Bank BUMN, Yuk Bikin Revolusi Dengan Beralih Ke Pendanaan Energi Terbarukan !!!!

Penandatangan terbaru:
Dewi Hairani dan 19 lainnya baru saja menandatanganinya.

Masalahnya

Pernahkah kalian berpikir kemana uang yang kita simpan di bank itu digunakan? Uang yang kita tabung tidak hanya dibiarkan begitu saja di bank, tapi dapat diputar untuk mendanai berbagai sektor industri. Sayangnya, beberapa bank di Indonesia menggunakan dana tabungan kita untuk mendukung industri energi yang merusak lingkungan, seperti batu bara!

Saat ini bank-bank internasional sudah berkomitmen berhenti mendanai industri batu bara. Namun Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Trend Asia mencatat pendanaan dari perbankan nasional kepada enam perusahaan batu bara besar di Indonesia sepanjang 2020-2023 mencapai Rp 163 triliun.

ICW dan Trend Asia mencatat bahwa Bank Mandiri merupakan lembaga keuangan yang menempati posisi teratas sebagai pemberi dana terbesar untuk industri batu bara. Dalam periode 2020–2023, Bank BUMN ini telah menyalurkan dana sebanyak Rp 66 triliun. Di posisi kedua, terdapat Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang memberikan dana terbesar berikutnya untuk industri batu bara, dengan total dana yang disalurkan mencapai Rp 23 triliun selama periode yang sama, menurut laporan tahunan keenam perusahaan tersebut.

Pada September 2024, Bank Mandiri memberikan kredit refinancing sebesar US$1,27 miliar untuk proyek PLTU Sumsel-8 di Sumatera Selatan. Meski begitu, bank ini belum memiliki kebijakan eksplisit untuk menghentikan pembiayaan batu bara, meskipun telah menyatakan komitmennya mengikuti target pemerintah untuk menghentikan penggunaan batu bara pada tahun 2040.

Demi keselamatan masa depan kita, kita harus segera menghentikan penggunaan energi dari batu bara! Waktu kita sangat terbatas!

Karena itu, kami mendesak Dirut Bank BUMN (MANDIRI, BRI, BNI) untuk segera berkomitmen dan membuat kebijakan untuk menghentikan pendanaan ke industri batu bara sekarang juga, Bahkan, akan lebih baik jika Bank BUMN mengalihkan dana mereka ke energi terbarukan.

Sebagai anak muda dan nasabah Bank BUMN, kami ingin masa depan kami dan bumi tetap terjaga. Jika Bank BUMN benar-benar ingin melayani negeri dan menjadi kebanggaan bangsa, maka Bank BUMN harus mendengarkan suara rakyat dan nasabahnya. Mari kita terus dukung petisi ini. Bersama, Bersihkan Bankmu dari investasi kotor.

Yuk, terus dukung petisi ini. Bersama-sama kita menciptakan revolusi!

Salam,

Enter Nusantara

Bersama Koalisi #BersihkanBankmu

Foto : Aksi bersihkan Bankmu : Spil Spil Bersepeda

Petisi ini didukung oleh beberapa organisasi masyarakat sipil,
antara lain:

Yayasan Indonesia CERAH

Climate Rangers

Trend Asia

FF UKI

Greenpeace Indonesia

Celios

BEM FMIPA UI

 

avatar of the starter
Enter NusantaraPembuka PetisiEnter Nusantara (Energi Terbarukan untuk Nusantara) is a youth-led non-profit organization dedicated to promoting the development and adoption of renewable energy.

875

Penandatangan terbaru:
Dewi Hairani dan 19 lainnya baru saja menandatanganinya.

Masalahnya

Pernahkah kalian berpikir kemana uang yang kita simpan di bank itu digunakan? Uang yang kita tabung tidak hanya dibiarkan begitu saja di bank, tapi dapat diputar untuk mendanai berbagai sektor industri. Sayangnya, beberapa bank di Indonesia menggunakan dana tabungan kita untuk mendukung industri energi yang merusak lingkungan, seperti batu bara!

Saat ini bank-bank internasional sudah berkomitmen berhenti mendanai industri batu bara. Namun Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Trend Asia mencatat pendanaan dari perbankan nasional kepada enam perusahaan batu bara besar di Indonesia sepanjang 2020-2023 mencapai Rp 163 triliun.

ICW dan Trend Asia mencatat bahwa Bank Mandiri merupakan lembaga keuangan yang menempati posisi teratas sebagai pemberi dana terbesar untuk industri batu bara. Dalam periode 2020–2023, Bank BUMN ini telah menyalurkan dana sebanyak Rp 66 triliun. Di posisi kedua, terdapat Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang memberikan dana terbesar berikutnya untuk industri batu bara, dengan total dana yang disalurkan mencapai Rp 23 triliun selama periode yang sama, menurut laporan tahunan keenam perusahaan tersebut.

Pada September 2024, Bank Mandiri memberikan kredit refinancing sebesar US$1,27 miliar untuk proyek PLTU Sumsel-8 di Sumatera Selatan. Meski begitu, bank ini belum memiliki kebijakan eksplisit untuk menghentikan pembiayaan batu bara, meskipun telah menyatakan komitmennya mengikuti target pemerintah untuk menghentikan penggunaan batu bara pada tahun 2040.

Demi keselamatan masa depan kita, kita harus segera menghentikan penggunaan energi dari batu bara! Waktu kita sangat terbatas!

Karena itu, kami mendesak Dirut Bank BUMN (MANDIRI, BRI, BNI) untuk segera berkomitmen dan membuat kebijakan untuk menghentikan pendanaan ke industri batu bara sekarang juga, Bahkan, akan lebih baik jika Bank BUMN mengalihkan dana mereka ke energi terbarukan.

Sebagai anak muda dan nasabah Bank BUMN, kami ingin masa depan kami dan bumi tetap terjaga. Jika Bank BUMN benar-benar ingin melayani negeri dan menjadi kebanggaan bangsa, maka Bank BUMN harus mendengarkan suara rakyat dan nasabahnya. Mari kita terus dukung petisi ini. Bersama, Bersihkan Bankmu dari investasi kotor.

Yuk, terus dukung petisi ini. Bersama-sama kita menciptakan revolusi!

Salam,

Enter Nusantara

Bersama Koalisi #BersihkanBankmu

Foto : Aksi bersihkan Bankmu : Spil Spil Bersepeda

Petisi ini didukung oleh beberapa organisasi masyarakat sipil,
antara lain:

Yayasan Indonesia CERAH

Climate Rangers

Trend Asia

FF UKI

Greenpeace Indonesia

Celios

BEM FMIPA UI

 

avatar of the starter
Enter NusantaraPembuka PetisiEnter Nusantara (Energi Terbarukan untuk Nusantara) is a youth-led non-profit organization dedicated to promoting the development and adoption of renewable energy.

Perkembangan Terakhir Petisi