.

avatar of the starter
Peserta CPNS 2024Pembuka Petisi

2.854

Masalahnya

PERMOHONAN PENGISIAN KEKOSONGAN FORMASI CPNS 2024

 Ditengah perjalanan pembangunan yang terus berkelanjutan, kita   dihadapkan dengan tantangan yang cukup berat dalam memenuhi kebutuhan layanan publik yang terus meningkat. Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi salah satu solusi krusial, namun  kenyataannya,  banyak formasi CPNS 2024  yang  belum  terisi  sesuai  kebutuhan.  Kondisi  ini  berdampak  pada  sistem  pelayanan  publik  di  mana  terjadi  penumpukan  tugas  dan  ketidakmerataan  distribusi  SDM  di  berbagai  instansi  daerah  dan Kementerian/Lembaga (K/L).

  Kekosongan  formasi  ini  menyebabkan  beberapa  pegawai  terbebani  dengan  tugas  di  luar  deskripsi  kerjanya,  bahkan  mengharuskan  mereka  bekerja  lembur.  Hal  ini  tentu  berpotensi  menurunkan  produktivitas  dan  moral  tim,  serta  berdampak  pada  kualitas  pelayanan  publik  yang  diterima  masyarakat.

Oleh  karena  itu,  kami  memohon  kebijakan  untuk  mengoptimalkan  pengisian  kekosongan  formasi  CPNS  2024  melalui:
1. Pemanfaatan peserta yang "Tidak Lolos Passing Grade", dengan catatan formasi yang dilamar oleh peserta tersebut masih kosong atau kurang dari jumlah kebutuhan yang ada.
2. Penerapan kembali kebijakan Permenpan nomor 61 tahun 2018 tentang optimalisasi pengisian formasi kosong CPNS, seperti yang telah dilaksanakan pada CPNS tahun 2018.

Berikut data terlampir sebagai dasar bahwa optimalisasi mesti diberlakukan, guna tercapainya tujuan evaluasi SKD CPNS 2024 yang tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat guna.

Update sementara :

1. Kabupaten Rote
Kebutuhan -> 1.430
J. Pelamar -> 2.499
Lolos PG -> 357
T. PG -> 2.142
PG - J.Kebutuhan -> 357 - 1.430 = -1. 073
Formasi Kosong -> 1.073


2. Kabupaten Alor
Kebutuhan -> 547
J. Pelamar -> 2.382
Lolos PG -> 190
T. PG -> 2.192
PG - J.Kebutuhan -> 190 - 547 = -357
Formasi Kosong = 357


3. Provinsi Papua Tengah
Kebutuhan -> 950
J. Pelamar -> 6.249
Lolos PG -> 330
T. PG -> 5.919
PG - J. Kebutuhan -> 330 - 950 = -620
Formasi Kosong -> 620


4. Kabupaten FakFak
Kebutuhan -> 750
J. Pelamar -> 3.777
Lolos PG -> 183
T. PG -> 3.517
PG - J. Kebutuhan -> 183 - 750 = -567
Formasi Kosong -> 567


5. Kabupaten Maluku Barat Daya
Kebutuhan -> 1.081
J. Pelamar -> 3.776
Lolos PG -> 264
T. PG -> 3.512
PG - J. Kebutuhan -> 264 - 1.081 = -817
Formasi Kosong -> 817

6. Mahkamah Agung (Dokumentalis Hukum)
Kebutuhan= 3.060
J.Pelamar=3.400
Lolos PG=1.829
T.PG=1.215
PG - J. Kebutuhan -> 1.829-3.060 = -1.231
Formasi Kosong -> 1.231


7. Provinsi Papua Barat Daya
Kebutuhan -> 1.088
J. Pelamar -> 9.945
Lolos PG -> 461
T. PG -> 9.484
PG - J. Kebutuhan -> 461 - 1.088 = -627
Formasi Kosong -> 627


8. Kab. Sumba Barat

Kebutuhan -> 1062
J. Pelamar -> 4000
Tidak PG -> 3700
Lolos PG -> 300
Formasi Kosong -> 762

Optimalisasi pengisian formasi CPNS ini memiliki dampak krusial,  bukan hanya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,  tetapi juga untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance).  Dengan terpenuhinya formasi di berbagai instansi,  kita dapat menciptakan sistem birokrasi yang profesional,  merata,  dan berkeadilan,  sehingga  masyarakat  di  seluruh  pelosok  negeri  dapat  merasakan  manfaatnya  secara  langsung.

avatar of the starter
Peserta CPNS 2024Pembuka Petisi
Dukung sekarang

2.854


Pengambil Keputusan

Komisi II DPR RI
Komisi II DPR RI
BKN RI
BKN RI

Suara Pendukung

Perkembangan terakhir petisi