
Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada 130 ribu pendukung petisi #CukaiPlastik. Setelah melihat kasus matinya Paus di Wakatobi, banyak banget yang menghubungi saya menyatakan dukungannya terhadap petisi ini. Namun, belum beres dengan kasus itu, kita dihadapkan dengan berita bahwa ada kambing makan plastik di Pulau Panggang, Jakarta Kepulauan Seribu!
Enggak hanya hewan di laut aja yang makan plastik, tetapi hewan di darat juga. Parahnya lagi, hewan ternak ini dibiarkan mencari makanan di tumpukan sampah! Sebuah video amatir beredar menampilkan fenomena tersebut dan ini membuat saya sedih!
Setelah ini apa lagi? Jangan sampai kita semua juga makan plastik. Eitts… tunggu dulu. Saya pernah baca artikel di media massa yang menyebutkan bahwa partikel mikroplastik sudah ditemukan di feses manusia! Riset yang dilakukan di Austria ini melibatkan delapan orang dari berbagai negara dengan memperhatikan pola konsumsi mereka selama seminggu. Dalam seminggu, mereka mengonsumsi makanan dan minuman yang dikemas oleh plastik sekali pakai dan setelah dites, feses mereka positif mengandung mikroplastik!
Ini mungkin baru riset awal, butuh banyak riset-riset lanjutan lainnya yang lebih komprehensif dan membuktikan bahwa manusia juga mengonsumsi kantong plastik. Jangan lupa juga bahwa sudah banyak berita yang menyebutkan bahwa air minum dalam kemasan sudah tercemar mikroplastik, ikan-ikan yang kita konsumsi juga sudah tercemar mikroplastik. Selanjutnya apa lagi? Plastik sudah benar-benar masuk ke rantai makanan kita!
Meski sudah banyak inisiatif individu dan beberapa pihak untuk melarang penggunaan kantong plastik, seperti Banjarmasin, Balikpapan, Bogor, Bandung, dan Denpasar, produsen juga harus ikut tanggung jawab. Salah satunya adalah membatasi produksi. Pemerintah bisa membatasi produksi plastik dengan menerapkan cukai terhadap plastik. Seperti yang kita dengar, cukai akan diterapkan pada kantong plastik terlebih dahulu. Ini bagus! Semoga ke depannya cukai diterapkan kepada semua produk plastik sekali pakai yang selalu kita temukan mencemari lingkungan.
Oleh karena itu, saya kembali mengajak teman-teman semua untuk mendukung #cukaiplastik untuk menghentikan banyaknya hewan yang akan menjadi korban dari polusi plastik. Jangan sampai ada berita manusia mati karena plastik!
Salam,
Nadia Mulya