Melawan Petisi Copot Anies, KAMI MENDUKUNG ANIES & COPOT JOKOWI

0 have signed. Let’s get to 10,000!


Petisi ini dibuat untuk melawan petisi untuk menurunkan Anies dari Jabatan Gubernur DKi. Alasan2 yang dibuat dari petisi mereka,merupakan fitnah tentang kegagalan Anies. Terlihat ada kelompok2 yang ingin bangsa ini terpecah dan tidak menginginkan persatuan bangsa tercapai. Kelompok ini jelas belum bisa move on dari kekealahan sebelumnya. Segala macam di gunakan oleh mereka untuk menjatuhkan Anies yang merupakan Gubernur sah dipilih oleh Rakyat DKI.

Banyak keberhasilan Anies yang tidak dicapai Oleh Ahok ataupun Jokowi sewaktu mereka menduduki jabatan Gubernur DKI.

1. Gross Domestic Product dibawah Anies diatas 6%, melebihi GDP Nasional ataupun GDP di era Jokowi atau Ahok yang tak pernah mencapai 6%

2. Meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) DKI Jakarta tahun 2017 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ahok tak pernah meraih ini.

3. Menghentikan reklamasi Teluk Jakarta4. Meluncurkan program SAMAWA DP 0 Rupiah yang akan dibuka pendaftarannya mulai 1 November
4. Integrasi 11 operator bus kecil bergabung dalam program OK Otrip [sekarang Jak Lingko] dan telah melayani 33 trayek
5. Pamberian Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus kepada 805 ribu siswa di DKI Jakarta
6. Peningkatan kualitas kawasan dan permukiman melalui Community Action Plan (CAP)
7. Penanganan korban tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui rumah aman
8. Peningkatan kemampuan merespons aduan, dapat diselesaikan dalam kurun waktu 0-14 hari
9. Realisasi Taman Benyamin Sueb
10. OK OCE di 44 kecamatan dengan total peminat mencapai 53.798 wiraswasta
11. Membangun skybridge di Tanah Abang
12. Progres Konstruksi MRT mencapai 96,54 %
13. Meluncurkan layanan SI DUKUN 3in1 yang memfasilitasi pelayanan enam macam dokumen kependudukan
14. Diklat bagi 250 orang pengemudi angkutan umum dan akan terus meningkat
15. Revitalisasi Pusat Dokumentasi H.B. Jassin
16. Realisasi pendapatan daerah TA 2017 mencapai 64,82 triliun (103,69%)
17. Pemberian hibah untuk guru swasta dan madrasah swasta, Rp 500 ribu/bulan
18. Peserta Jaminan Kesehatan Semesta DKI Jakarta mencapai 98%, melebihi target nasional sebesar 95%
19. Tiga SMK Negeri (27, 56, 57) telah berstatus BLUD
20. Membangun 100 gedung dan merehabilitasi 109 gedung sekolah
21. Operasi Pasar Murah di 44 kecamatan jelang Lebaran
22. Meluncurkan aplikasi OYES sebagai sarana pemesanan bahan pokok dan telah diunduh 80.000 pedagang Pasar Jaya
23. Memperluas penerima program subsidi pangan murah (daging sapi, daging ayam, telur dan beras) kepada penyandang disabilitas, lansia, buruh, selain penerima KJP Plus, PJLP dan penghuni rusun dengan penganggaran mencapai Rp 885 miliar
24. Pemberian Kartu Lansia Jakarta (KLJ) kepada 22.970 lansia di Jakarta
25. Meluncurkan masterplan TOD pertama di Dukuh Atas
26. Pengembangan penggunaan aplikasi parkir online jukir dan lapakon di enam ruas jalan
27. Membangun fasilitas publik ramah disabilitas berupa trotoar dan penyeberangan sebidang (pelican crossing)
28. Menjadi pemenang We Love Cities 2018
29. Jumlah aset mencapai 464,60 triliun, meningkat 21,62 triliun dari jumlah tahun sebelumnya
30. Terimplementasikannya layanan SI DUKUN 3 in 1 di 10 RSUD & 2 RSUP/RSIA dengan melayani 28.874 dokumen secara terintegrasi sejak Januari-Juni 2018
31. Pemberlakuan tindak lanjut laporan aduan masyarakat yang berpengaruh terhadap KPI kinerja dan 10% TKD Kepala Dinas