

AOP Bermasalah di UAS Universitas Terbuka, Mahasiswa Minta Keadilan
署名活動の主旨
https://drive.google.com/file/d/1C39npeWkOf40eilIvmRe2HHb8MVsKWmp/view?usp=drive_linkSurat Terbuka Kepada Pimpinan Universitas Terbuka
Sistem UAS AOP yang Bermasalah di Universitas Terbuka & Tuntut Keadilan bagi Mahasiswa
Yawatahama- Jepang, 21 Juni 2026
Ditujukan kepada: Pimpinan Universitas Terbuka
Banyak mahasiswa Universitas Terbuka mengalami kendala serius saat mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) dengan sistem Automated Online Proctoring (AOP).
Masalah yang terjadi bukan hanya bersifat teknis, tetapi sudah berdampak langsung pada keadilan dan kualitas evaluasi akademik.
Selama pelaksanaan ujian, mahasiswa menghadapi berbagai kendala seperti:
- sistem gagal mendeteksi wajah secara stabil
- peringatan berulang meskipun tidak melakukan pelanggaran
- aplikasi mengalami lag, error, atau logout otomatis
- gangguan server dan koneksi yang berada di luar kendali peserta
Akibatnya, banyak mahasiswa:
- kehilangan konsentrasi saat ujian
- tidak dapat menyelesaikan soal secara optimal
- merasa tertekan oleh sistem yang tidak stabil
berpotensi mengalami kerugian akademik
Di sisi lain, tidak semua mahasiswa memiliki perangkat dengan spesifikasi tinggi yang disyaratkan AOP.
Hal ini menciptakan ketimpangan akses, terutama bagi mahasiswa dengan keterbatasan ekonomi atau infrastruktur.
Kami percaya bahwa sistem evaluasi dalam pendidikan harus menjunjung tinggi:
- keadilan (fairness)
- transparansi
- akses yang setara bagi semua mahasiswa
Tuntutan Kami
Kami mendesak Universitas Terbuka untuk:
- Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem AOP sebelum digunakan secara luas dalam UAS
- Menyediakan metode ujian alternatif bagi mahasiswa yang mengalami kendala teknis atau keterbatasan perangkat
- Memperbaiki stabilitas sistem dan infrastruktur AOP agar tidak merugikan peserta
- Memberikan kompensasi yang adil kepada mahasiswa yang terdampak, seperti:
ujian ulang tanpa penalti, penyesuaian kebijakan akademik, bentuk kompensasi lain yang layak.
Mengapa Petisi Ini Penting?
Ini bukan hanya tentang sistem, tetapi tentang hak mahasiswa untuk dinilai secara adil.
Jika sistem yang digunakan tidak akurat atau tidak stabil, maka hasil ujian tidak lagi mencerminkan kemampuan akademik yang sesungguhnya.
Ajakannya
Jika kamu pernah mengalami kendala saat UAS dengan sistem AOP atau percaya bahwa sistem evaluasi harus adil untuk semua kamu tidak sendirian.
- Tandatangani petisi ini
- Bagikan ke sesama mahasiswa
Bersama, kita bisa mendorong perubahan menuju sistem pendidikan yang lebih adil dan akuntabel.
Petisi ini diinisiasi oleh:
Ida Rosida – Mahasiswa Program Studi Manajemen
Universitas Terbuka Layanan Luar Negeri
(UTLLN - Jepang)
Disusun sebagai representasi aspirasi mahasiswa yang memiliki pengalaman serupa, dengan tetap menghormati kenyamanan dan keamanan individu untuk bersuara.
Tentang Pembuat Petisi
Ida Rosida merupakan mahasiswa Universitas Terbuka Layanan Luar Negeri (UTLLN) yang terlibat langsung dalam pelaksanaan UAS berbasis AOP.
Melalui petisi ini, Ida mengajak mahasiswa untuk bersama-sama menyuarakan pentingnya sistem evaluasi akademik yang adil, transparan, dan tidak merugikan peserta didik.
Petisi ini lahir dari pengalaman nyata dan refleksi atas berbagai kendala yang dialami mahasiswa, serta menjadi ruang kolektif bagi mereka yang ingin menyampaikan aspirasi secara aman dan terbuka.
#TuntutKeadilan #StopKetidakadilan #ReformasiSistemUjian #EvaluasiKebijakan #HakMahasiswa #UniversitasTerbuka #AOPUT #UASUT #KeadilanMahasiswa #MahasiswaBersuara #EvaluasiAOP #PendidikanAdil #TuntutKeadilan #StudentVoice #AcademicIntegrity

