
Cara Hidup Mengenangkan Hati Tuhan
Change.Org/ Wadio nabire Minggu tgl 7 juli 2026/ Kami mengalami banyak tantangan karena menguji iman dan kepercayaan kita.
Cara hidup yang mengumpulkan untuk memuji Tuhan. zaman ini ada ditengah-tengah situasi yang tidak baik,.
kita belajar tentang jemaat, jemaat eklesia. Eklesia artinya jemaat yang hidup dalam Kegelapan, berbalik kepada Tuhan.
Saulus juga setuju, bahwa Stefanus mati dibunuh. (8-1b) Pada waktu itu mulailah penganiayaan yang hebat terhadap jemaat di Yerusalem.
Mereka semua, kecuali rasul-rasul, tersebar ke seluruh daerah Yudea dan Samaria.
Orang-orang saleh menguburkan mayat Stefanus serta meratapinya dengan sangat.
Tetapi Saulus berusaha membinasakan jemaat itu dan ia memasuki rumah demi rumah dan menyeret laki-laki dan perempuan keluar dan menyerahkan dia untuk dimasukkan ke dalam penjara.
I. Hidup Yang Mengenangkan Hati Tuhan
pada saat Rokudus sebelum Turun.
murid-murid juga anak-anak Tuhan Yesus, sekitar 300 tiga ratus orang datang untuk dibabtis, berkumpul bersama, memberi diri mereka untuk babtis, saat itu mereka takut dan
menghargai kepada murid-murid Tuhan Yesus.
, lalu mereka melihat anak-anak Tuhan maka mereka yang juga bertobat dan mendekati kepada Tuhan.
ll. Penganiaya Terhadap Umat-umat Tuhan Di Yerusalem"
Kisah Para Rasul 8:1-3
Saulus juga setuju, bahwa Stefanus mati dibunuh. (8-1b) Pada waktu itu mulailah penganiayaan yang hebat terhadap jemaat di Yerusalem.
Mereka semua, kecuali rasul-rasul, tersebar ke seluruh daerah Yudea dan Samaria.
Orang-orang saleh menguburkan mayat Stefanus serta meratapinya dengan sangat.
Tetapi Saulus berusaha membinasakan jemaat itu dan ia memasuki rumah demi rumah dan menyeret laki-laki dan perempuan ke luar dan menyerahkan mereka untuk dimasukkan ke dalam penjara.
aniaya terhadap orang-orang percaya di Jerusalem. Anak-anak Tuhan disekitar Yerusalam' dan setiap percobaan yang mereka hadapi adalah, berbagai pihak yang termasuk, yaitu pemerintah.
Juga masuk agama juga masuk, orang-orang pembunuhan juga masuk, Stefanus juga dibunuh, dilembari pake batu dan berbagai aniaya terhadap orang-orang percaya di Jerusalem sana!
(Yakobus 1w:2 ) Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan,
Iman itu bertumpuh didalam penderitaan.
Editor : Maleaki Tipagau minggu Bahtra Wadio nabire 7 Juni 2026