Copot Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno karena bekerja secara tidak profesional

Masalahnya

Media massa kemarin mengabarkan bahwa Rapat Pleno Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Tahap 2 tidak kunjung mulai hingga hampir pk. 20.00 dan ternyata pada saat itu ketua KPU Sumarno terlihat masih makan-makan bersama pasangan calon Anies Sandi di Ruang Tunggu. Padahal, undangan rapatnya mulai pk. 18.00, dan pasangan calon Basuki Djarot sudah menunggu di ruang rapat. Hal itu tentunya memperlihatkan bahwa Ketua KPU Sumarno tidak profesional dalam bekerja.

Kita juga sudah lihat bagaimana Pilkada DKI Jakarta kemarin berlangsung dengan begitu banyak kekurangan dan kaena itu pula banyak pelanggaran dan permasalahan. 

Juga kita tentu tidak lupa bahwa Ketua KPU DKI Jakarta ini memasang foto yang juga menunjukkan bahwa dirinya tidak imparsial pada akun media sosialnya. 

Oleh karena itu, Sumarno sudah jelas tidak pantas menjadi Ketua KPU DKI Jakarta, dan selayaknya jika kita tuntut agar DKPP dan KPU mencopotnya dari jabatan itu. 

Kita perlu Ketua KPU DKI Jakarta yang profesional, tidak memihak dan giat bekerja untuk memastikan PIlkada Putaran Kedua berlangsung dengan baik, tanpa masalah dan damai. Sebaiknya Sumarno segera dicopot dan diganti dengan tokoh lain yang jauh lebih baik. 

 

avatar of the starter
Amir SidhartaPembuka Petisi
Petisi ini mencapai 19.953 pendukung

Masalahnya

Media massa kemarin mengabarkan bahwa Rapat Pleno Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Tahap 2 tidak kunjung mulai hingga hampir pk. 20.00 dan ternyata pada saat itu ketua KPU Sumarno terlihat masih makan-makan bersama pasangan calon Anies Sandi di Ruang Tunggu. Padahal, undangan rapatnya mulai pk. 18.00, dan pasangan calon Basuki Djarot sudah menunggu di ruang rapat. Hal itu tentunya memperlihatkan bahwa Ketua KPU Sumarno tidak profesional dalam bekerja.

Kita juga sudah lihat bagaimana Pilkada DKI Jakarta kemarin berlangsung dengan begitu banyak kekurangan dan kaena itu pula banyak pelanggaran dan permasalahan. 

Juga kita tentu tidak lupa bahwa Ketua KPU DKI Jakarta ini memasang foto yang juga menunjukkan bahwa dirinya tidak imparsial pada akun media sosialnya. 

Oleh karena itu, Sumarno sudah jelas tidak pantas menjadi Ketua KPU DKI Jakarta, dan selayaknya jika kita tuntut agar DKPP dan KPU mencopotnya dari jabatan itu. 

Kita perlu Ketua KPU DKI Jakarta yang profesional, tidak memihak dan giat bekerja untuk memastikan PIlkada Putaran Kedua berlangsung dengan baik, tanpa masalah dan damai. Sebaiknya Sumarno segera dicopot dan diganti dengan tokoh lain yang jauh lebih baik. 

 

avatar of the starter
Amir SidhartaPembuka Petisi

Pengambil Keputusan

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu

Perkembangan terakhir petisi