

Benahi Fasilitas Kampus, Evaluasi Sistem Akademik, Ringankan Beban Mahasiswa


Benahi Fasilitas Kampus, Evaluasi Sistem Akademik, Ringankan Beban Mahasiswa
Masalahnya
Sebagai bagian dari civitas akademika, mahasiswa berhak mendapatkan lingkungan pendidikan yang layak, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran. Namun hingga saat ini, masih banyak mahasiswa yang merasakan berbagai permasalahan di tingkat universitas, baik dalam aspek fasilitas kampus, sistem akademik, maupun kebijakan pembiayaan pendidikan.
Dalam bidang sarana dan prasarana kampus, mahasiswa masih menghadapi berbagai kendala yang menghambat aktivitas perkuliahan sehari-hari. Sistem Smart Gate masih sering mengalami gangguan sehingga menyulitkan akses keluar masuk mahasiswa dan kerap harus dibuka manual oleh satpam. Selain itu, fasilitas dasar seperti air dan listrik juga masih sering mengalami kendala.
Ketersediaan parkiran belum memadai dibanding jumlah kendaraan mahasiswa, sementara kapasitas kantin masih sangat terbatas meskipun jumlah mahasiswa terus meningkat setiap tahunnya.
Tidak hanya itu, masih banyak fasilitas pembelajaran yang rusak atau tidak berfungsi dengan baik, seperti Smart TV dan proyektor di ruang kelas. Mahasiswa juga menilai belum tersedianya smoking area yang layak menyebabkan aktivitas merokok masih berlangsung di area umum kampus dan mengganggu kenyamanan bersama.
Dalam aspek sistem akademik dan pembelajaran, mahasiswa menilai sistem MKU gabungan seluruh program studi belum berjalan secara optimal dan perlu dilakukan evaluasi menyeluruh. Kebijakan WFH hari Jumat juga dinilai belum berjalan sesuai ketentuan karena masih terdapat perkuliahan teori yang dilakukan secara tatap muka. Di sisi lain, pembelajaran luring juga masih belum maksimal karena beberapa mata kuliah tetap dilaksanakan secara daring.
Mahasiswa turut menyoroti fasilitas pendukung akademik seperti perpustakaan yang dinilai kurang ramah terhadap mahasiswa karena meskipun jam operasional berakhir pukul 16.00, mahasiswa sering diminta keluar lebih awal sekitar pukul 15.00.
Selain persoalan fasilitas dan akademik, keresahan mahasiswa juga muncul terkait UKT dan kebijakan keuangan kampus. Beredar informasi mengenai kenaikan UKT di beberapa program studi yang dinilai memberatkan mahasiswa. Banyak mahasiswa juga menilai bahwa UKT jenjang D3 dan S1 masih terlalu disamaratakan tanpa mempertimbangkan kondisi serta kebutuhan masing-masing mahasiswa.
Melalui petisi ini, kami bem feb untirta mengajak seluruh mahasiswa untuk bersama-sama menyuarakan aspirasi demi terciptanya kampus yang lebih layak, nyaman, berpihak kepada mahasiswa, dan mampu mendukung proses pendidikan secara optimal.
Kami berharap pihak universitas dapat:
- Melakukan perbaikan dan peningkatan fasilitas kampus secara menyeluruh.
- Mengevaluasi sistem akademik dan pembelajaran agar lebih efektif dan sesuai kebutuhan mahasiswa.
- Menyediakan fasilitas pendukung yang lebih memadai untuk menunjang pembelajaran.
- Meninjau kembali kebijakan UKT agar lebih adil dan tidak memberatkan mahasiswa.
- Mendengarkan mahasiswa dan lebih mempertimbangkan dampak dari kebijakan yang dibuat.
Petisi ini dibuat sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan bukti bahwa berbagai persoalan tersebut benar-benar dirasakan oleh banyak mahasiswa di lingkungan kampus untirta.

91
Masalahnya
Sebagai bagian dari civitas akademika, mahasiswa berhak mendapatkan lingkungan pendidikan yang layak, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran. Namun hingga saat ini, masih banyak mahasiswa yang merasakan berbagai permasalahan di tingkat universitas, baik dalam aspek fasilitas kampus, sistem akademik, maupun kebijakan pembiayaan pendidikan.
Dalam bidang sarana dan prasarana kampus, mahasiswa masih menghadapi berbagai kendala yang menghambat aktivitas perkuliahan sehari-hari. Sistem Smart Gate masih sering mengalami gangguan sehingga menyulitkan akses keluar masuk mahasiswa dan kerap harus dibuka manual oleh satpam. Selain itu, fasilitas dasar seperti air dan listrik juga masih sering mengalami kendala.
Ketersediaan parkiran belum memadai dibanding jumlah kendaraan mahasiswa, sementara kapasitas kantin masih sangat terbatas meskipun jumlah mahasiswa terus meningkat setiap tahunnya.
Tidak hanya itu, masih banyak fasilitas pembelajaran yang rusak atau tidak berfungsi dengan baik, seperti Smart TV dan proyektor di ruang kelas. Mahasiswa juga menilai belum tersedianya smoking area yang layak menyebabkan aktivitas merokok masih berlangsung di area umum kampus dan mengganggu kenyamanan bersama.
Dalam aspek sistem akademik dan pembelajaran, mahasiswa menilai sistem MKU gabungan seluruh program studi belum berjalan secara optimal dan perlu dilakukan evaluasi menyeluruh. Kebijakan WFH hari Jumat juga dinilai belum berjalan sesuai ketentuan karena masih terdapat perkuliahan teori yang dilakukan secara tatap muka. Di sisi lain, pembelajaran luring juga masih belum maksimal karena beberapa mata kuliah tetap dilaksanakan secara daring.
Mahasiswa turut menyoroti fasilitas pendukung akademik seperti perpustakaan yang dinilai kurang ramah terhadap mahasiswa karena meskipun jam operasional berakhir pukul 16.00, mahasiswa sering diminta keluar lebih awal sekitar pukul 15.00.
Selain persoalan fasilitas dan akademik, keresahan mahasiswa juga muncul terkait UKT dan kebijakan keuangan kampus. Beredar informasi mengenai kenaikan UKT di beberapa program studi yang dinilai memberatkan mahasiswa. Banyak mahasiswa juga menilai bahwa UKT jenjang D3 dan S1 masih terlalu disamaratakan tanpa mempertimbangkan kondisi serta kebutuhan masing-masing mahasiswa.
Melalui petisi ini, kami bem feb untirta mengajak seluruh mahasiswa untuk bersama-sama menyuarakan aspirasi demi terciptanya kampus yang lebih layak, nyaman, berpihak kepada mahasiswa, dan mampu mendukung proses pendidikan secara optimal.
Kami berharap pihak universitas dapat:
- Melakukan perbaikan dan peningkatan fasilitas kampus secara menyeluruh.
- Mengevaluasi sistem akademik dan pembelajaran agar lebih efektif dan sesuai kebutuhan mahasiswa.
- Menyediakan fasilitas pendukung yang lebih memadai untuk menunjang pembelajaran.
- Meninjau kembali kebijakan UKT agar lebih adil dan tidak memberatkan mahasiswa.
- Mendengarkan mahasiswa dan lebih mempertimbangkan dampak dari kebijakan yang dibuat.
Petisi ini dibuat sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan bukti bahwa berbagai persoalan tersebut benar-benar dirasakan oleh banyak mahasiswa di lingkungan kampus untirta.

91
Perkembangan Terakhir Petisi
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 10 Mei 2026