Anak Muda Muhammadiyah Menolak Persyarikatan Terlibat Tambang!


Anak Muda Muhammadiyah Menolak Persyarikatan Terlibat Tambang!
Masalahnya
#MuhammadiyahTa’awunMENOLAKTambang
Perkembangan terakhir di internal persyarikatan Muhammadiyah terkait tawaran konsesi tambang mengecewakan hati kami sebagai anak muda yang mencintai persyarikatan Muhammadiyah.
Sinyal bahwa para pengambil keputusan di Muhammadiyah segera menerima dan mengeksekusi tawaran ini, tercermin dari beberapa argumentasi yang dilontarkan kepada publik. Terbaru, muncul kegiatan sarasehan “Tambang Ramah Lingkungan” yang digelar oleh Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.
Padahal, pertambangan batubara adalah mesin perusak iklim global! Emisi dari tambang memperparah krisis iklim yang mengancam kelangsungan hidup kita. Banjir, kekeringan, dan bencana alam lainnya akan semakin sering terjadi.
Tawaran konsesi yang tercantum dalam PP Nomor 25 Tahun 2024 itu juga akan menjebak persyarikatan untuk terus menerus melanggengkan industri ekstraktif dan melupakan upaya transisi ke energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan.
Sehingga, jangankan berpikir untuk menerima, Pimpinan Pusat Muhammadiyah seharusnya memalingkan muka terhadap tawaran ini. Muhammadiyah adalah simbol perjuangan agama, nilai, dan norma yang luhur. Menerima tawaran tambang berarti mengkhianati jati diri kita sebagai pelopor gerakan filantropis dan kesehatan yang mulia.
Anak muda adalah salah satu yang paling terdampak kerusakan lingkungan. Kami adalah generasi yang akan menanggung dosa kerusakan lingkungan di masa yang akan datang.
Oleh karena itu, kami dengan tegas menolak rencana ini. Pimpinan Pusat Muhammadiyah harus tetap konsisten dalam misinya untuk membangun bangsa yang berkelanjutan dan menjauhkan diri dari kemudharatan.
Kami sungguh berharap, para pimpinan di Muhammadiyah kembali menjadi teladan dalam menjaga amanah, dan senantiasa berjuang untuk masa depan yang lebih baik bagi seluruh rakyat Indonesia.
Generasi Muda Muhammadiyah saatnya bersuara!
Ayo tandatangani petisi ini!
Kehidupanmu yang adil, bersih dan aman di masa depan, ditentukan dari sekarang!
Salam Lestari !!!
2.177
Masalahnya
#MuhammadiyahTa’awunMENOLAKTambang
Perkembangan terakhir di internal persyarikatan Muhammadiyah terkait tawaran konsesi tambang mengecewakan hati kami sebagai anak muda yang mencintai persyarikatan Muhammadiyah.
Sinyal bahwa para pengambil keputusan di Muhammadiyah segera menerima dan mengeksekusi tawaran ini, tercermin dari beberapa argumentasi yang dilontarkan kepada publik. Terbaru, muncul kegiatan sarasehan “Tambang Ramah Lingkungan” yang digelar oleh Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.
Padahal, pertambangan batubara adalah mesin perusak iklim global! Emisi dari tambang memperparah krisis iklim yang mengancam kelangsungan hidup kita. Banjir, kekeringan, dan bencana alam lainnya akan semakin sering terjadi.
Tawaran konsesi yang tercantum dalam PP Nomor 25 Tahun 2024 itu juga akan menjebak persyarikatan untuk terus menerus melanggengkan industri ekstraktif dan melupakan upaya transisi ke energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan.
Sehingga, jangankan berpikir untuk menerima, Pimpinan Pusat Muhammadiyah seharusnya memalingkan muka terhadap tawaran ini. Muhammadiyah adalah simbol perjuangan agama, nilai, dan norma yang luhur. Menerima tawaran tambang berarti mengkhianati jati diri kita sebagai pelopor gerakan filantropis dan kesehatan yang mulia.
Anak muda adalah salah satu yang paling terdampak kerusakan lingkungan. Kami adalah generasi yang akan menanggung dosa kerusakan lingkungan di masa yang akan datang.
Oleh karena itu, kami dengan tegas menolak rencana ini. Pimpinan Pusat Muhammadiyah harus tetap konsisten dalam misinya untuk membangun bangsa yang berkelanjutan dan menjauhkan diri dari kemudharatan.
Kami sungguh berharap, para pimpinan di Muhammadiyah kembali menjadi teladan dalam menjaga amanah, dan senantiasa berjuang untuk masa depan yang lebih baik bagi seluruh rakyat Indonesia.
Generasi Muda Muhammadiyah saatnya bersuara!
Ayo tandatangani petisi ini!
Kehidupanmu yang adil, bersih dan aman di masa depan, ditentukan dari sekarang!
Salam Lestari !!!
2.177
Bagikan petisi ini
Petisi dibuat pada 5 Juli 2024