Desak perbaikan pengelolaan sampah oleh Pemda Tangsel

Masalahnya

Sebagai warga Tangerang Selatan, saya merasa sangat terganggu dengan permasalahan sampah yang belum juga mendapatkan penanganan yang efektif dari Pemerintah Daerah Tangsel. Bahkan, bagi kami penderita  Asma, ancaman bau menyengat dari penumpukan sampah ini menjadi masalah kesehatan serius yang dapat memperburuk kondisi kami. Kehidupan sehari-hari tidak lagi nyaman.

TPA Cipeucang adalah sorotan utama dalam permasalahan ini. Ketidakmampuan mereka dalam mengelola sampah dengan baik telah menyebabkan warga harus menghadapi bau menyengat setiap hari dan risiko pencemaran lingkungan yang lebih luas.

Sebagai bagian dari  masyarakat yang pernah melakukan pembinaan bagi kelompok Marginal di TPA Cipeucang melalui Yayasan Al Khansa sejak tahun 2010, kami melihat Pemda Tangsel tidak pernah benar-benar fokus dan serius hingga menjadikan permasalahan TPA Cipeucang sebagai prioritas untuk diselesaikan. Tidsk mengagetkan jika saat ini TPA Cipeucang menjadi sumber permasalahan warga Tangsel, dari  mulai sampah yang sudah  tidak bisa ditampung, tercemarnya sungai hingga masalah bau yang semakin parah.

Lebih dari seribu warga sudah melakukan gugatan class action terhadap Pemda Tangsel akibat situasi ini, sebagaimana dilaporkan oleh media terpercaya seperti Tempo. Menurut Tempo, sekitar 5.000 warga Tangsel mengambil langkah hukum untuk menuntut pertanggungjawaban dari pemerintah atas mismanajemen ini. Namun, upaya hukum ini seharusnya tidak perlu terjadi jika Pemda Tangsel dapat segera memperbaiki pengelolaan sampah.

Maka dari itu, kami mendesak Pemerintah Daerah Tangerang Selatan untuk segera mengambil tindakan nyata. Langkah-langkah konkret dapat berupa menambah fasilitas dan teknologi untuk pengolahan sampah, meningkatkan efisiensi pengumpulan sampah, dan menerapkan sistem pembuangan serta daur ulang yang lebih ramah lingkungan.

Memperbaiki masalah ini bukan hanya tentang menjalankan tugas, tetapi juga tentang melindungi kesehatan dan kesejahteraan warganya. Kami meminta dukungan Anda semua untuk menandatangani petisi ini agar suara kita didengar dan perubahan yang dibutuhkan dapat terealisasi.

Petisi ini juga dapat dipakai dalam rangka menguatkan langkah Class Action yang telah diajukan oleh sebagian warga Tangerang Selatan yang diinisiasi oleh RW 14 Kencana Loka BSD Kelurahan  Rawabuntu Kecamatan Serpong Tangerang Selatan.

Kepedulian kita dengan menandatangani Petisi ini semoga menguatkan harapan untuk masa depan Tangerang Selatan yang lebih baik. 

avatar of the starter
Rita SoebagioPembuka Petisi

3.456

Masalahnya

Sebagai warga Tangerang Selatan, saya merasa sangat terganggu dengan permasalahan sampah yang belum juga mendapatkan penanganan yang efektif dari Pemerintah Daerah Tangsel. Bahkan, bagi kami penderita  Asma, ancaman bau menyengat dari penumpukan sampah ini menjadi masalah kesehatan serius yang dapat memperburuk kondisi kami. Kehidupan sehari-hari tidak lagi nyaman.

TPA Cipeucang adalah sorotan utama dalam permasalahan ini. Ketidakmampuan mereka dalam mengelola sampah dengan baik telah menyebabkan warga harus menghadapi bau menyengat setiap hari dan risiko pencemaran lingkungan yang lebih luas.

Sebagai bagian dari  masyarakat yang pernah melakukan pembinaan bagi kelompok Marginal di TPA Cipeucang melalui Yayasan Al Khansa sejak tahun 2010, kami melihat Pemda Tangsel tidak pernah benar-benar fokus dan serius hingga menjadikan permasalahan TPA Cipeucang sebagai prioritas untuk diselesaikan. Tidsk mengagetkan jika saat ini TPA Cipeucang menjadi sumber permasalahan warga Tangsel, dari  mulai sampah yang sudah  tidak bisa ditampung, tercemarnya sungai hingga masalah bau yang semakin parah.

Lebih dari seribu warga sudah melakukan gugatan class action terhadap Pemda Tangsel akibat situasi ini, sebagaimana dilaporkan oleh media terpercaya seperti Tempo. Menurut Tempo, sekitar 5.000 warga Tangsel mengambil langkah hukum untuk menuntut pertanggungjawaban dari pemerintah atas mismanajemen ini. Namun, upaya hukum ini seharusnya tidak perlu terjadi jika Pemda Tangsel dapat segera memperbaiki pengelolaan sampah.

Maka dari itu, kami mendesak Pemerintah Daerah Tangerang Selatan untuk segera mengambil tindakan nyata. Langkah-langkah konkret dapat berupa menambah fasilitas dan teknologi untuk pengolahan sampah, meningkatkan efisiensi pengumpulan sampah, dan menerapkan sistem pembuangan serta daur ulang yang lebih ramah lingkungan.

Memperbaiki masalah ini bukan hanya tentang menjalankan tugas, tetapi juga tentang melindungi kesehatan dan kesejahteraan warganya. Kami meminta dukungan Anda semua untuk menandatangani petisi ini agar suara kita didengar dan perubahan yang dibutuhkan dapat terealisasi.

Petisi ini juga dapat dipakai dalam rangka menguatkan langkah Class Action yang telah diajukan oleh sebagian warga Tangerang Selatan yang diinisiasi oleh RW 14 Kencana Loka BSD Kelurahan  Rawabuntu Kecamatan Serpong Tangerang Selatan.

Kepedulian kita dengan menandatangani Petisi ini semoga menguatkan harapan untuk masa depan Tangerang Selatan yang lebih baik. 

avatar of the starter
Rita SoebagioPembuka Petisi
Perkembangan terakhir petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 22 Januari 2026