132
署名活動の主旨
https://drive.google.com/file/d/1C39npeWkOf40eilIvmRe2HHb8MVsKWmp/view?usp=drive_linkSurat Terbuka Kepada Pimpinan Universitas Terbuka
Sistem UAS AOP yang Bermasalah di Universitas Terbuka & Tuntut Keadilan bagi Mahasiswa
Yawatahama- Jepang, 21 Juni 2026
Ditujukan kepada: Pimpinan Universitas Terbuka
Banyak mahasiswa Universitas Terbuka mengalami kendala serius saat mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) dengan sistem Automated Online Proctoring (AOP).
Masalah yang terjadi bukan hanya bersifat teknis, tetapi sudah berdampak langsung pada keadilan dan kualitas evaluasi akademik.
Selama pelaksanaan ujian, mahasiswa menghadapi berbagai kendala seperti:
- sistem gagal mendeteksi wajah secara stabil
- peringatan berulang meskipun tidak melakukan pelanggaran
- aplikasi mengalami lag, error, atau logout otomatis
- gangguan server dan koneksi yang berada di luar kendali peserta
Akibatnya, banyak mahasiswa:
- kehilangan konsentrasi saat ujian
- tidak dapat menyelesaikan soal secara optimal
- merasa tertekan oleh sistem yang tidak stabil
berpotensi mengalami kerugian akademik
Di sisi lain, tidak semua mahasiswa memiliki perangkat dengan spesifikasi tinggi yang disyaratkan AOP.
Hal ini menciptakan ketimpangan akses, terutama bagi mahasiswa dengan keterbatasan ekonomi atau infrastruktur.
Kami percaya bahwa sistem evaluasi dalam pendidikan harus menjunjung tinggi:
- keadilan (fairness)
- transparansi
- akses yang setara bagi semua mahasiswa
Tuntutan Kami
Kami mendesak Universitas Terbuka untuk:
- Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem AOP sebelum digunakan secara luas dalam UAS
- Menyediakan metode ujian alternatif bagi mahasiswa yang mengalami kendala teknis atau keterbatasan perangkat
- Memperbaiki stabilitas sistem dan infrastruktur AOP agar tidak merugikan peserta
- Memberikan kompensasi yang adil kepada mahasiswa yang terdampak, seperti:
ujian ulang tanpa penalti, penyesuaian kebijakan akademik, bentuk kompensasi lain yang layak.
Mengapa Petisi Ini Penting?
Ini bukan hanya tentang sistem, tetapi tentang hak mahasiswa untuk dinilai secara adil.
Jika sistem yang digunakan tidak akurat atau tidak stabil, maka hasil ujian tidak lagi mencerminkan kemampuan akademik yang sesungguhnya.
Ajakannya
Jika kamu pernah mengalami kendala saat UAS dengan sistem AOP atau percaya bahwa sistem evaluasi harus adil untuk semua kamu tidak sendirian.
- Tandatangani petisi ini
- Bagikan ke sesama mahasiswa
Bersama, kita bisa mendorong perubahan menuju sistem pendidikan yang lebih adil dan akuntabel.
Petisi ini diinisiasi oleh:
Ida Rosida – Mahasiswa Program Studi Manajemen
Universitas Terbuka Layanan Luar Negeri
(UTLLN - Jepang)
Disusun sebagai representasi aspirasi mahasiswa yang memiliki pengalaman serupa, dengan tetap menghormati kenyamanan dan keamanan individu untuk bersuara.
Tentang Pembuat Petisi
Ida Rosida merupakan mahasiswa Universitas Terbuka Layanan Luar Negeri (UTLLN) yang terlibat langsung dalam pelaksanaan UAS berbasis AOP.
Melalui petisi ini, Ida mengajak mahasiswa untuk bersama-sama menyuarakan pentingnya sistem evaluasi akademik yang adil, transparan, dan tidak merugikan peserta didik.
Petisi ini lahir dari pengalaman nyata dan refleksi atas berbagai kendala yang dialami mahasiswa, serta menjadi ruang kolektif bagi mereka yang ingin menyampaikan aspirasi secara aman dan terbuka.
#TuntutKeadilan #StopKetidakadilan #ReformasiSistemUjian #EvaluasiKebijakan #HakMahasiswa #UniversitasTerbuka #AOPUT #UASUT #KeadilanMahasiswa #MahasiswaBersuara #EvaluasiAOP #PendidikanAdil #TuntutKeadilan #StudentVoice #AcademicIntegrity

賛同者からのコメント
オンライン署名の最新情報
このオンライン署名をシェアする
2026年6月20日に作成されたオンライン署名