#DaruratAgraria Selamatkan Tanah Petani Tebo, STOP Penggusuran Anak Usaha Sinarmas Group


#DaruratAgraria Selamatkan Tanah Petani Tebo, STOP Penggusuran Anak Usaha Sinarmas Group
Masalahnya
Para petani di Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi sampai saat ini terus dilanda ketakutan. Tanah sepetak yang menjadi tumpuan hidup mereka terancam hilang akibat upaya penggusuran dari PT Wira Karya Sakti (WKS), anak usaha Sinarmas Group. Anak Perusahaan Sinarmas Group kembali Gusur Tanah Petani di Tebo
Penggusuran ini dikawal oleh 40 orang pihak keamanan perusahaan. Mereka juga menghancurkan pos penjagaan yang telah didirikan oleh warga sehingga membuat ibu-ibu dan anak-anak ketakutan.
Sudah 10 hari lebih sejak Rabu, 7 Mei 2025 para petani mencoba menghentikan upaya penggusuran. Namun PT WKS tidak peduli, mengintimidasi dan terus memaksa masuk alat berat mereka untuk menghancurkan kebun singkong dan pisang milik petani. Lebih memilukan lagi, berbagai pelanggaran yang dilakukan PT WKS tidak pernah benar-benar diusut oleh pemerintah sehingga PT WKS dengan leluasa terus melakukan aksi kejahatannya. Sudah sejak 2006 alat-alat berat PT WKS dan preman-premannya, terus menghancurkan lahan pertanian milik petani.
Bahkan dalam 9 tahun terakhir, Konsorsium Pembaruan Agraria mencatat setidaknya sudah 16 kali PT WKS melakukan penggusuran yang menyebabkan petani rugi dan kehilangan sumber utama penhacarian mereka. Bahkan, 3 orang petani harus kehilangan nyawa saat mempertahankan hak atas tanahnya dari penggusuran. Seperti Tak Tersentuh Negara, PT WKS Terus Gusur Lahan Petani Tebo
Mau berapa banyak lagi petani harus tergusur dan mati di tanahnya sendiri? Mau berapa hektar lagi Indonesia harus kehilangan lahan pertanian dan pangannya hanya untuk memenuhi ambisi investasi para pemodal besar? Kita harus segera menghentikan situasi ini! Ancaman Penggusuran PT WKS Terhadap Lahan Petani di Tebo
Kampanye ini butuh suara dan desakanmu agar pemerintah segera menghentikan aksi penggusuran PT WKS dan mengusut tuntas berbagai pelanggaran anak usaha Sinarmas Group tersebut.
Salam,
Konsorsium Pembaruan Agraria
Serikat Tani Tebo

230
Masalahnya
Para petani di Desa Muara Kilis, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi sampai saat ini terus dilanda ketakutan. Tanah sepetak yang menjadi tumpuan hidup mereka terancam hilang akibat upaya penggusuran dari PT Wira Karya Sakti (WKS), anak usaha Sinarmas Group. Anak Perusahaan Sinarmas Group kembali Gusur Tanah Petani di Tebo
Penggusuran ini dikawal oleh 40 orang pihak keamanan perusahaan. Mereka juga menghancurkan pos penjagaan yang telah didirikan oleh warga sehingga membuat ibu-ibu dan anak-anak ketakutan.
Sudah 10 hari lebih sejak Rabu, 7 Mei 2025 para petani mencoba menghentikan upaya penggusuran. Namun PT WKS tidak peduli, mengintimidasi dan terus memaksa masuk alat berat mereka untuk menghancurkan kebun singkong dan pisang milik petani. Lebih memilukan lagi, berbagai pelanggaran yang dilakukan PT WKS tidak pernah benar-benar diusut oleh pemerintah sehingga PT WKS dengan leluasa terus melakukan aksi kejahatannya. Sudah sejak 2006 alat-alat berat PT WKS dan preman-premannya, terus menghancurkan lahan pertanian milik petani.
Bahkan dalam 9 tahun terakhir, Konsorsium Pembaruan Agraria mencatat setidaknya sudah 16 kali PT WKS melakukan penggusuran yang menyebabkan petani rugi dan kehilangan sumber utama penhacarian mereka. Bahkan, 3 orang petani harus kehilangan nyawa saat mempertahankan hak atas tanahnya dari penggusuran. Seperti Tak Tersentuh Negara, PT WKS Terus Gusur Lahan Petani Tebo
Mau berapa banyak lagi petani harus tergusur dan mati di tanahnya sendiri? Mau berapa hektar lagi Indonesia harus kehilangan lahan pertanian dan pangannya hanya untuk memenuhi ambisi investasi para pemodal besar? Kita harus segera menghentikan situasi ini! Ancaman Penggusuran PT WKS Terhadap Lahan Petani di Tebo
Kampanye ini butuh suara dan desakanmu agar pemerintah segera menghentikan aksi penggusuran PT WKS dan mengusut tuntas berbagai pelanggaran anak usaha Sinarmas Group tersebut.
Salam,
Konsorsium Pembaruan Agraria
Serikat Tani Tebo

230
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 19 Mei 2025