

Halo semuanya!
Kamis lalu (22 April 2021) Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) gelar aksi di depan gedung Kementerian Keuangan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), minta agar subsidi biodiesel dihentikan dan diadakan audit atas penggunaan dana tersebut.
Sudah hampir satu tahun kita bersuara agar Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dibersihkan dari kepentingan konglomerat sawit.
Tahun lalu, BPDPKS kelola subsidi sebesar 57.72 triliun rupiah. Tapi, sebagian besar subsidi ini justru diberikan pada konglomerat sawit yang juga duduk di Badan Pengarah dan Pengawas BPDPKS. Sedikit sekali yang diberikan pada petani sawit.
Dari total 57 triliun tadi, tak sampai 10% yang digunakan untuk perkebunan rakyat dan pelatihan petani sawit. Sisanya? Untuk para konglomerat.
Bukanya tambah sejahtera, tapi subsidi ini justru makin menekan petani sawit.
Karena itu, kemarin kami bersuara kepada Ibu Sri Mulyani dan KPK. Meminta agar subsidi biodiesel untuk konglomerat dihentikan, dan dilakukan audit penggunaan dana BPDPKS oleh KPK bersama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Tentu saja ini harus dibarengi dengan perubahan struktur dalam BPDPKS agar lebih mengutamakan kepentingan petani sawit dan bebas dari kepentingan konglomerat.
Terima kasih ya, untuk dukungan kalian selama ini. Nggak nyangka petisi ini sudah didukung oleh hampir 30 ribu orang!
Ayo kita terus berjuang untuk kesejahteraan petani sawit dan Indonesia yang bersih dari korupsi. Terus bersuara dengan membagikan update dan petisi ini ke teman-temanmu ya!
Salam,
Kaukus Petani Sawit